28 orang tewas akibat serangan kamp militer Tripoli
Elshinta
Minggu, 05 Januari 2020 - 10:40 WIB |
28 orang tewas akibat serangan kamp militer Tripoli
Sebuah mobil rusak terlihat setelah serangan udara di daerah Tajura, timur Tripoli, Libya, Senin (30/12/2019). Sumber Foto: https://bit.ly/2ZX95yb

Elshinta.com - Sedikitnya 28 orang tewas akibat serangan terhadap kamp militer di ibu kota Libya pada Sabtu sore, menurut menteri pemerintah yang berbasis di Tripoli.

Tripoli, yang di bawah kendali Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui internasional, menghadapi serangan dari Tentara Nasional Libya pimpinan komandan militer Khalifa Haftar sejak April.

Terjadi peningkatan serangan udara dan penembakan di sekitar Tripoli dalam beberapa pekan belakangan, dengan kekhawatiran bahwa pertempuran akan terus meningkat seusai parlemen Turki sepakat memberikan lampu hijau untuk pengerahan pasukan dalam mendukung GNA.

Pasukan yang bersekutu dengan GNA menggambarkan serangan pada Sabtu terhadap kamp militer di Al-Hadhba sebagai "pemboman udara" yang diluncurkan oleh musuh mereka di wilayah timur. Juru bicara LNA membantah keterlibatan pihaknya.

Menteri Kesehatan GNA Hamid bin Omar mengatakan kepada Reuters melalui percakapan telepon bahwa jumlah korban tewas maupun luka terus meningkat. Sementara itu, juru bicara dinas ambulans Tripoli Osama Ali menyebutkan beberapa potongan tubuh tidak langsung dapat dipastikan oleh ahli forensik.

Sebelumnya dinas ambulans meminta gencatan senjata sementara untuk memungkinkan mereka mengangkat lima jasad warga sipil, yang tewas di area As Sidra Road, selatan Tripoli dan mengevakuasi para keluarga yang tinggal di lokasi tersebut.

Tim layanan darurat mundur setelah terjadi penembakan saat berupaya menjangkau area tersebut, tambahnya. Meningkatnya serangan udara dan penembakan di Tripoli dan sekitarnya menewaskan sedikitnya 11 warga sipil sejak awal Desember dan menutup sejumlah fasilitas kesehatan dan juga sekolah, menurut misi PBB di Libya, Jumat, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Afsel kurangi pembatasan, miras dijual lebih bebas
Senin, 13 September 2021 - 12:06 WIB
Afrika Selatan akan melonggarkan pembatasan COVID-19 mulai Senin setelah jumlah kasus infeksi menuru...
Wabah diare di Nigeria, 35 orang meninggal
Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:09 WIB
Sedikitnya 35 orang meninggal akibat wabah diare di sebuah kota perbatasan di Negara Bagian Borno, N...
Pantai Gading dilanda wabah flu burung H5N1
Jumat, 20 Agustus 2021 - 16:12 WIB
Kementerian Peternakan Pantai Gading melaporkan kemunculan wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen...
Negara Afrika akan segera terima donasi vaksin COVID-19 dari AS
Jumat, 16 Juli 2021 - 22:04 WIB
Hampir 50 negara Afrika akan menerima 25 juta dosis vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh Amerika S...
Gedung terbakar di Afrika Selatan, ibu lempar bayi ke tempat aman
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:08 WIB
Seorang anak perempuan berusia 2 tahun selamat tanpa cedera setelah ibunya melemparkannya ke tempat ...
PBB ingatkan tiga negara Afrika terkait bendungan raksasa
Rabu, 07 Juli 2021 - 11:24 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan Ethiopia, Sudan dan Mesir untuk tetap berkomitmen pada p...
Mesir akan produksi hingga 60 juta dosis vaksin Sinovac setiap tahun
Jumat, 09 April 2021 - 08:31 WIB
Mesir telah sepakat dengan perusahaan biofarmasi China Sinovac Biotech Ltd untuk memproduksi vaksin ...
Empat penjaga perdamaian PBB tewas dalam serangan di Mali
Sabtu, 03 April 2021 - 11:15 WIB
Misi PBB di Mali pada Jumat (1/4) mengatakan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan sejumlah lainn...
Bom mobil bunuh diri di Somalia tewaskan 20 orang
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:01 WIB
Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka dalam peristiwa bom mobil bunuh diri tepat d...
WHO: Jumlah kematian akibat malaria melebihi COVID-19 di Afrika
Senin, 30 November 2020 - 12:20 WIB
Kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika jauh lebih parah daripada yang diakibatkan COVID-19, Or...
Live Streaming Radio Network