Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Elshinta
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB |
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Ilustrasi TKI. Sumber foto: https://bit.ly/2WL9hOx/elshinta.com.

Elshinta.com - Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman mati di negeri jiran, Malaysia karena tuduhan membunuh bayinya sendiri yang baru dilahirkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Trenggalek, Nanang Budiaharto, Rabu (8/1) membenarkan kabar tersebut dan menyatakan kasus tersebut saat ini masih dalam proses persidangan dan sudah ditangani Konsulat Jenderal RI di Johor, Malaysia.

"Kabar itu memang betul adanya, dimana salah satu warga Trenggalek, (berjenis kelamin) perempuan terancam hukuman mati di Malaysia sana karena membunuh bayinya sendiri," kata Nanang saat dikonfirmasi awak media seperti dikutip Antara.
 
Ia enggan menyebut detil nama dan alamat buruh migran Indonesia dimaksud demi alasan melindungi privasi keluarga, serta menjaga 'suasana' seiring proses hukum yang masih berjalan.

Nanang memastikan Pemkab Trenggalek telah berusaha melakukan advokasi dengan menyurati KJRI di Johor Baru, Malaysia demi memastikan LS mendapat perlindungan hukum dan mendapat keringanan hukuman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Malaysia umumkan 1.195 kasus COVID-19 di Sabah
Senin, 28 September 2020 - 21:05 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengumumkan terdapat 1.195 kasus positif COVID-19 di daerah Lah...
Istana Negara Malaysia benarkan rencana pertemuan Anwar Ibrahim
Rabu, 23 September 2020 - 19:48 WIB
Istana Negara Malaysia membenarkan agenda pertemuan  Presiden Partai Keadilan Rakyat  Anwar Ibrah...
Hari ke-20 Brunei nihil kasus baru corona
Rabu, 23 September 2020 - 18:47 WIB
Brunei pada Rabu memasuki hari ke-20 nihil kasus baru Covid-19, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1...
Mahathir namakan partainya Partai Pejuang
Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:26 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad menamakan partai yang dibentuknya Partai Pej...
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur mulai belajar kembali di sekolah 
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:26 WIB
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) membuka kembali proses belajar mengajar di sekolah, Senin, set...
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV