Polisi segel klinik sel punca ilegal di Kemang
Elshinta
Minggu, 12 Januari 2020 - 16:50 WIB |
Polisi segel klinik sel punca ilegal di Kemang
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/35MI5CR

Elshinta.com - Penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara pada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyegel sebuah klinik yang beralamat di Ruko Bellepoint, Jalan Kemang Selatan VIII, Jakarta Selatan, lantaran menjalankan praktik suntik sel punca (stem cell) secara ilegal.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Suyudi Ario Seto, Minggu (12/1) mengatakan, pengungkapan klinik ilegal itu berawal dari laporan masyarakat mengenai praktik kedokteran ilegal dengan modus penyuntikan sel punca tanpa dilengkapi izin edar dari BPOM.

Polisi bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan kemudian melakukan penyelidikan terhadap klinik tersebut. "Selanjutnya ditemukan hasil bahwa badan tersebut ilegal padahal telah beroperasi selama tiga tahun di Indonesia," kata Suyudi, dihimpun Antara.

Saat penyelidikan berlangsung, petugas kemudian mendapat informasi mengenai adanya penyuntikan sel punca terhadap seorang pasien pada Sabtu (11/1). Penyidik kembali mendapatkan informasi akan adanya penyuntikan "stem cell" kepada pasien di daerah Kemang, yaitu di H Klinik. "Kemudian penyidik melakukan operasi tangkap tangan saat kegiatan tersebut berlangsung," katanya.

Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan beberapa orang dalam operasi tersebut serta menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni YW (46) selaku manajer klinik, LJ (47) selaku manajer pemasaran dan dr OH selaku dokter umum sekaligus pemilik klinik yang bertugas melakukan tindakan suntik kepada pasien.

Dalam operasi tangkap tangan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti sel punca produk K asal Jepang yang tidak berizin, selang infus, alat suntik, alat antiseptik dan registrasi pasien. Selanjutnya tersangka, korban dan saksi-saksi dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tembak mati penodong kuli panggul di Jembatan Ampera
Sabtu, 18 Januari 2020 - 14:35 WIB
Tim Hunter Satreskrim Polrestabes Palembang terpaksa menembak mati pelaku penodongan yang menusuk se...
Kembali lima WNI diculik di perairan Malaysia
Sabtu, 18 Januari 2020 - 11:11 WIB
Penculikan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah Malaysia di perairan Tambisan, ...
 Polres Batu amankan dua pelaku penjualan kayu hasil pembalakan liar
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:45 WIB
Sat Reskrim Polres Batu, Malang, Jawa Timur mengungkap dua orang perantara pembalakan liar dari ka...
Polisi tangkap dua pelaku `pembacokan secara brutal di Bandung`
Jumat, 17 Januari 2020 - 10:35 WIB
Setelah dilakukan pengejaran selama lima hari, polisi akhirnya berhasil menangkap dua pembacok miste...
Polresta Padang bongkar praktek prostitusi online melibatkan anak dibawah umur
Kamis, 16 Januari 2020 - 20:34 WIB
Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil membongkar praktek prostitusi secara online di Kot...
Polda Sumbar ringkus penjual mercuri
Kamis, 16 Januari 2020 - 20:23 WIB
Polda Sumatera Barat (Sumbar) menangkap dua pelaku penjual mercuri tanpa dilengkapi dokumen dan izin...
Ratusan warga saksikan rekonstruksi pembunuhan Hakim Jamaluddin
Kamis, 16 Januari 2020 - 11:48 WIB
Rekonstruksi atau reka ulang adegan pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin yang dibunuh...
Polda Jatim periksa Kadivpas Kemenkumham Riau terkait `MeMiles`
Rabu, 15 Januari 2020 - 21:34 WIB
Penyidik Polda Jatim telah memeriksa Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan H...
Polisi temukan enam selongsong peluru di lokasi penembakan KKB
Selasa, 14 Januari 2020 - 11:47 WIB
Tim Satgas Khusus Polri menemukan enam selongsong peluru kaliber 5,56 mili meter dan 13 butir peluru...
ZH sudah memendam lama rasa sakit hatinya terhadap Jamaluddin
Senin, 13 Januari 2020 - 19:55 WIB
Zuraida Hanum (ZH) ternyata sudah memendam lama rasa sakit hatinya terhadap Hakim Pengadilan Negeri ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV