Pencak Silat resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia
Elshinta
Jumat, 13 Desember 2019 - 06:48 WIB |
Pencak Silat resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia
Sumber Foto: https://bit.ly/36vDdmg

Elshinta.com - Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah memasukkan Tradisi Pencak Silat yang menjadi usulan Indonesia ke dalam Daftar Perwakilan dari Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

“Telah ditetapkan Hari Kamis, 12 Desember 2019, jam 9.59 pagi Waktu Bogota Colombia Latino Americana atau jam 21.59 WIB oleh Pimpinan Sidang Komite Madam Maria Claudia Lopez Sorzano selaku Wakil Menteri Kebudayaan dan Rekreasi Colombia,” kata Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadjamuddin Ramly dalam pesan singkatnya, seperti dikutip Antara.

Secara luas Pencak Silat dikenal sebagai jenis seni bela diri, Pencak Silat sejatinya merupakan salah satu tradisi yang ada di Indonesia dan telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Ia mengatakan, terdapat empat aspek yang ada pada Pencak Silat yaitu mental-spiritual, pertahanan diri, seni dan olahraga. Nilai, makna dan filosofi yang terkandung itu menjadikan tradisi bela diri Indonesia itu sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang patut dilestarikan dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO mengadakan sidang pada tanggal 9-14 Desember 2019 di Bogota, Kolombia dan diikuti oleh Duta Besar/Deputi Wakil Tetap RI untuk UNESCO Surya Rosa Putra, Duta Besar Indonesia untuk Kolombia Priyo Iswanto, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, beserta tim delegasi Indonesia lainnya.

Dalam sidang tersebut, 24 negara Anggota Komite membahas enam nominasi In need of Urgent Safeguarding, 42 nominasi Representative List dan tiga proposal register of Good Safeguarding Practices.

Sekretariat UNESCO menggarisbawahi tentang pentingnya basis data kebudayaan serta proses inventori kekayaan budaya, termasuk Pencak Silat. Hal ini dapat dilaksanakan dengan kerja sama yang baik di antara semua pihak, baik pemerintah, komunitas maupun akademisi yang berkaitan dengan bela diri tradisional itu.

Pengusulan Warisan Budaya

Nadjamuddin mengatakan, pengusulan Pencak Silat ke UNESCO dilakukan oleh Pemerintah melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sebelum diusulkan ke dalam daftar Intergovernmental Committee UNESCO (ICH), sebuah warisan budaya terlebih dahulu melalui tahapan Pencatatan dan Penetapan.

Pencatatan dapat diakses pada laman https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/ dan dapat dilakukan oleh semua orang dengan mengisi formulir serta mengunggah foto dan video warisan budaya yang akan dicatatkan. Warisan budaya yang telah masuk ke dalam data Pencatatan akan digunakan sebagai data usulan Penetapan.

Proses Penetapan diawali dengan usulan Dinas Kebudayaan Provinsi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Usulan kemudian dibahas oleh tim ahli WBTb dan akan disidangkan untuk kemudian ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak benda Indonesia. Hingga 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan sebanyak 1.086 WBTb Indonesia.

Pencak Silat dari berbagai provinsi telah ditetapkan menjadi WBTb Indonesia, diantaranya Penca’ dari Jawa Barat, Silek Minang dari Sumatra Barat, Silek Tigo Bulan dari Riau, Pencak Silat Bandrong dari Banten, Silat Beksi dan Silat Cingkrik dari DKI Jakarta.

Naskah Pencak Silat dengan judul The Tradition of Pencak Silat telah diterima oleh Sekretariat ICH UNESCO pada bulan Maret 2017 dengan nomor referensi IDN-01391. 

Naskah yang diterima lengkap dengan formulir Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (Padiatapa/FPIC) oleh Komunitas Pencak Silat, daftar penetapan WBTb, dokumentasi foto dan video serta kajian akademis sebagai data dukung. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tokyo bersikukuh laksanakan Olimpiade tahun depan
Senin, 13 Juli 2020 - 19:26 WIB
Sehubungan dengan penundaan Olimpiade Tokyo 2020, Gubernur Tokyo Yuriko Koike menyebut bahwa ajang o...
James tolak pakai jersey bertuliskan pesan sosial saat restart NBA
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:58 WIB
Bintang basket Los Angeles Lakers LeBron James mengaku akan tetap memakai jersey dengan tulisan `Jam...
Kejuaraan balap skuter listrik siap meluncur pada 2021
Rabu, 08 Juli 2020 - 13:21 WIB
Ajang eSkootr Championship (eSC) akan menjadi kejuaraan balap skuter listrik pertama ketika memulai ...
Tips aman dan nyaman bersepeda di masa adaptasi kebiasaan baru
Senin, 06 Juli 2020 - 11:06 WIB
Di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), banyak orang mulai menggunakan sepeda tidak hanya sebagai sar...
NBA izinkan pesan sosial disematkan di atas nomor punggung
Sabtu, 04 Juli 2020 - 11:29 WIB
 NBA dan asosiasi pemain profesional, NBPA, mencapai kesepakatan untuk mengizinkan para pemain meny...
Pelatih sekaligus ayah Khabib Nurmagomedov meninggal dunia
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:55 WIB
Pelatih sekaligus ayah juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap, meninggal dunia pada ...
Papua habiskan dana APBD Rp3,8 triliun untuk bangun venue PON
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:37 WIB
Pemerintah Provinsi Papua menghabiskan dana APBD lebih dari Rp3,8 triliun untuk membangun dan mereno...
LA Clippers kontrak center veteran Joakim Noah
Senin, 29 Juni 2020 - 08:58 WIB
Los Angeles Clippers mengumumkan pada Minggu waktu setempat mereka telah mengontrak center yang pern...
Pengprov Muaythai Jabar tak tolerir `jual beli atlet`
Minggu, 21 Juni 2020 - 11:42 WIB
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Barat, Rahiyang Mandalajati Evi Silv...
Penyelenggara belum bisa beri kepastian soal London Marathon 2020
Jumat, 19 Juni 2020 - 21:12 WIB
Direktur Perlombaan London Marathon Hugh Brasher menyatakan belum dapat memberikan kepastian mengena...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV