Bahaya, ini alasan jangan tancap gas setelah mobil melewati banjir
Elshinta
Jumat, 03 Januari 2020 - 19:10 WIB |
Bahaya, ini alasan jangan tancap gas setelah mobil melewati banjir
Sumber foto: https://bit.ly/2tv2te7

Elshinta.com - Intensitas hujan yang cukup tinggi dan banjir yang melanda sejumlah wilayah membuat pengemudi mobil harus waspada, terutama setelah melintasi genangan air yang cukup dalam.

Jika memang terpaksa melintasi banjir dengan kedalaman yang memungkinkan untuk dilewati, pengemudi sebaiknya jangan langsung memacu kendaraannya karena kondisi rem yang tidak pakem.

"Setelah melewati banjir jangan langsung tancap gas dan rem mendadak soalnya rem enggak pakem setelah terendam air," kata Product Expert Astra Isuzu Indonesia, Totok Giyanto, dilansir Antara, Jumat.

Pengemudi diharapkan tidak tergoda untuk menggenjot pedal gas terlalu dalam setelah melewati gendangan air, meskipun jalanan sedang sepi. Apalagi, kondisi jalanan yang basah juga mempengaruhi pengereman.

Pengendara mobil juga harus memperhatikan kedalaman air, dan sebaiknya tidak nekat menerjang apabila ketinggian banjir mencapai saringan udara pada mobil.

"Sebelum melewati genangan air, pastikan kedalaman air tidak melebihi saringan udara mobil kita," ujar dia.

Ia menjelaskan, jika terpaksa melintasi banjir, pastikan laju mobil tidak terlalu kencang.

"Saat melewati banjir pertahankan kecepatan kendaraan jangan terlalu kencang, karena justru mempermudah air masuk ke komponen-komponen fital. Selain kecepatan, juga putaran mesin dijaga lebih tinggi sedikit dibanding putaran langsam," jelas dia.

Setelah mobil melintasi lokasi banjir, kata Totok, pemilik harus segera memeriksakan oli transmisi, apalagi mobil bertransmisi automatic. Ia menjelaskan, transmisi mobil akan bermasalah apabila pemilik tidak mengganti oli transmisi yang terlanjur terkena air.

"Cirinya oli berubah warna seperti susu. Jika tidak segera diganti akan mempercepat keausan komponen dalam transmisi," kata Totok.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat komponen yang mudah untuk dimasuki air saat melintasi banjir, komponen tersebut ialah transmisi dan gardan. Totok juga menyarankan untuk mengecek keduanya.

"Justru komponen yang gampang tercampur air sebenarnya bukan mesin tapi transmisi dan gardan. Jadi cek kedua oli ini setelah melewati banjir," tutup dia. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Operasi pabrik Hyundai di Rusia dan Turki dihentikan sementara
Jumat, 27 Maret 2020 - 13:59 WIB
Hyundai Motor Co, produsen mobil Korea Selatan mengatakan bahwa mereka akan menghentikan pabriknya d...
Toyota dan GM perpanjang masa henti operasional pabrik
Jumat, 27 Maret 2020 - 10:49 WIB
Toyota mengatakan akan memperpanjang penutupan semua pabrik Amerika Utara selama dua minggu karena p...
Lawan corona, Kia pertimbangkan buat masker di pabrik Tiongkok
Jumat, 27 Maret 2020 - 09:22 WIB
Kia Motors mempertimbangkan untuk membuat masker di pabrik mereka yang berada di Tiongkok untuk memb...
Kerja dari rumah, begini cara mudah merawat kendaraan...
Jumat, 27 Maret 2020 - 08:41 WIB
Para pemilik kendaraan juga harus tetap memberikan perhatian kepada kendaraan yang terparkir tak dig...
Dampak COVID-19,  Volvo tunda pertemuan para pemegang saham
Kamis, 26 Maret 2020 - 16:26 WIB
Pembuat truk AB Volvo memutuskan menunda pertemuan para pemegang saham tahunan (RUPS) karena adanya ...
Produsen mobil asal Jerman ini berharap pasar otomotif segera pulih
Kamis, 26 Maret 2020 - 13:08 WIB
Volkswagen (VW) mengharapkan pasar mobil Jerman akan segera pulih pada musim panas, menyusul para pr...
Bantu tes cepat corona, Hyundai sumbang 2 juta dolar
Kamis, 26 Maret 2020 - 10:12 WIB
Hyundai melalui organisasi nirlabanya, Hyundai Hope On Wheels (HHOW), mendonasikan 2 juta dolar (sek...
Lawan corona, Fiat Chrysler buat masker untuk Amerika Utara
Kamis, 26 Maret 2020 - 09:01 WIB
Saat ini banyak produsen otomotif yang aktif membuat alat kesehatan yang berguna untuk melawan penye...
Aston Martin tutup fasilitas manufaktur Inggris karena corona
Rabu, 25 Maret 2020 - 16:41 WIB