Presiden dorong pemda percepat akses keuangan
Elshinta
Selasa, 10 Desember 2019 - 11:44 WIB |
Presiden dorong pemda percepat akses keuangan
Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas TPAKD dan silaturahmi nasional Bank Wakaf Mikro di Jakarta, Selasa (10/12). Sumber foto: https://bit.ly/2YIi5qx

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mendorong pemerintah daerah mempercepat akses keuangan masyarakat karena tingkat literasi masih tergolong rendah, yakni 35 persen dan inklusi keuangan sebesar 75 persen.

"Kita ingin mengajak seluruh daerah agar bisa mendorong rakyat kita untuk bisa akses ke keuangan, harus kita percepat," kata Presiden saat membuka Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan silaturahmi nasional Bank Wakaf Mikro di Jakarta, Selasa (10/12).

Dalam kesempatan itu, Presiden mendorong percepatan akses keuangan masyarakat baik untuk akses menabung dan kredit.

Untuk menabung, Kepala Negara mendorong agar anak-anak sejak dini dari SD, SMP hingga SMA/SMK diedukasi menabung dan bisa mengakses ke perbankan. Urusan menabung itu, lanjut dia, banyak berkaitan dengan tugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Masih kita memiliki ruang besar mendorong masyarakat agar bisa mengakses ke keuangan yang kita miliki," imbuh Jokowi, dikutip Antara.

Sementara itu, untuk urusan kredit, ia menyebut sudah ada program Bank Wakaf Mikro yang saat ini ada di 55 pondok pesantren dan akan terus ditambah.

Presiden mencermati hingga saat ini sudah terbentuk kelompok usaha yang akan menjadi klaster untuk kemudian akan dipayungi menjadi semacam holding. Dengan begitu, kata dia, usaha mikro dan kecil akan mudah mengakses market place pemasaran nasional dan global. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BAZNAS laporkan pengelolaan zakat nasional di DPR
Rabu, 15 Juli 2020 - 20:11 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memaparkan laporan pengelolaan zakat nasional dalam Rapat Dengar ...
Peningkatan kapasitas giling tebu diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:36 WIB
PTPN XI yang melakukan revitalisasi Pabrik Gula (PG) Djatiroto Lumajang Provinsi Jawa Timur di harap...
Rabu sore, rupiah ditutup melemah 0,95% ke Rp14.588 per dolar AS
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:11 WIB
Rupiah di pasar spot benar-benar tak bertenaga. Rabu (15/7), rupiah spot ditutup di level Rp 14.588 ...
Akhir perdagangan Rabu sore, IHSG melemah 0,07% ke 5.075 
Rabu, 15 Juli 2020 - 17:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,32 poin atau 0,07% ke 5.075,79 pada akhir perda...
Ekonom sebut perbankan lebih kuat dan matang hadapi pandemi Covid-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 16:11 WIB
Dibandingkan krisis ekonomi yang terjadi pada 1998, 2008, perbankan Indonesia saat ini lebih kuat da...
KKP dorong penyerapan anggaran bantu pemulihan ekonomi nasional
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:21 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong percepatan penyerapan anggaran dalam rangka memba...
IHSG berpotensi naik ikuti pergerakan bursa global
Rabu, 15 Juli 2020 - 09:59 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu berpotensi naik mengikuti pe...
Rupiah ditutup melemah 0,17% ke Rp14.450 per dolar AS pada perdagangan hari ini
Selasa, 14 Juli 2020 - 18:11 WIB
Rupiah di pasar spot tak sanggup kembali ke zona hijau. Selasa (14/7) rupiah spot akhirnya ditutup m...
Akhir perdagangan Selasa sore, IHSG naik 0,29% ke 5.079 
Selasa, 14 Juli 2020 - 17:55 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh zona merah tadi pagi akhirnya berakhir me...
Wamendag: Tidak mungkin menutup diri dari perdagangan luar negeri
Selasa, 14 Juli 2020 - 14:47 WIB
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga optimistis bahwa perjanjian perdagangan mampu me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV