Kapolda Papua pastikan akan tangkap Egianus Kogoya CS
Elshinta
Senin, 13 Januari 2020 - 12:08 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Kapolda Papua pastikan akan tangkap Egianus Kogoya CS
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menjenguk Bharatu Luki, di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika. Sumber foto: https://bit.ly/2tWXWBn

Elshinta.com - Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, proses pengejaran Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya saat ini terus dilakukan. Kapolda telah meminta kerjasama dari pemerintah daerah setempat untuk membantu Kepolisian dalam rangka penegakan hukum.

“Kelompok ini kan sekumpulan anak muda yang merampas senjata, karena sudah punya senjata jadi mereka jadi beringas. Kalau tidak mau meletakkan senjata, kami akan kejar terus, konsekuensinya hidup atau mati,” kata Kapolda Papua, seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri, Senin (13/1). 

Kapolda telah berkunjung dan menjenguk Bharatu Luki, di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika. Bharatu Luki merupakan anggota Brimob Polda Maluku yang menjadi korban penembakan KKSB, pada Sabtu (11/1), saat sedang melakukan kerja bakti. Bharatu Luki tiba-tiba diberondong peluru oleh KKSB. 

Kapolda mengatakan kondisi korban kini mulai membaik. Kemarin Bharatu Luki telah dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

Kapolda juga memberikan dukungan kepada korban agar tetap tegar, segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Harun Masiku raib, jangan-jangan dia belajar dari Nakamura
Sabtu, 22 Februari 2020 - 16:17 WIB
Pengamat Hukum Tata Negata, Margarito menilai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masik...
36 kasus dihentikan KPK, Fahri Hamzah: Kenapa di biarin
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:50 WIB
Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) mengumumkan telah menghentikan 36 perkara dugaan korupsi yang masi...
KPK hentikan 36 perkara, Abraham Samad: Ini di luar kewajaran
Jumat, 21 Februari 2020 - 16:46 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad menilai langkah KPK menghe...
Kasus dana hibah KONI, Pengacara: Ulum korban kejahatan kontruksi perkara korupsi
Jumat, 21 Februari 2020 - 12:04 WIB
Terdakwa Korupsi Dana Hibah KONI Miftahul Umum mengklaim menjadi korban kontruksi perkara yang menje...
Fraksi Demokrat pertanyakan langkah KPK hentikan 36 perkara
Jumat, 21 Februari 2020 - 10:32 WIB
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto mempertanyakan langkah KPK men...
Kejaksaan Bekasi usut korupsi pembangunan SMPN 3 Karangbahagia
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:19 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengusut dugaan tindak pidana korupsi pembangunan unit...
Apartemen tak ada kaitannya dengan proses pengadaan Pesawat Garuda dan pencucian uang
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:02 WIB
Sidang mantan direktur utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo kembali digelar ...
Saksi akui serahkan Rp1,5 miliar untuk Rano Karno
Kamis, 20 Februari 2020 - 16:07 WIB
Mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja tak membantah menyerahkan uang untu...
Puluhan napi kasus terorisme dipindahkan ke Nusakambangan dan Cilacap
Rabu, 19 Februari 2020 - 15:26 WIB
Sebanyak 37 narapidana kasus terorisme dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur...
Polrestabes Medan serahkan berkas pembunuhan hakim Jamal ke Kejari Medan 
Rabu, 19 Februari 2020 - 06:27 WIB
Tim Penuntut Umum Kejari Medan, Sumatera Utara segera meneliti berkas perkara kasus pembunuhan Jama...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)