Tim medis Indonesia siap bantu atlet 24 jam non stop
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 17:26 WIB |
Tim medis Indonesia siap bantu atlet 24 jam non stop
Sumber Foto: https://bit.ly/346kg86

Elshinta.com - Jumlah tim medis kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019 memang tak banyak, tetapi mereka menikmati tugas mereka dalam membantu atlet tanpa henti selama 24 jam penuh.

"Kami hanya berkekuatan 31 orang, terdiri dari sepuluh dokter, 13 masseur, enam fisioterapis dan tiga perawat. Dan kami siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan terhadap atlet maupun anggota kontingen Indonesia," kata Kol Laut (K) dr Wiweka MARS di Manila, Senin (9/12)

Perwira kesehatan yang sehari-hari menjabat Kepala Rumah Sakit TNI AL dr Mintohardjo di Jakarta ini mengaku telah menyebar anggota-anggotanya ke empat kluster, yakni Manila, Luzon, Subic dan Clark.

"Jumlah kami memang kecil. Namun, kami mobile dan memberikan pelayanan maksimal terhadap atlet yang akan, sedang dan telah bertanding," kata Wiweka di Rizal Memorial Stadium Manila, Filipina, seperti dikutip Antara.

Ia mencatat, di antara kasus yang menimpa atlet Indonesia dan sering ditangani timnya adalah diare sebelum pertandingan yang dialami para atlet Squash dan Menembak.

Kasus lainnya adalah cedera saat pertandingan namun kasus ini bisa diselesaikan dengan baik sehingga atlet bisa kembali tampil maksimal. "Begitu juga ada kecelakaan yang terjadi saat pertandingan langsung ditangani dengan baik. Kami bekerja nyaris 24 jam sehari," sambung dia.

"Setiap hari melakukan pelayanan dari satu venue ke venue, dari hotel ke hotel saat malam sebelum pertandingan, saat bertanding dan saat selesai pertandingan lainnya," kata Wiweka.

Ia mengaku timnya menikmati pekerjaannya, apalagi ini menyangkut kepentingan bangsa dan negara.

Tim Medis Kontingen Indonesia selalu berkoordinasi dengan Director Medical and Doping Control Philipine SEA Games Organisation Committee (Phisgoc) dan Kementerian Kesehatan Filipina. "Yang pasti kami terus berkoordinasi, jadi kalau ada masalah serius bisa tertangani dengan cepat," tandas Wiweka.

Ia menyadari kesuksesan Indonesia dalam melampaui target perolehan medali pada SEA Games 2019 tidak terlepas dari peran semua pihak, termasuk berkat dukungan penuh Tim Medis Kontingen Indonesia. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang menolak kecewa, tetap positif siapkan Olimpiade
Rabu, 25 Maret 2020 - 18:16 WIB
Presiden Komite Olimpiade Jepang Yasuhiro Yamashita pada Jumat mengakui bahwa keputusan menunda Olim...
Kemenpora ingatkan atlet tetapsemangat meski Olimpiade ditunda
Rabu, 25 Maret 2020 - 13:25 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengingatkan para atlet ba...
Kemenpora hormati keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020
Rabu, 25 Maret 2020 - 10:42 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menghormati keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020 yang disepak...
IOC: Olimpiade Tokyo digelar tidak melampaui musim panas 2021
Rabu, 25 Maret 2020 - 09:07 WIB
Sehubungan dengan tercapainya keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Selasa, Komite Olimpiade...
Seruan penundaan Olimpiade Tokyo kian kencang
Minggu, 22 Maret 2020 - 12:40 WIB
Seruan kepada panitia penyelenggara agar Olimpiade Tokyo 2020 ditunda semakin kencang setelah federa...
Dewan pemain desak IOC tinjau Olimpiade
Minggu, 22 Maret 2020 - 09:27 WIB
Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebaiknya meninjau rencana tetap melanjutkan Olimpiade Tokyo me...
Obor Olimpiade tiba di Jepang dari Yunani
Jumat, 20 Maret 2020 - 14:57 WIB
Sebuah pesawat yang membawa obor Olimpiade dari Yunani hari ini tiba di Jepang, di daerah yang disap...
Latihan Pencak Silat PON jalan terus di tengah wabah virus corona
Jumat, 20 Maret 2020 - 14:10 WIB
Pemusatan Latihan (TC) Pencak Silat Jawa Tengah, untuk persiapan PON Papua 2020 yang digelar di gedu...
Marcus Smart akui positif virus corona
Jumat, 20 Maret 2020 - 13:57 WIB
Guard Boston Celtics Marcus Smart menjadi pemain NBA terakhir yang dites positif virus corona setela...
10 atlet dan Sasana Pelatda Muaythai Jabar di disinpektan
Jumat, 20 Maret 2020 - 09:29 WIB
Sebanyak 10 atlet Pelatda Muaythai Indonesia Jawa Barat dilakukan cek COVID-19, hasilnya negatif. 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)