Banjir di BBPLK Kemnaker Bekasi berangsur surut, ini kata Menaker Ida
Elshinta
Kamis, 02 Januari 2020 - 17:46 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Banjir di BBPLK Kemnaker Bekasi berangsur surut, ini kata Menaker Ida
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membantu evakuasi terhadap 20 peserta pelatihan yang terjebak banjir setinggi hingga 2 meter di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Cevest Bekasi di Jalan Guntur Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1) siang. Foto: Eko Purnomo/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membantu secara langsung proses evakuasi terhadap 20 peserta pelatihan yang terjebak banjir setinggi hingga 2 meter di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Cevest Bekasi di Jalan Guntur Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1) siang.

Evakuasi dilakukan menggunakan dua perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi. Peserta pelatihan pemagangan ke Jepang tersebut, di evakuasi ke tempat yang aman yakni Polsub Sektor Kayuringin Jaya yang ada di seberang BBPLK Bekasi.

Usai membantu proses evakuasi peserta pelatihan, di Kantor Polsub Sektor Kayuringin Jaya, Menteri Ida Fauziyah juga memberikan bantuan logistik kepada warga sekitar yang menjadi korban banjir.

Kepada wartawan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, banjir di BBPLK Cevest Bekasi kali ini merupakan yang terparah dibandingkan banjir yang pernah terjadi sebelumnya. "Banjir pernah juga terjadi tahun 2002, 2007 dan 2012. Tapi tidak separah kali ini," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Purnomo.

Menteri Ida Fauziyah mengaku sedih, sebab ada dokumen penting dan peralatan pelatihan yang tidak bisa diselamatkan setelah terendam banjir sejak Rabu (1/1) kemarin. Ada juga beberapa kendaraan operasional seperti motor dan mobil yang juga terendam banjir. 

"Saya sudah meminta agar, pegawai bisa menyelamatkan dokumen dan peralatan. Sebagian bisa diselamatkan. Tapi terus terang saya sedih, karena ada juga yang tidak bisa diselamatkan, apalagi nanti 16 Januari kami akan memulai pelatihan," terangnya.

Karena musibah banjir, Kementerian Ketenagakerjaan lanjutnya, akan menjadwal ulang jadwal dimulainya pelatihan. Pelatihan baru akan dilakukan hingga banjir surut. "Kami reschedule ulang jadwalnya. Semoga mundurnya tidak terlalu lama. Kalau untuk kerugian, belum bisa ditaksir. Kami akan laporkan kejadian ini ke pihak terkait yakni Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, karena kami menerima dampak," tutur Ida.

Sebenarnya menurut dia, BBPLK Cevest Bekasi memiliki pompa sedot air. Namun tingginya debit air, membuat pompa tidak bisa bekerja maksimal. "Makanya kami memilih untuk mengevakuasi peserta pelatihan yang terjebak banjir, toh pelatihan juga tidak bisa dilaksanakan saat ini. Nanti kalau sudah normal, kelas pelatihan ada di lantai bawah, untuk workshop di lantai atas. Supaya alat-alat aman," tambahnya.

BBPLK Cevest Bekasi merupakan lembaga pelatihan milik pemerintah pusat yang berada dibawah Kementrian Ketenagakerjaan. Di lokasi ini, tersedia tempat pelatihan untuk berbagai jurusan. Seperti IT, Elektronika, Pariwisata dan Teknik Pendinginan atau AC.

"Kami punya 21 BLK (Balai Latihan Kerja) di seluruh Indonesia. Kalau yang dibawah Pemda di Indonesia ada 305. Ini sepertinya hujan masih akan turun. Semoga banjir tidak terjadi di lokasi BLK lainnya. Disini kami tunggu semuanya surut dulu baru ada lagi pelatihan. Untuk peralatan kami akan pakai yang masih bisa diselamatkan, kalau yang tidak akan kita carikan alternatif lain," kata Ida.

Walaupun sudah beberapa kali terkena banjir, namun Kementrian Ketenagakerjaan belum berpikir untuk memindahkan lokasi BBPLK Cevest Bekasi. Sebab, lokasi BBPLK berada di tempat yang strategis dan hanya berjarak beberapa ratus meter dari kantor Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani.

"Kami akan cari akar masalahnya, Kalau ini karena luberan dari sungai (Kali Irigasi Kayuringin) sekitar sini, mungkin itu yang akan kami dorong untuk segera dilakukan. Baik melalui normalisasi atau membuat sodetan. Ini (BBPLK) cukup strategis, kalau dari pandangan saya ini belum perlu dipindahkan," tutupnya.

Banjir di BBPLK Cevest Bekasi saat berita ini kami buat sudah berangsur-angsur surut. Bila pada Rabu kemarin mencapai hingga 2 meter, saat ini banjir hanya mencapai 80 centimeter hingga 1 meter. 

Meski peserta pelatihan sudah di evakuasi, namun sejumlah pegawai dan petugas keamanan di BBPLK Cevest.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPBD: 22.000 jiwa terdampak banjir di Gunungputri Bogor 
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan ada sebanyak 22.0...
Empat titik banjir bandang di Bandung rendam rumah warga
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:22 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Jawa Barat, menyatakan ada empa...
Erupsi Merapi 26 Oktober 2010, 353 orang tewas termasuk juru kunci Mbah Maridjan 
Senin, 26 Oktober 2020 - 08:20 WIB
Terus bergejolak sejak September 2010, Gunung Merapi akhirnya erupsi pada 26 Oktober 2010.
Gunung Sinabung luncurkan awan panas sejauh 1.500 meter
Minggu, 25 Oktober 2020 - 21:10 WIB
Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara meluncurkan awan pa...
Banjir sempat genangi 16 RT di Jakarta Selatan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:03 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 16 rukun tetangga (RT) di wilayah Ja...
Gempa Pangandaran kejutkan warga Sukabumi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Gempa bermagnitudo 5,5 yang berpusat di perairan laut selatan Kabupaten Pangandaran sempat mengejutk...
Guncangan gempa Pangandaran dirasakan hingga Yogyakarta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:28 WIB
Guncangan gempabumi berkekuatan Magnitudo 5,9 yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10...
Gempa Pangandaran guncang wilayah Priangan Timur
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:10 WIB
Gempabumi yang berpusat di laut Pangandaran mengguncang daerah lain yang cukup dirasakan kuat oleh s...
Gempa tektonik M 5,9 guncang Pangandaran
Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:15 WIB
Gempa tektonik dengan Magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Minggu (25/10)...
Banjir rendam beberapa perumahan di Bekasi hingga 1,5 meter
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:08 WIB
Beberapa perumahan yang berada di bantaran jalur sungai yang mempertemukan Sungai Cileungsi dan Cike...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV