Plafon terminal keberangkatan Bandara Syamsudin Noor selesai diperbaiki
Elshinta
Senin, 30 Desember 2019 - 14:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Plafon terminal keberangkatan Bandara Syamsudin Noor selesai diperbaiki
Plafon terminal keberangkatan Bandara Syamsudin Noor selesai diperbaiki. Foto: Syahri Ruslan/elshinta.com.

Elshinta.com - Peristiwa lepasnya plafon akibat curah hujan sangat lebat disertai angin kencang tidak mempengaruhi operasional dan pelayanan bandara.

Jakarta, 29 Desember 2019 - Akibat hujan sangat lebat sejak dini hari disertai angin kencang yang menerpa bangunan terminal Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin mengakibatkan terlepasnya sebagian plafon yang berukuran 3x5 meter di ujung terminal bandara tersebut pada Minggu pukul 04.00 WITA (29/12) pagi. Untuk mengatasi hal ini tersebut, pihak pengelola Bandara Syamsudin Noor meresponnya dengan langsung memperbaiki bagian plafon yang rusak. Minggu malam ini pukul 24.00 WITA pekerjaan tersebut telah berhasil diselesaikan.

"Kami langsung melakukan perbaikan pada bagian plafon yang rusak imbas angin kencang yang melanda area terminal kemarin. Pekerjaan perbaikan dilakukan oleh kontraktor pembangunan terminal mengingat terminal baru ini masih dalam masa pemeliharaan. Kami sampaikan juga kejadian tersebut sama sekali tidak berdampak terhadap operasional dan pelayanan bandara. Angkasa Pura I berkomitmen bahwa kejadian tersebut tidak akan terulang lagi di masa yang akan datang dengan senantiasa berupaya mengikuti prosedur perawatan dan pemeliharaan fasilitas layanan bandara sesuai dengan prinsip K3 yang telah dicanangkan pada seluruh bandara Angkasa Pura I," ungkap Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan. 

Peristiwa jatuhnya plafon berukuran 3x5 meter tersebut disebabkan tinggi dan lebatnya curah hujan sejak dini hari yang disertai angin kencang. "Debit air yang besar tidak terdistribusi dengan baik sehingga dak beton penuh dan turun ke plafon. Ternyata setelah dilakukan pengecekan, terjadi sumbatan pada saluran pembuangan oleh pekerjaan yang belum sepenuhnya dibersihkan. Hal inilah yang mengakibatkan air melimpah dan jatuh pada area plafon terminal," terang Handy.

Setelah dilakukan pembersihan sisa semen dan kotoran, air dapat mengalir dengan baik. "Perbaikan  tersebut telah berhasil diselesaikan Minggu malam ini pada pukul 24.00 WITA," imbuh Handy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua DPRD Kudus sesalkan ambruknya atap ruang kelas SD 2 Mlatinorowito
Minggu, 16 Februari 2020 - 10:56 WIB
Ambruknya atap ruang kelas IV SD 2 Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, lang...
Pencarian bocah hanyut di Sungai Bodo libatkan lima tim SRU
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:33 WIB
Pencarian Rafa Alfarizi (3,5) warga Perum Griya Permata Alam blok LE nomer 11, Dusun Ngepeh, Desa Ng...
TNI temukan 12 jenazah penumpang dan puing-puing Heli MI 17 yang jatuh di Oksibil Papua
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:15 WIB
Danrem 172/PVY, Kol. Inf Binsar Sianipar, selaku Koordinator Evakuasi, mengkonfirmasi bahwa Tim Eva...
Tim SAR cari anak hanyut di Sungai Bodo
Selasa, 11 Februari 2020 - 14:14 WIB
Tim SAR gabungan menerapkan teknik tubing untuk mencari Rafa Alfaris (3,5) yang hanyut di Sungai Bod...
KSP: Hingga Selasa pagi, korban meninggal akibat virus corona capai 1.015
Selasa, 11 Februari 2020 - 09:09 WIB
Pusat Informasi Terpadu Penanganan Virus Corona di bawah Kantor Staf Presiden (KSP) menginformasikan...
Belasan rumah warga Malaka NTT hancur disapu angin puting beliung
Selasa, 11 Februari 2020 - 06:37 WIB
Angin puting beliung