Malam ini nikmati keindahan puncak hujan meteor Geminid
Elshinta
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:26 WIB |
Malam ini nikmati keindahan puncak hujan meteor Geminid
Sumber Foto: https://bit.ly/2LPA4Wt

Elshinta.com - Hujan meteor Geminid akan menghiasi langit malam hari ini meski bulan purnama dan potensi cuaca mendung akan membuat beberapa jalur meteor menjadi lebih redup, menurut peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasiona (LAPAN) Rorom Priyatikanto.

"Hujan meteor Geminid memiliki nama itu karena terlihat memancar dari arah rasi Geminid  yang memang tampak paling jelas hari ini, dia terbit dari jam enam sore sampai jam enam pagi," ujar Rorom di Jakarta pada Jumat (13/12).

Menurut Rorom, hujan meteor Geminid meski diperkirakan intensitasnya cukup tinggi dengan 60 meteor melintas per jam tapi malam ini bersamaan dengan bulan purnama membuat langit menjadi lebih terang.

Hal itu akan membuat hujan meteor yang tampak akan turun menjadi sepertiganya, ujar dia, yang berarti akan terlihat melintas 20 meteor per jam. Tidak hanya itu, kondisi cuaca Indonesia yang saat ini memasuki musim hujan membuat probabilitas kondisi untuk melihat hujan meteor dengan kondisi cerah itu lebih rendah, terutama di akhir bulan Desember dan awal Januari 2020.

"Jangan berharap sering melihat hujan meteor yang tampak dan pengamatan hujan meteor itu memang harus sabar," ujar dia, seperti dikutip Antara.

Tapi untuk yang ingin melihat hujan meteor Geminid tidak perlu berkecil hati karena puncak hujan meteor yang bisa dilihat dengan jelas diperkirakan terjadi pada tengah malam ini hingga lewat tengah malam, menurut Rorom.

Hujan meteor diperkirakan akan terjadi di arah rasi Gemini yang pada pukul 18.00 sampai 21.00 akan berada di arah timur, jika tengah malam rasi itu akan berada tepat di atas sementara dan lewat pukul 00.00 akan bergerak ke sebelah barat. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Teknologi keselamatan nuklir makin canggih sejak kecelakaan Chernobyl
Senin, 26 April 2021 - 13:38 WIB
Peneliti senior Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Eri Hiswara mengatakan teknologi keselamatan da...
Wali Kota Arief usul inovasi teknologi `vertikal garden` sebagai RTH
Jumat, 23 April 2021 - 14:07 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengusulkan inovasi teknologi seperti keberadaan `green roof`...
PBA Universitas Padjajaran fokus kembangkan `Rumah Digital`
Senin, 08 Februari 2021 - 10:48 WIB
Di usianya yang belum genap setahun, Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran terus melakukan...
Riset: Vaksin Pfizer/BioNTech terlihat ampuh lawan varian baru corona
Jumat, 08 Januari 2021 - 16:23 WIB
Vaksin COVID-19 Pfizer dan BioNTech terlihat ampuh melawan mutasi utama varian baru virus corona san...
Tiongkok berhasil pasang matahari buatan generasi terbaru
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:15 WIB
Instalasi matahari buatan generasi terbaru yang dikenal dengan nama Tokamak HL-2M berhasil terpasang...
Pakar IPB: Jeroan ikan banyak mengandung protein dan lemak tak jenuh
Senin, 23 November 2020 - 13:15 WIB
Pakar perikanan dari Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ...
Pertamina uji coba Green Diesel pada akhir November
Jumat, 13 November 2020 - 15:15 WIB
PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, menargetkan uji coba prod...
Spektrum - Berkah di tengah ancaman La Nina
Minggu, 08 November 2020 - 19:30 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya anomali iklim global di Samudera ...
Menristek: Peran dokter penting arusutamakan pemakaian obat asli RI
Jumat, 06 November 2020 - 20:22 WIB
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (Menristek)/ Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengatakan salah...
Pemkab Batang pasang enam alat pendeteksi dini titik rawan bencana
Kamis, 05 November 2020 - 20:00 WIB
 Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasang enam alat pendeteksi dini atau EWS bencana di s...
Live Streaming Radio Network