Cendikiawan muslim tolak hukuman mati untuk koruptor
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 20:58 WIB |
Cendikiawan muslim tolak hukuman mati untuk koruptor
Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra. Foto: https://bit.ly/38taGQa/elshinta.com.

Elshinta.com - Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra menyatakan ketidaksetujuannya dengan hukuman mati bagi koruptor karena hidup teramat mahal dan tidak memberi kesempatan kepada terhukum menyesali perbuatannya.

"Kendati mengusulkan agar koruptor tak boleh diampuni, saya tidak setuju wacana hukuman mati untuk kasus apapun, termasuk korupsi. Itu tidak dapat diterima, meskipun orang itu memang bersalah," katanya saat mengisi seminar nasional di Universitas Paramadina Jakarta, Kamis (12/12).

Ia mengatakan, sampai kapan dirinya menolak hukuman mati, dan mengusulkan kalau perlu hukuman seumur hidup diberlakukan dua kali atau berkali-kali.

Oleh karena itu, Azyumardi menyatakan pemberian grasi dan remisi untuk koruptor adalah sebuah kesalahan besar yang dapat mengirim pesan ke publik kalau korupsi dapat diampuni jika dilakukan oleh orang berusia uzur.

"Pesan yang salah itu, seakan kalau dilakukan orang tua yang sudah 70 tahun, itu boleh korupsi. Nanti setelah itu mengajukan grasi mungkin diampuni. Kira-kira begitu," ujarnya.

Ia kemudian mengutarakan pandangannya kepada audiens yang hadir dalam seminar tersebut bahwa seharusnya terpidana dihukum seumur hidup dibiarkan saja, jangan ada yang mengurangi hukumannya dengan alasan kasihan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Senin, 20 Januari 2020 - 22:08 WIB
Mantan ketua panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Tangsel, Neng Ulfah membenarkan jika Eks Kepala Di...
Buruh merasa dirugikan Omnibus Law, Mahfud: Pemerintah membuka diri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah dan DPR membuk...
 Kejari Medan canangkan zona integritas menuju WBK dan WBBM
Senin, 20 Januari 2020 - 19:48 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari)  Medan melaksanakan apel pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas...
Jaksa Agung janji fokus tangani kasus Kakek Samiri  
Senin, 20 Januari 2020 - 19:35 WIB
Kasus kakek Samiri yang diduga mencuri getah karet seharga Rp17 ribu milik perusahaan Bridgestone di...
Delapan saksi dihadirkan dalam kasus pelajar bunuh begal
Senin, 20 Januari 2020 - 18:57 WIB
Total 8 orang saksi dihadirkan dalam sidang ke 4 kasus pembunuhan yang menimpa Misnan (40) warga Gon...
Jaksa Agung sedang telusuri 55 ribu transaksi di PT Jiwasraya
Senin, 20 Januari 2020 - 18:17 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan adanya 55 ribu transaksi aliran dana ditubuh PT Jiwasraya.
Pertamina: Sanksi tegas bagi SPBU yang jual BBM subsidi di atas HET
Senin, 20 Januari 2020 - 11:27 WIB
PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat akan memberikan sanksi tegas kepada stasiun pengisia...
Saksi sebut Wawan tak pernah suruh `kondisikan` proyek
Sabtu, 18 Januari 2020 - 18:12 WIB
Mantan Staf PT Bali Pacific Pragama (PT BPP), M Lutfi Ishaq memastikan tak ada instruksi atau perint...
Penyuluhan dan konsultasi hukum gratis bagi warga binaan Lapas Tebing Tinggi
Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:19 WIB
Penyuluhan sekaligus Konsultasi hukum digelar secara gratis bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan...
Mahfud minta masyarakat percayakan polisi tangani dugaan korupsi di Asabri
Jumat, 17 Januari 2020 - 21:22 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat mempercayakan pen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV