Dewan Pengawas nilai pimpinan KPK sebaiknya tak rangkap jabatan  
Elshinta
Senin, 23 Desember 2019 - 19:56 WIB |
Dewan Pengawas nilai pimpinan KPK sebaiknya tak rangkap jabatan  
Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsuddin Haris. Foto: https://bit.ly/2PMNbKx/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsuddin Haris menilai pimpinan KPK sebaiknya tidak merangkap jabatan saat telah menjalankan tugasnya sebagai petinggi di lembaga anti rasuah itu.

"Ya sebaiknya tentu tidak (rangkap jabatan), karena bagaimanapun itu kan soal kesadaran saja sebetulnya," ujar Syamsuddin di Gedung KPK, Jakarta, Senin (23/12).

Syamsuddin kemudian menyinggung mengenai kesadaran para pemimpin KPK untuk melepas jabatan yang dipangku sebelumnya, kendati, kata dia, tidak ada aturan yang mengharuskan pimpinan KPK mundur dari instansi sebelumnya.

"Iya, sebetulnya tidak hitam putih demikian, tidak ada juga dinyatakan sejauh yg saya baca, tapi ini menyangkut kesadaran personal saja," ujar Syamsuddin mengutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tersangka pengaturan skor sepakbola, Jokdri
Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:02 WIB
 Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penga...
Ahli: PK vonis bebas Sjafrudin Tumenggung tidak berdasar
Jumat, 14 Februari 2020 - 22:12 WIB
Sidang peninjauan kembali atas vonis bebas mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) S...
Soetikno: `Saya bukan perantara, tak bisa berikan pengaruh`
Jumat, 14 Februari 2020 - 17:02 WIB
Soetikno Soedarjo menyatakan dirinya adalah `commercial advisor` yang merupakan bagian dari pabrikan...
KPK dalami keterangan Zulhas soal perubahan fungsi kawasan hutan
Jumat, 14 Februari 2020 - 11:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterangan saksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan...
Kena denda hutang ratusan miliar, Wawan minta solusi ke hakim Tipikor
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:28 WIB
Bos PT Bali Pacific Pragama Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan meminta solusi kepada majelis hakim a...
 Dikaitkan soal Asabri, Moeldoko bakal polisikan Haidar Alwi 
Jumat, 14 Februari 2020 - 08:11 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam dan membantah pernyataan Haidar Alwi Institute terkait ta...
Polisi bebaskan tiga rekan Lucinta Luna, karena...
Jumat, 14 Februari 2020 - 06:49 WIB
Polres Metro Jakarta Barat telah membebaskan tiga rekan Ayluna Putri alias Lucinta Luna, lantaran ke...
150 ton bawang putih ditemukan `ditimbun`
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:48 WIB
Satgas Pangan Polda Jawa Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menem...
Polda Maluku tetapkan 7 bos BNI pembobol uang nasabah sebagai tersangka
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:19 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menetapkan tujuh bos BNI sebagai tersangka kasus pembobolan dana na...
Polisi: Lucinta Luna adalah perempuan di mata hukum
Kamis, 13 Februari 2020 - 14:08 WIB
Pihak Kepolisian telah menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menegaskan jika se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
FIT Radio Bandung