Jenderal Iran dibunuh, sentimen anti-AS semakin mendunia
Elshinta
Selasa, 07 Januari 2020 - 08:29 WIB |
Jenderal Iran dibunuh, sentimen anti-AS semakin mendunia
Sumber Foto: https://bit.ly/2uppOP3

Elshinta.com - Pembunuhan komandan senior militer Iran Qassem Soleimani telah membuat sentimen anti-Amerika Serikat semakin mendunia, ujar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

"Pembunuhan tersebut juga menciptakan dendam di seluruh dunia," ujar Mohammad Javad Zarif melalui akun twitternya pada Senin (6/1).

Javad Zarif mengatakan apa yang dilakukan Amerika Serikat memicu kemarahan global dan dendam di seluruh dunia dalam skala besar. "Dendam terhadap AS telah dimulai di Asia Barat," ujar dia.

Soleimani, perancang operasi klandestin dan militer Teheran di luar negeri sebagai kepala Pasukan Quds Pengawal Revolusi, tewas pada Jumat (3/1) dalam serangan pesawat tak berawak milik AS pada konvoinya di bandara Baghdad.

Sementara banyak warga Iran berdemonstrasi dalam beberapa hari terakhir untuk menunjukkan kesedihan atas kematian Soleimani, yang lain khawatir kematiannya akan mendorong negara itu untuk berperang dengan negara adidaya. Soleimani dianggap sebagai tokoh terkuat kedua di negara itu setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (4/1) mengancam akan menghantam keras 52 situs Iran jika negara itu menyerang aset atau warga negara Amerika Serikat, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kematian corona di Prancis terus melonjak hingga capai 1.696
Jumat, 27 Maret 2020 - 12:12 WIB
Otoritas kesehatan Prancis melaporkan 365 kematian baru akibat virus corona pada Kamis (26/3) sehing...
PHK massal akibat krisis corona bisa 25 juta orang di seluruh dunia
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:59 WIB
Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat krisis virus corona bisa melebihi 25 juta orang di selu...
Venezuela: Tuduhan AS terhadap Maduro tunjukkan `keputusasaan`
Jumat, 27 Maret 2020 - 11:38 WIB
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tuduhan perdagangan narkoba oleh Amerik...
AS mendakwa Presiden Venezuela Maduro atas `terorisme narkoba`
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:58 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendakwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan belasan pejabat tingg...
Ketua IMF minta G20 gandakan kapasitas pembiayaan darurat
Jumat, 27 Maret 2020 - 08:29 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) meminta para pemimpin 20 ekonomi terbesar dunia (G20) untuk kembali...
Pandemi COVID-19, Pemimpin G-20 fokus selamatkan nyawa manusia
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:50 WIB
Para pemimpin negara G-20 menyatakan fokus yang akan dilakukan dalam menghadapi pandemi COVID-19 ada...
Raja Arab Saudi ajak negara G20 bersatu lawan virus corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:24 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerukan kepada para pemimpin G20 untuk meningkatkan ...
Thailand catat 1.045 kasus COVID-19, karantina negara selama satu bulan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:55 WIB
Thailand melaporkan 111 infeksi baru COVID-19, sehingga jumlah total kasus di negara itu mencapai 1....
Kapal perang AS melintas di Selat Taiwan
Kamis, 26 Maret 2020 - 15:47 WIB
Kapal perang Amerika Serikat melintas di Selat Taiwan, Rabu (25/3), menyusul ketegangan antara Taiwa...
Pemerintah fasilitasi kepulangan 24 WNI dari Polandia
Kamis, 26 Maret 2020 - 14:54 WIB
Sebanyak 24 WNI kembali ke Tanah Air menggunakan penerbangan khusus pesawat LOT Polish Airlines pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)