Guru honorer di pedalaman Lebak, gaji hanya 150 ribu per bulan
Elshinta
Selasa, 10 Desember 2019 - 20:27 WIB |
Guru honorer di pedalaman Lebak, gaji hanya 150 ribu per bulan
Eva Susilawati (30) (kiri) dan Yanti (kanan) seorang guru bahasa Inggris di SMPN 7 Cimarga Kabupaten Lebak. Sumber Foto: https://bit.ly/2E7tbvm

Elshinta.com -  Sejumlah guru di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menerima gaji sebesar Rp150.000 per bulan dengan perhitungan honor mengajar Rp5.000 per jam.

"Meski gaji itu tidak seberapa, namun kami merasa senang," kata Eva Susilawati (30), seorang guru bahasa Inggris di SMPN 7 Cimarga Kabupaten Lebak, Selasa (10/12).

Menurut dia, kecilnya gaji yang diterima itu tidak menjadi halangan maupun keluhan juga hambatan. Sebab, dirinya menjadi seorang guru itu cita-cita dari kecil juga sebuah panggilan untuk pengabdian kepada anak-anak di pedalaman Kabupaten Lebak agar maju dan berkembang dalam ilmu pengetahuan.

Karena itu, dirinya sudah lima tahun mengajar di SMPN 7 Cimarga hingga kini masih bertahan, padahal lokasi ke sekolah melintasi dua jembatan gantung juga jalan yang rusak.

Kendati pun menerima gaji kecil juga tidak sebanding dengan biaya transportasi, tetapi dia memiliki tanggung jawab untuk kemajuan anak-anak pedalaman Kabupaten Lebak.

"Kami datang ke sekolah itu menempuh perjalanan sepanjang 20 Km dan mengajar selama empat hari," kata Eva yang menyandang sarjana pendidikan bahasa Inggris dari STKIP Setiabudhi Rangkasbitung 2012.

Begitu juga teman Eva Susilawati, yakni Yanti (27) mengatakan dirinya mengajar di SMPN 7 Cimarga sudah berlangsung tiga tahun terakhir dengan gaji Rp150.000/bulan.

Untuk menempuh perjalanan dari rumah ke sekolah memakan waktu selama 1,5 jam atau jarak tempuh kurang lebih 40 Km.

Meski perjalanan itu berjauhan, namun dirinya merasa senang juga memiliki tanggung jawab untuk memajukan anak-anak di pedalaman Kabupaten Lebak. "Kami sangat senang jika menyampaikan ilmu ke siswa agar anak-anak Lebak menjadi pandai," kata guru matematika itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Wawab Ruswandi mengatakan bahwa saat ini Lebak mengalami kekurangan guru SD dan SMP sekitar 3.800 orang.

Kekurangan guru itu, kata dia, terpaksa pihak sekolah merekrut guru berstatus guru tidak tetap (GTT). "Semua honor maupun gaji GTT itu dikembali kemampuan sekolah bersangkutan," katanya, demikian Antara. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendikbud imbau orang tua tetap masukkan anaknya ke PAUD
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:39 WIB
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Keme...
Kemendikbud: FBK untuk pemberdayaan kebudayaan di daerah
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:42 WIB
Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lokakarya Fasilitasi ...
Kemendikbud fasilitasi penanganan COVID-19 melalui gotong royong
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 11:39 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memberikan fasilitas percepatan penanganan CO...
Pemerintah diharapkan setarakan pesantren sebagai lembaga pendidikan
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:12 WIB
Anggota DPR RI Marwan Jafar mengharapkan afirmasi atau penyetaraan pesantren dengan lembaga pendidik...
Peduli pendidikan, Satgas Yonif 125/SMB gotong royong bangun PAUD
Jumat, 14 Agustus 2020 - 20:57 WIB
Prajurit Satgas gotong royong dengan warga mendirikan bangunan ruang belajar Pendidikan Anak Usia Di...
Presiden sampaikan rencana pemerintah terkait reformasi pendidikan
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:37 WIB
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan rencana pemerintah melakukan reformasi pendidikan, dalam pidato...
Pakar: Pembukaan sekolah riskan jika hanya berdasar zonasi COVID-19
Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:23 WIB
Wacana dibukanya kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka dinilai riskan jika hanya berdasarkan...
 Kwarcab Pramuka Langkat peringati Hari Pramuka ke-59 secara daring
Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:45 WIB
Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Langkat, Sumut, memperingati Hari Pramuka ke 59 tahun 2020, melalui...
Dari 36 Ponpes di Salatiga, baru 20 yang mengikuti rapid test
Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:48 WIB
Dari sebanyak 36 Pondok Pesantren (Ponpes) di Salatiga, Jawa Tengah, baru 20 Ponpes yang mengikuti r...
Yuliyanto: Kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh diambilkan dari biaya tak terduga
Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:44 WIB
Kuota internet bagi siswa siswi untuk pembelajaran jarak jauh atau daring di tengah pandemi COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV