Hati-hati, marak penipuan saldo GoPay. Konsumen dan pengemudi diminta waspada
Elshinta
Kamis, 09 Januari 2020 - 09:10 WIB |
Hati-hati, marak penipuan saldo GoPay. Konsumen dan pengemudi diminta waspada
Logo Go-Food

Elshinta.com - Baru-baru ini marak penipuan yang mengatasnamakan pengemudi Gojek yang mengaku saldo GoPay mereka bermasalah saat konsumen memesan makanan lewat layanan pesan-antar GoFood.

Penipu meminta konsumen untuk memberikan one time password (OTP) atau memandu mereka untuk mengirim sejumlah uang lewat akun pribadi agar bisa membeli makanan pesanan GoFood.

Menyikapi hal itu, Gojek meminta konsumen dan mitra pengemudi mereka untuk tetap waspada. 

"Bagi pengguna dan minta yang memiliki keraguan atau kecurigaan, kami imbau untuk menghubungi customer service kami," kata Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia, Mulawarman, Kamis (9/1).

Salah seorang korban penipuan ini, penyanyi Maia Estianty, pada akhir tahun lalu saldo dompet digitalnya raib dan pelaku mendapat akses ilegal ke ponselnya. Pelaku mengaku akun Gojek dan GoPay miliknya bermasalah dan meminta Maia mengirim kode tertentu agar bisa membeli makanan untuk GoFood.

Terbaru, seorang penyiar RRI di Sorong, Papua, kehilangan Rp28.000.000 dari akun bank karena ditipu pelaku yang mengaku mengambil pesanan GoFood.

Gojek meminta konsumen untuk hati-hati dengan penipuan berbasis social engineering seperti ini, beberapa cirinya adalah meminta OTP dan meminta transfer uang di luar prosedur Gojek.

Pelaku, dalam kasus ini, meretas akun mitra pengemudi Gojek sehingga bisa berkomunikasi dengan korban. 

Untuk para mitra pengemudi, Gojek mengaku secara rutin mengadakan forum komunikasi kopi darat dengan komunitas pengemudi Gojek di seluruh kota di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, pengemudi diminta untuk menjaga akun Gojek mereka.

"Mereka juga memiliki pengamanan OTP. Ketika mereka tidak sengaja mengirimkan OTP ke pihak lain, mereka bisa langsung lapor ke call center atau mendatangi staf kami di kantor operasional setiap kota untuk mengamankan akun mereka," jelas Mulawarman, dikutip Antara

Edukasi seperti ini, seperti dikatakan Gojek, tidak hanya berlangsung lewat pertemuan langsung, namun, juga lewat aplikasi pengemudi maupun forum komunikasi di aplikasi pesan instan seperti Grup WhatsApp. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Resahkan warga, tiga begal diringkus polisi
Kamis, 19 Maret 2020 - 20:23 WIB
Tiga begal meresahkan warga diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Jawa Barat.
 Kesal ditagih kembalikan kamera, pria di Majalengka bakar rumah penagih
Kamis, 19 Maret 2020 - 18:56 WIB
Seorang pria di Majalengka, Jawa Barat nekat membakar rumah rekannya sendiri setelah mengaku kesal s...
Enam pelaku 34 pucuk senpi ilegal dan 12 ribu peluru ditangkap polisi
Rabu, 18 Maret 2020 - 17:26 WIB
Enam orang pelaku kepemilikan 34 pucuk senjata api (senpi) ilegal ditangkap tim Reskrim Polres Metro...
 TNI-Polri antisipasi pergeseran KKB ke Tembagapura melalui Jila
Rabu, 18 Maret 2020 - 11:27 WIB
Aparat gabungan TNI dan Polri di Kabupaten Mimika, Papua, terus mengantisipasi pergerakan Kelompok K...
Polisi: Teror penembakan oleh KKB di luar kawasan Freeport
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:05 WIB
Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan teror penembakan ya...
Mengaku intelijen, seorang pemuda diamankan petugas
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:11 WIB
Seorang pemuda berinisial Is alias Beben asal Kabupaten Garut, Jawa Barat telah diamankan Kepolisia...
Lagi, Polri tangkap pengendali penyelundup 120 WN Srilanka
Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:55 WIB
Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kembali menangkap satu pelaku penyelundup...
Polisi serahkan anak diduga diculik TKI ke ibu kandungnya
Jumat, 13 Maret 2020 - 16:45 WIB
NCB Interpol Indonesia menyerahkan anak berusia tiga tahun yang diduga menjadi korban penculikan ole...
Waspada perampokan modus COVID-19
Jumat, 13 Maret 2020 - 14:13 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penyemprotan COVID-19 yang ...
Polda Jatim tes kejiwaan oknum pendeta tersangka pencabulan
Kamis, 12 Maret 2020 - 17:22 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan tes kejiwaan terhadap oknum pendeta berinisial HL yang merupa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)