Dishub Mataram hapus istilah juru parkir utama
Elshinta
Minggu, 08 Desember 2019 - 13:29 WIB |
Dishub Mataram hapus istilah juru parkir utama
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/36cyzJH

Elshinta.com - Dinas Perhubungan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menghapus istilah juru parkir utama dan pembantu, agar semua jukir memiliki tanggung jawab masing-masing.

"Sekarang sudah tidak ada lagi istilah jukir utama dan pembantu, semuanya jukir dan harus bertanggung jawab terhadap areal parkir masing-masing termasuk untuk setoran ke kas daerah," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram M Saleh di Mataram, Minggu (8/12).

Dikatakan, penghapusan istilah jukir utama dan pembantu ini berdasarkan hasil kajian dan evaluasi kegiatan penertiban jukir yang dilaksankan pada 27 November sampai 4 Desember 2019, pada 95 titik parkir yang dilakukan penertiban oleh tim Dishub dari 763 titik parkir di kota ini.

Diketahui di lapangan lebih banyak jumlah jukir pembantu yang terindikasi liar dibandingkan dengan jukir utama. Misalnya, di Pasar Kebon Roek, jukir resmi hanya satu orang, tetapi jukir liarnya mencapai sekitar 60 orang. "Kondisi serupa juga terjadi pada titik-titik parkir lainnya, sehingga dalam kegiatan penertiban itu kita berhasil menertibakan 200 jukir liar dan jukir resmi 'nakal'," sebutnya, dihimpun Antara.

Jukir resmi "nakal" maksudnya, kata Saleh, adalah jukir resmi namun tidak taat terhadap peraturan daerah yang ada diantaranya terkait dengan setoran dan penggunaan karcis.

Sementara jukir liar muncul karena jukir utama melakoni sebagai "bos" dengan merekrut jukir-jukir lain, sehingga retribusi yang masuk kepada jukir pembantu ini disetorkan dulu ke jukir utama, barulah jukir utama menyetor ke kas daerah. "Tapi sekarang itu, sudah tidak berlaku lagi. Istilah jukir utama dan pembantu kita hapus dan jukir wajib nyetor ke kas daerah sesuai dengan hasil uji petik pada titik parkir yang dikelola," katanya.

Besaran setoran retribusi parkir, ditentukan oleh tim beradasarkan hasil uji petik, dan tidak boleh ada lagi jukir menyetor hasil parkirnya ke jukir utama. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya optimalisasi pendapatan daerah sehingga retribusi untuk daerah betul-betul kembali ke daerah. "Teknis penyetoran silakan disepakati, apakah per hari, per minggu atau per bulan. Tapi jika merujuk ke peraturan daerah retribusi parkir harus dibayarkan setiap hari," katanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kominfo berharap TVRI tetap beroperasi seperti biasa
Jumat, 17 Januari 2020 - 21:35 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengharapkan konflik yang terjadi antara dewan pen...
Polda Kaltara kembali tanam bibit pohon untuk penghijauan
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:07 WIB
Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Heri Sulesmono didampingi Ketua Bhayangkari cabang Satbrimobd...
AJI Siantar suarakan stop kekerasan terhadap jurnalis
Jumat, 17 Januari 2020 - 17:47 WIB
Sebagai bentuk keprihatinan terhadap pemukulan yang dialami salah satu wartawan media online di Sian...
DPR: Zonanisasi pendaftaran TNI harus ditinjau ulang
Jumat, 17 Januari 2020 - 17:38 WIB
Anggota DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori menyayangkan pemberlakuan zonanisasi pendafta...
Sambut Imlek, Umat Budha Majalengka bersih-bersih kelenteng
Jumat, 17 Januari 2020 - 17:27 WIB
Menjelang perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek 2020, umat Budha di Jatiwangi Majalengka mulai mempers...
Tiga gunung api di Indonesia masih berstatus Waspada
Jumat, 17 Januari 2020 - 16:57 WIB
Tiga gunung api di wilayah Indonesia masih berstatus level III atau Waspada. Ketiga gunung api terse...
Polsek Katapang tanam 50 pohon di Desa Cilampeni
Jumat, 17 Januari 2020 - 16:37 WIB
Polsek Katapang menanam 50 pohon di kawasan Kantor Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Ban...
Bangayo, pusat kuliner di lahan yang salah
Jumat, 17 Januari 2020 - 16:26 WIB
Bangayo yang digadang-gadang oleh Wali Kota Tarakan, Khairul sebagai pusat wisata kuliner kini mulai...
Kunjungi Mendagri, Menkopolhukam bahas soal seputar pilkada
Jumat, 17 Januari 2020 - 16:15 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengunjungi Menteri Dalam...
F-Gerindra desak pemerintah tinjau kenaikan tarif BPJS Kesehatan
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:05 WIB
Pemerintah didesak untuk meninjau kembali kenaikan tarif iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (B...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV