Lampaui target medali, KOI ingatkan kontingen Indonesia tak boleh dilamun euforia
Elshinta
Senin, 09 Desember 2019 - 07:14 WIB |
Lampaui target medali, KOI ingatkan kontingen Indonesia tak boleh dilamun euforia
Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan dan Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. Sumber foto: https://bit.ly/2YsNuNe

Elshinta.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengingatkan kontingen Indonesia tidak boleh dilamun euforia setelah mampu melampaui target medali emas yang dipatok oleh Presiden Joko Widodo dalam SEA Games 2019 di Filipina.

"Kita tidak boleh buru-buru euforia karena perjalanan masih panjang, kita harus fokus lagi kejar supaya perolehan kembali signifikan untuk berada di posisi dua," ujar Okto itu di Manila, Filipina, Minggu (8/12) malam, dikutip Antara.

Diketahui, hingga Minggu (8/12) malam, kontingen Indonesia menempati posisi kedua klasemen medali berkat raihan 66 emas, 63 perak dan 79 perunggu, atau dalam kata lain melampaui target 60 keping medali emas yang dipatok Presiden Jokowi.

Namun, Indonesia ditempel ketat oleh Vietnam yang menduduki urutan ketiga dengan jumlah emas yang sama disertai 59 perak dan 79 perunggu. Oleh karena itu, Okto meminta kontingen Indonesia tetap berkonsentrasi menangguk setiap peluang yang dimiliki agar bisa mempertahankan posisi kedua klasemen akhir, mengingat tuan rumah Filipina yang berada di puncak dengan jarak yang sulit dikejar berbekal raihan 113 emas, 87 perak dan 87 perunggu.

"Masih ada waktu beberapa hari ke depan. Kita harus memaksimalkan semua peluang yang ada supaya tetap bertahan di posisi dua," jelasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang menolak kecewa, tetap positif siapkan Olimpiade
Rabu, 25 Maret 2020 - 18:16 WIB
Presiden Komite Olimpiade Jepang Yasuhiro Yamashita pada Jumat mengakui bahwa keputusan menunda Olim...
Kemenpora ingatkan atlet tetapsemangat meski Olimpiade ditunda
Rabu, 25 Maret 2020 - 13:25 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengingatkan para atlet ba...
Kemenpora hormati keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020
Rabu, 25 Maret 2020 - 10:42 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menghormati keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020 yang disepak...
IOC: Olimpiade Tokyo digelar tidak melampaui musim panas 2021
Rabu, 25 Maret 2020 - 09:07 WIB
Sehubungan dengan tercapainya keputusan penundaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Selasa, Komite Olimpiade...
Seruan penundaan Olimpiade Tokyo kian kencang
Minggu, 22 Maret 2020 - 12:40 WIB
Seruan kepada panitia penyelenggara agar Olimpiade Tokyo 2020 ditunda semakin kencang setelah federa...
Dewan pemain desak IOC tinjau Olimpiade
Minggu, 22 Maret 2020 - 09:27 WIB
Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebaiknya meninjau rencana tetap melanjutkan Olimpiade Tokyo me...
Obor Olimpiade tiba di Jepang dari Yunani
Jumat, 20 Maret 2020 - 14:57 WIB
Sebuah pesawat yang membawa obor Olimpiade dari Yunani hari ini tiba di Jepang, di daerah yang disap...
Latihan Pencak Silat PON jalan terus di tengah wabah virus corona
Jumat, 20 Maret 2020 - 14:10 WIB
Pemusatan Latihan (TC) Pencak Silat Jawa Tengah, untuk persiapan PON Papua 2020 yang digelar di gedu...
Marcus Smart akui positif virus corona
Jumat, 20 Maret 2020 - 13:57 WIB
Guard Boston Celtics Marcus Smart menjadi pemain NBA terakhir yang dites positif virus corona setela...
10 atlet dan Sasana Pelatda Muaythai Jabar di disinpektan
Jumat, 20 Maret 2020 - 09:29 WIB
Sebanyak 10 atlet Pelatda Muaythai Indonesia Jawa Barat dilakukan cek COVID-19, hasilnya negatif. 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)