MemoRI 26 Desember
26 Desember 2004: Aceh luluh lantak diterjang tsunami
Elshinta
Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
26 Desember 2004: Aceh luluh lantak diterjang tsunami
Aceh luluh lantak diterjang tsunami. Foto: Wikipedia

Elshinta.com - Hari ini 15 tahun yang lalu, pada 26 Desember 2004, tsunami dahsyat menerjang Aceh. Bencana yang kemudian didaulat sebagai salah satu yang terhebat di abad 21 ini, dimulai dari gempa dengan kekuatan Magnitudo 9,1 yang mengguncang Samudra Hindia.

Gempabumi M 9,1 di Samudra Hindia terjadi pada pukul 08:58:53 UTC, berlangsung selama kurang lebih 10 menit, dengan episentrumnya terletak di lepas pantai barat Sumatera, Indonesia. 

Mengutip Wikipedia, gempabumi megathrust bawah laut terjadi ketika Lempeng Hindia didorong ke bawah oleh Lempeng Burma dan memicu serangkaian tsunami mematikan di sepanjang pesisir daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia. Gelombang tsunami menghantam Aceh, sebagian Sumatera Utara, Thailand, Sri Lanka, India, Malaysia, Bangladesh, Maladewa, dan pesisir timur Afrika. 

Tsunami menggelontorkan jutaan liter air laut ke darat dan diperkirakan memakan korban hingga 280 ribu jiwa di belasan negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan pantai Afrika Timur. Aceh menjadi wilayah paling parah terkena dampak tsunami, dengan korban lebih dari 200 ribu jiwa.

Selain korban jiwa, banyak bangunan hancur dan rusak berat akibat keganasan tsunami itu. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
27 September 2014, Ganda putri bulu tangkis raih emas Asian Games 2014
Minggu, 27 September 2020 - 06:01 WIB
Pasangan ganda bulu tangkis putri Indonesia rebut medali emas dalam ajang Asian Games 2014 di Incheo...
Kapolres dan Kemenag Malteng gelar silaturahmi Kamtibmas bersama warga
Jumat, 25 September 2020 - 17:11 WIB
Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi bersama Kepala Kementerian Agama Maluku Tengah, M Hanaf...
 Ribuan masker dan nasi bungkus dibagikan KBPP Polri dan Brimob Poldasu pada warga
Jumat, 25 September 2020 - 14:26 WIB
Kampanye pemakaian masker, penyemprotan desinfektan dan pembagian nasi dapur umum ke masyarakat mena...
COVID-19 kembali renggut seorang nyawa dokter di Riau
Kamis, 24 September 2020 - 21:47 WIB
Seorang tenaga kesehatan di Provinsi Riau dokter Jhon Andi Zainal (46) meninggal dunia akibat terpap...
24 September, sejarah singkat Hari Tani Nasional
Kamis, 24 September 2020 - 06:41 WIB
Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September. Penetapan Hari Tani Nasional juga telah ...
23 September 1967: Peringatan Hari Bahari Nasional
Rabu, 23 September 2020 - 06:35 WIB
Hari ini masyarakat Indonesia memperingati Hari Maritim atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebu...
Titik api ditemukan, personil Polda Kalsel langsung lakukan pemadaman
Senin, 21 September 2020 - 20:46 WIB
Tim Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dipimpin Ka Satgas Preventif AKBP Sofyan Ari...
19 September 1945, peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato Surabaya
Sabtu, 19 September 2020 - 07:33 WIB
Sejarah hari ini, 75 tahun silam tepatnya pada 19 September 1945 terjadi peristiwa perobekan bendera...
Komandan Korem 173/PVB konfirmasi KKSB tewaskan dua orang di Sugapa
Kamis, 17 September 2020 - 20:55 WIB
Komandan Korem 173/PVB, Brigadir Jenderal TNI Iwan Setiawan, mengaku, insiden penyerangan yang dila...
17 September 1945: Terbentuknya Palang Merah Indonesia
Kamis, 17 September 2020 - 06:26 WIB
Hari ini 75 tahun yang lalu, tepatnya pada 17 September 1945, sebuah badan yang bergerak dalam bidan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV