Alumni SKPP Bawaslu Jabar dorong KPU dan Bawaslu lebih perhatikan disabilitas
Elshinta
Minggu, 08 Desember 2019 - 14:28 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Alumni SKPP Bawaslu Jabar dorong KPU dan Bawaslu lebih perhatikan disabilitas
Foto: Nico Aquaresta/Radio Elshinta

Elshinta.com - Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bandung, Komarudin mengatakan Bawaslu akan terus mendorong semua elemen yang terlibat dalam kepemiluan untuk memaksimalkan kinerja sesuai dengan tupoksinya.

"Ada hal perlu ditekankan bahwa kedaulatan tertinggi dari dilaksanakannya pemilu adalah keterlibatan masyarakat secara menyeluruh," ujar Komarudin pada Bincang Pemilu dengan tema "Pilkada Ramah Disabilitas" yang digelar Alumni Sekolah Kader Pangawasan Partisipatif (SKPP) Bawaslu Kabupaten Bandung bertempat di Sekretariat Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Bandung di Wisma Winaya No.46 Nataendah Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu (7/12).

Acara bincang pemilu yang bertepatan dengan hari disabilitas nasional diharapkan bisa menjadi gerakan agar semua lembaga pemerintahan bisa memperhatikan kaum disabilitas yang membutuhkan perlakuan khusus. 

Perwakilan Kabupaten Bandung Alumni SKPP Bawaslu Jabar, Sihabudin Ahmad mengatakan acara bincang pemilu yang bertema “Pilkada Ramah Disabilitas” diharapkan bisa mendorong partisipasi masyarakat untuk terus terlibat dalam mengawasi pemilu maupun melakukan penyadaran tentang pentingnya pemilu yang bersih.

"Yang paling utama agar KPU dan Bawaslu bisa lebih memperhatikan kaum disabilitas dan bisa memberi prioritas lebih dalam melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilu," imbuh dia, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya menyampaikan pihaknya akan terus membenahi teknis yang ada dan terus memberikan pelayanan yang terbaik terutama bagi kaum disabilitas. 

"Walaupun sebelumnya juga KPU telah berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan pemilihan umum yang ramah disabilitas semaksimal mungkin. Namun untuk menciptakan pemilu yang ramah disabilitas KPU terus mengkaji dan akan terus membenahi teknis maupun fasilitas yang akan disediakan," ujar Agus. 

Menurut Agus, KPU akan terus mengevaluasi permasalahan yang muncul dari hasil bincang pemilu yang dilaksanakan ini, terutama untuk menyambut pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bandung tahun 2020.

"Pihaknya akan terus berkordinasi bersama kelompok-kelompok disabilitas untuk memetakan permasalahan yang harus segera diatasi, mulai dari penyelenggaraan fasilitas yang ramah disabilitas, pelayanan yang ramah dan pemetaan warga yang membutuhkan perhatian khusus," kata dia.

Sementara itu, Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Bandung, Maman mengatakan Pertuni mengucapkan banyak terima kasih terhadap lembaga KPU dan Bawaslu karena masih mau memperhatikan bahkan terjun langsung ke sekretariat pertuni untuk berdialog mengenai kepemiluan. Karena untuk wilayah Kabupaten Bandung hanya sedikit lembaga yang mau melakukan perhatian lebih kepada kaum disabilitas. 

"Bahkan di hari disabilitas ini, yang harusnya lembaga pemerintahan setempat ikut merayakan ataupun melakukan supporting kepada kaum disabilitas, namun hal ini di luar dugaan. Hanya KPU dan Bawaslu yang mau duduk bersama kaum disabilitas untuk melakukan diskusi dan memperhatikan kaum disabilitas," ungkapnya.

Ketua Pertuni berharap agar kaum disabilitas selalu dilibatkan dalam berbagai relugasi kebijakan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perludem sebut Pilkada baiknya ditunda pertengahan 2021
Selasa, 31 Maret 2020 - 11:54 WIB
Perkumpulan untuk pemilu dan demokrasi (Perludem) menyarankan agar penyelenggaraan hari pemilihan ke...
Bawaslu Sumbar tetap awasi tahapan Pemilu kepala daerah
Kamis, 19 Maret 2020 - 07:26 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan tetap melakukan pengawasan tahapa...
Survei Pilgub Kepri: Elektabilitas Isdianto tertinggi
Sabtu, 14 Maret 2020 - 17:37 WIB
Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau (Kepri) popularitas dan elektabilitas sejumlah ...
Relawan mulai gerak kumpulkan dukungan peserta Pilkada Sukoharjo
Jumat, 13 Maret 2020 - 15:58 WIB
Bakal calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terus meng...
DPP PKS umumkan dua nama bakal calon Wali Kota Medan dan Kota Binjai
Jumat, 13 Maret 2020 - 10:06 WIB
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai pertama yang secara resmi mengumumkan nama bakal calo...
Polisi bentuk Satgas Nusantara pantau medsos Pilkada
Rabu, 11 Maret 2020 - 12:49 WIB
Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nu...
Polri petakan potensi kerawanan Pilkada 2020
Minggu, 01 Maret 2020 - 19:29 WIB
Polri telah memetakan empat indikator indeks potensi kerawanan menjelang pelaksanaan pilkada serenta...
KPU lakukan sinergitas ke Polda Lampung
Minggu, 01 Maret 2020 - 16:27 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung melakukan sinergitas ke Polda Lampung guna mengantis...
Waketum DPP NasDem batal maju sebagai bakal calon gubernur Sulteng
Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:14 WIB
Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad M Ali batal maju sebagai kandidat bakal calon gubernur Sulawesi Te...
Bawaslu Kalsel: Pilkada kabupaten banyak calon hingga rentan sengketa
Sabtu, 29 Februari 2020 - 17:38 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan Erna Kasypiah menyatakan, pilkada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)