Erdogan: Turki tak mampu tangani serbuan migran Suriah
Elshinta
Senin, 23 Desember 2019 - 11:39 WIB |
Erdogan: Turki tak mampu tangani serbuan migran Suriah
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Sumber Foto: https://bit.ly/2ZdAknS

Elshinta.com - Turki tak mampu menangani serbuan migran baru yang berasal dari Suriah, demikian Presiden Tayyip Erdogan pada Minggu.

Erdogan juga menyebutkan bahwa negara-negara Eropa akan terkena imbas gelombang masuk migran apabila kekerasan di kawasan Idlib Suriah tidak dihentikan.

Berbicara di saat ajang penghargaan di Istanbul, Erdogan mengatakan lebih dari 80.000 orang saat ini melarikan diri dari Idlib menuju Turki akibat bombardir Rusia dan Suriah di kawasan tersebut. Menurutnya, negara Eropa tak bisa menghindar untuk melihat kondisi seperti ini pada krisis migran 2015 kecuali membantu menghentikan kekerasan di kawasan tersebut.

Erdogan mengatakan Turki bersama Rusia sedang melakukan berbagai kemungkinan agar bombardir di Idlib dapat dihentikan. Ia juga menuturkan delegasi Turki akan bertolak ke Moskow pada Senin guna membahas perkembangan di Suriah sehingga Turki dapat menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil seusai pembicaraan tersebut, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiongkok temukan 25 kasus baru COVID-19
Jumat, 04 September 2020 - 09:15 WIB
Tiongkok menemukan 25 kasus baru COVID-19 pada Kamis (3/9), naik dari 11 kasus dibandingkan satu har...
103 penerbangan di Tiongkok dibatalkan akibat topan, sekolah diliburkan
Jumat, 04 September 2020 - 08:11 WIB
Sebanyak 103 jadwal penerbangan ke Bandar Udara Internasioal Taiping, Harbin, di wilayah Tiongkok ti...
Warga Korsel diimbau kerja dari rumah saat kasus COVID-19 meningkat
Kamis, 27 Agustus 2020 - 12:55 WIB
Korea Selatan pada Kamis (27/8) mendesak para pelaku bisnis untuk membuat karyawan bekerja dari ruma...
Tiongkok kirim pasukan lengkap ke LCS, Selat Taiwan
Jumat, 21 Agustus 2020 - 10:39 WIB
Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) mengirimkan pasukan lengkap ke dua wilayah perairan sekalig...
Satu polisi tewas, 142 orang terluka dalam aksi protes Lebanon
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:56 WIB
Satu polisi tewas dan 142 orang lainnya terluka akibat bentrokan selama aksi protes di Beirut pada S...
Pesawat repatriasi India kecelakaan, sedikitnya 17 orang tewas
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:55 WIB
Sedikitnya 17 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka pada peristiwa kecelakaan pesawat repat...
Pertama kalinya dalam 29 tahun, ekonomi Filipina jatuh ke dalam resesi
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:56 WIB
Ekonomi Filipina anjlok lebih dalam dari yang diperkirakan pada kuartal kedua, jatuh ke dalam resesi...
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV