Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Paska OTT, KPK diminta tuntaskan pengusutan kasus dugaan suap Bandung Barat
Elshinta
Kamis, 12 Desember 2019 - 18:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Paska OTT, KPK diminta tuntaskan pengusutan kasus dugaan suap Bandung Barat
Paska OTT, KPK diminta tuntaskan pengusutan kasus dugaan suap Bandung Barat. Foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menuntaskan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Bandung Barat, Abubakar.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat Asep Suhardi, usai melaporkan kasus tersebut ke Gedung KPK Jalan Kuningan Madya Setiabudi Jakarta Selatan, Kamis (11/12).

Asep mengungkapkan, meski sudah vonis, ‎nyatanya masih banyak pejabat di Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat yang diduga ikut memberikan uang suap kepada Abubakar untuk modal pilkada sang istri.

"Ada 14 orang, pejabat setingkat eselon 2 yang kami sertakan namanya dan sudah kami berikan ke KPK sebagai laporan kami. Berdasarkan fakta persidangan, 14 pejabat ini aktif memberikan uang kepada Abubakar," kata Asep seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Kamis (12/12). 

"Kita ingin ada kepastian hukum, status 14 pejabat ini. Dari tingkat Sekda sampai kadis," tegasnya.

Menurut Asep banyak warga yang resah karena oknum pejabatnya yang diduga korupsi masih bekerja seperti biasa.

Selama ini setelah OTT, Asep mengungkapkan banyak warga yang tak nyaman karena pejabatnya yang ketahuan korup, masih bekerja seperti biasa.

Asep berharap, laporannya ke KPK saat ini bisa se‎gera ditindaklanjuti agar pemerintahan Bandung Barat bisa berjalan dengan standar good governance.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Simpang siur keberadaan Harun Masiku, Kemenkumham bentuk tim gabungan
Jumat, 24 Januari 2020 - 18:11 WIB
Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim gabungan yang akan menelusuri dan mengungkap fakta-fakta soa...
Moeldoko harap seluruh pihak tak bangun persepsi terkait Jiwasraya
Jumat, 24 Januari 2020 - 17:44 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta seluruh pihak tidak membangun persepsi halusinasi dengan m...
LPSK nilai vonis anak pembunuh begal sudah tepat
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:36 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan ...
Divonis satu tahun, Orang tua Ze terima putusan hakim
Jumat, 24 Januari 2020 - 12:28 WIB
Sudarto ayah Ze, 18 tahun pelajar yang divonis 1 tahun hukuman pembinaan di LKSA Darul Atom, Wajak K...
Imigrasi lakukan pendalaman keberadaan Harun Masiku 
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:48 WIB
Keberadaan Harun Masiku (HM), tersangka penyuap eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Se...
 Saksi: Wawan tak berwenang rotasi pejabat 
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:08 WIB
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Banten, Iskandar menyebut bos PT Bali Pacific Pragama Tuba...
Koalisi lapor ke KPK dugaan merintangi penyidikan oleh Yasonna Laoly 
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:43 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan `o...
Pelajar bunuh pelaku begal divonis 1 tahun hukuman pembinaan
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:08 WIB
 Za (18), pelajar salah satu sekolah menengah atas di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa T...
Kinerja Kejaksaan Agung dongkrak kepercayaan masyarakat
Kamis, 23 Januari 2020 - 13:48 WIB
Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam menilai, kinerja Kejaksaan Agung dibawah ...
PN Medan hukum mati lima kurir sabu-sabu 56 kg
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:58 WIB
Lima terdakwa kurir narkotika diyakini terbukti membawa seberat 56 kg narkoba jenis sabu-sabu masing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV