`Taksi terbang` listrik Hyundai-Uber mampu tempuh jarak 100 km
Elshinta
Selasa, 07 Januari 2020 - 16:18 WIB |
`Taksi terbang` listrik Hyundai-Uber mampu tempuh jarak 100 km
Sumber foto: https://bit.ly/2N3Cz8j

Elshinta.com - Perusahaan otomotif Korea Selatan, Hyundai Motors, bersama Uber Technologies Inc tengah mengembangkan taksi udara atau mobil terbang berpenggerak listrik.

Pesawat itu dirancang dapat menempuh penerbangan sejauh 100 km dengan kecepatan jelajah 290 km/jam.

Dilansir Reuters pada Senin (6/1), Hyundai meluncurkan purwarupa pesawat terbang listrik yang dikembangkan bersama Uber pada pameran Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas.

Uber akan memulai demonstrasi penerbangan di tengah kota pada 2020, sedangkan penerbangan komersial dimulai pada 2023. 

Mereka akan menggandeng anak perusahaan Boeing, Aurora Flight Sciences sebagai salah satu perusahaan mitra karena pengalaman Boeing yang tinggi dalam menangani industri pesawat.

"Hyundai akan memproduksi dan mendistribusi mobil terbang, dan Uber akan menyediakan layanan dukungan wilayah udara, koneksi ke transportasi darat, dan antarmuka pelanggan melalui jaringan berbagi perjalanan udara," kata kedua perusahaan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Antara.

Saat ini, pabrikan otomotif dan pesawat melirik segmen mobil terbang untuk mengatasi kemacetan perkotaan.

Boeing mengatakan pada Oktober 2019 bahwa pihaknya bekerja dengan merek mobil sport Volkswagen, Porsche, untuk mengembangkan konsep mobil terbang listrik yang mampu mengangkut orang di daerah perkotaan. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kominfo jaring 242 hoaks tentang virus corona
Rabu, 18 Maret 2020 - 10:59 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika mengidentifikasi 242 konten hoaks dan misinformasi yang berka...
COVID-19 merebak, validasi IMEI tidak ada penundaan waktu
Rabu, 18 Maret 2020 - 08:44 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto, menegaskan bahwa sejauh in...
Instagram kurangi sebaran hoaks virus corona
Sabtu, 14 Maret 2020 - 14:28 WIB
Platform berbagi konten video dan foto Instagram melakukan beberapa langkah untuk mengurangi penyeba...
PT Geo Dipa Energi dan PLN siap kembangkan delapan unit PLTP
Jumat, 13 Maret 2020 - 10:58 WIB
PT Geo Dipa Energi telah menjalin kontrak dengan PLN untuk mengembangkan delapan unit Pembangkit Lis...
Industri farmasi didorong tingkatkan riset berbasis inovasi
Kamis, 12 Maret 2020 - 11:58 WIB
Kementerian Perindustrian terus mendorong industri farmasi di dalam negeri agar semakin meningkatkan...
IMEI wajib dicantumkan di kemasan, jika tidak…
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:07 WIB
Validasi IMEI bakal mulai berlaku pada 18 April 2020. Terkait hal ini Kementerian Perdagangan telah ...
Soal aturan validasi IMEI, YLKI: Perlindungan konsumen harus diutamakan
Jumat, 28 Februari 2020 - 10:24 WIB
Sularsi dengan tegas meminta kepada pemerintah untuk benar-benar mengatur mekanisme Validasi IMEI i...
Validasi IMEI segera berlaku, APSI: Cari ponsel di pedagang resmi, jangan beli barang BM  
Jumat, 28 Februari 2020 - 09:47 WIB
Aturan IMEI berlaku 18 April 2020 mendatang. Aturan ini akan membuat ponsel BM diblokir. Pemblokiran...
Aturan IMEI berlaku 18 April 2020, apa dampaknya?
Jumat, 28 Februari 2020 - 08:41 WIB
Pasca ditandatangani oleh tiga menteri, Menkominfo, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan tenta...
Mekanisme blokir IMEI ditetapkan pekan ini
Kamis, 27 Februari 2020 - 08:31 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menentukan mekanisme yang dipakai untuk memblo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)