Batu jatuh tewaskan empat pekerja tambang emas di Afsel
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 07:26 WIB |
Batu jatuh tewaskan empat pekerja tambang emas di Afsel
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2s9o8I6

Elshinta.com - Empat pekerja tambang tewas dan satu orang lagi menderita cedera berat, setelah sebuah batu terjatuh di tambang emas Afrika Selatan pada Jumat (6/12) waktu setempat sehingga membuat lima pekerja di bawah tanah terperangkap.

Perusahaan dan serikat pertambangan setempat pada Minggu (8/12) waktu setempat menyebutkan peristiwa itu terjadi di tambang emas Tau Lekoa, Provinsi North West setelah terjadi gempa bumi minor.

Serikat Pekerja The National Union of Mineworkers (NUM) mengecam keras perusahaan tambang itu, dengan menyatakan dalam satu pernyataan bahwa tak ada rute jalan untuk meloloskan diri di kawasan kerja itu, tempat empat pekerja ditemukan tewas.

"Sekelompok pekerja yang dilatih untuk melakukan usaha-usaha pertolongan di bawah tanah tidak bertindak cukup cepat untuk menyelamatkan empat penambang itu, dan `dengan sengaja` menghentikan para pemimpin tim itu dan pengemudi kendaraan khusus dari menyelamatkan keempat pekerja tambang," sebut NUM, seperti dilansir Antara dari Reuters, Senin (9/12).

Meski demikian, serikat itu tidak memberikan bukti untuk hal tersebut, tetapi mengatakan pihaknya sudah diberi keterangan oleh para anggota yang bekerja di tambang itu dan hadir selama insiden.

Selanjutnya, perusahaan tambang Village Main Reef mengatakan pihaknya tidak akan memberi komentar mengenai prosedur evakuasi, sampai setelah investigasi selesai dilakukan. "Pada saat itu terjadi dua guncangan dan kemudian sebuah batu jatuh," ujar juru bicara perusahaan, James Duncan. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Afsel kurangi pembatasan, miras dijual lebih bebas
Senin, 13 September 2021 - 12:06 WIB
Afrika Selatan akan melonggarkan pembatasan COVID-19 mulai Senin setelah jumlah kasus infeksi menuru...
Wabah diare di Nigeria, 35 orang meninggal
Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:09 WIB
Sedikitnya 35 orang meninggal akibat wabah diare di sebuah kota perbatasan di Negara Bagian Borno, N...
Pantai Gading dilanda wabah flu burung H5N1
Jumat, 20 Agustus 2021 - 16:12 WIB
Kementerian Peternakan Pantai Gading melaporkan kemunculan wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen...
Negara Afrika akan segera terima donasi vaksin COVID-19 dari AS
Jumat, 16 Juli 2021 - 22:04 WIB
Hampir 50 negara Afrika akan menerima 25 juta dosis vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh Amerika S...
Gedung terbakar di Afrika Selatan, ibu lempar bayi ke tempat aman
Kamis, 15 Juli 2021 - 10:08 WIB
Seorang anak perempuan berusia 2 tahun selamat tanpa cedera setelah ibunya melemparkannya ke tempat ...
PBB ingatkan tiga negara Afrika terkait bendungan raksasa
Rabu, 07 Juli 2021 - 11:24 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan Ethiopia, Sudan dan Mesir untuk tetap berkomitmen pada p...
Mesir akan produksi hingga 60 juta dosis vaksin Sinovac setiap tahun
Jumat, 09 April 2021 - 08:31 WIB
Mesir telah sepakat dengan perusahaan biofarmasi China Sinovac Biotech Ltd untuk memproduksi vaksin ...
Empat penjaga perdamaian PBB tewas dalam serangan di Mali
Sabtu, 03 April 2021 - 11:15 WIB
Misi PBB di Mali pada Jumat (1/4) mengatakan bahwa empat penjaga perdamaian tewas dan sejumlah lainn...
Bom mobil bunuh diri di Somalia tewaskan 20 orang
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:01 WIB
Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka dalam peristiwa bom mobil bunuh diri tepat d...
WHO: Jumlah kematian akibat malaria melebihi COVID-19 di Afrika
Senin, 30 November 2020 - 12:20 WIB
Kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika jauh lebih parah daripada yang diakibatkan COVID-19, Or...
Live Streaming Radio Network