Saut Situmorang harap pimpinan baru KPK jaga integritas
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 07:59 WIB |
Saut Situmorang harap pimpinan baru KPK jaga integritas
 Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Sumber foto: https://bit.ly/36hTdZ7

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengharapkan pimpinan KPK periode 2019-2023 tetap mengedepankan integritas dan merawat nilai-nilai yang telah ada di komisi antirasuah tersebut.

"KPK dengan misi utamanya dalam mencegah dan membersihkan korupsi itu tidak bisa sendirian, kemudian datang pemimpin baru dengan proses seleksi yang sudah seperti itu, mereka tinggal dilantik, itu kami tidak bisa ditiadakan, bagaimana sekarang mereka beintegeritas, merawat nilai yang sudah ada di KPK," kata Saut dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Jakarta, Minggu (8/12).

"Di KPK itu sudah ada nilai yang saya yakin nilai itu kalau diikuti Indonesia akan lebih baik. Yang kurang itu kan hanya skala ekonominya, kan kami hanya bisa (tangani) 200 kasus, surat (aduan) yang masuk itu ribuan. Kalau memang kami ingin buat skala ekonomi yang besar kasih KPK resource yang besar," ujar Saut, seperti dihimpun Antara.

Ia pun mempercayai bahwa pimpinan KPK mendatang dapat terus mengembangkan nilai-nilai yang sudah di KPK. "Saya percaya mereka akan lebih baik. Saya akan percaya tapi ketika nilai di KPK yang sudah berkembang itu kemudian dibawa nilai dari luar yang kemudian bentrok pada bagian lain yang kami yakin sudah baik. Tolong dicatat saya sudah 4 tahun di KPK, nilai baik itu sudah ada," tuturnya.

Diketahui, pimpinan KPK pada periode 2019-2023 masing-masing Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata yang akan dilantik Presiden Joko Widodo pada tanggal 21 Desember 2019. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wow! Segera, kendaraan luar Jakarta juga bakal ditindak ETLE
Selasa, 21 Januari 2020 - 09:37 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mulai melakukan penindakan dengan kamera Electronic Tra...
Mahfud jelaskan soal Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Buruh diutamakan?
Selasa, 21 Januari 2020 - 08:56 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan, Ranc...
Terkait Omnibus Law, ancaman pun dikeluarkan KSPI
Selasa, 21 Januari 2020 - 08:29 WIB
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mewakili elemen buruh dan pekerja di seluruh Indonesia ...
Kekhawatiran KSPI soal Omnibus Law
Selasa, 21 Januari 2020 - 08:16 WIB
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mewakili elemen buruh dan pekerja di seluruh Indonesia ...
Ini enam alasan serikat pekerja tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
Selasa, 21 Januari 2020 - 08:02 WIB
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, terdapat enam alasan meng...
DPR minta pemerintah cari solusi kenaikan iuran BPJS Kesehatan, begini kata Menkes
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:24 WIB
Komisi IX DPR RI meminta pemerintah untuk mencari solusi atas kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jam...
Pelancong ke Korea dan Jepang diimbau waspada virus nCov
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:11 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau para pelancong yang ingin mengunjungi Korea dan juga Jepa...
WNI kembali disandera Abu Sayyaf, Mahfud akan koordinasi dengan Menlu
Senin, 20 Januari 2020 - 19:26 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengaku pihaknya akan be...
Keraton Pajang mustahil peroleh pengakuan sebagai kerajaan
Senin, 20 Januari 2020 - 17:46 WIB
Munculnya Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo turut mengungkap keberadaan Keraton Pajang di Desa Mak...
Kondisi terkini para korban Posyandu di RSUI yang kecelakaan bus pariwisata di Subang
Senin, 20 Januari 2020 - 17:36 WIB
Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menyampaikan perkembangan terkini kondisi korban kecelakaan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV