Polda Jatim gerebek gudang perakitan senjata ilegal di Lumajang
Elshinta
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:15 WIB |
Polda Jatim gerebek gudang perakitan senjata ilegal di Lumajang
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menggelar konferensi pers tentang ungkap kasus perdagangan senapan angin ileegal tanpa izin yang berlangsung di Gun Shop Kabupaten Lumajang, Sabtu (7/12). Sumber Foto: https://bit.ly/2qyFSwk

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dengan didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Gidion Arif Setiyawan dan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar menggerebek sebuah gudang perakitan dan penjualan senjata ilegal jenis air gun dan airsoft gun di Kabupaten Lumajang, Sabtu (7/12).

"Awalnya Unit 3 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi tindak pidana perdagangan airsoft gun atau air gun tanpa dilengkapi izin pada Novemver 2019," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat memberikan keterangan kepada wartawan di Lumajang.

Berdasarkan laporan itu, lanjut dia, kemudian dilakukan penyelidikan dan ternyata laporan tersebut terbukti benar bahkan di Jalan Mayor Kamari Sampurno di Lumajang telah terjadi perakitan senapan angin jenis air rifle. "Usaha perakitan senapan angin ilegal tersebut telah berlangsung sejak tahun 2015. Mereka telah memproduksi dan memperdagangkan sebanyak 250 pucuk senapan angin," tuturnya.

Menurutnya, sebanyak 250 pucuk senjata tersebut terdiri dari senapan lomba kurang lebih 100 pucuk dan senapan berburu kurang lebih 150 pucuk senjata. "Berdasarkan keterangan dari pemilik industri rumahan senapan ilegal itu, bahan baku usaha tersebut diperoleh melalui pesanan dalam jaringan (online) termasuk di dalamnya ada yang berasal dari luar negeri dan diperjualbelikan melalui daring atau luar jaringan (offline)," katanya.

Polda Jatim mengamankan pemilik industri rumahan senapan ilegal berinisial AH bersama dengan barang bukti yang ditemukan di gudang pembuatan tersebut sebanyak 40 pucuk senjata yang terdiri dari 20 pucuk senjata air gun untuk berburu dan 20 pucuk senjata air gun untuk lomba.

Barang bukti lainnya yakni 35 pak peluru senapan angin caliber 5,5 mm merek H&N Sport, satu pak peluru senapan angin caliber 9,0 mm merek Exact, dua pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Samyang, 12 pak peluru senapan angin caliber 6,35 merek Samyang, enam pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Exact, dua pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Straton, tiga pak peluru senapan angin caliber 6,35 merek Exact, serta satu bendel faktur pengiriman senapan angin.

"Pelaku terancam Pasal 106 UU No. 7 Tahun 2014 tentang pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan tanpa izin di bidang perdagangan dan pasal 1 atau Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat atau menerima menyembunyikan atau mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senpi, amunisi atau sesuatu bahan peledak," ujarnya, dikutip Antara.

Luki menjelaskan Polda Jatim akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri jaringan peredaran senjata ilegal dan distribusi senjata ilegal karena industri rumahan pembuatan senjata ilegal di Lumajang sudah beroperasi selama empat tahun. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Fetish Pocong Jarik ditangkap polisi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:47 WIB
Tim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Arif Risky diperbantukan Polda Jawa Timur b...
Bocah tiga tahun di Kotawaringin Timur jadi korban sodomi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 10:44 WIB
Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin, Kalim...
Geger, Warga Cikopak temukan mayat penuh luka di dalam mobil
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Sesosok mayat penuh luka terlungkup di dalam sebuah mobil terparkir di jalan sekitar daerah Cikopak,...
Berulah, napi asimilasi kembali masuk bui  
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:11 WIB
 Ae (29) napi asimilasi Lapas Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur kembali harus berurusan dengan huk...
75 kg sabu dan ganja dibongkar Polres Jakarta Barat, 7 orang diamankan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:45 WIB
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan ...
Komplotan perampok bawa kabur uang ratusan juta rupiah di Jaktim
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Komplotan perampok membawa kabur uang tunai Rp170 juta berikut perhiasan berharga dari rumah korban ...
Korban investasi bodong lapor ke Mapolres Cianjur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:42 WIB
Seribuan orang dari tiga kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bandung Barat, Jawa Barat, diduga menjadi k...
Polisi diminta usut tuntas kasus dugaan pembunuhan pria gangguan mental di Depok 
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:37 WIB
Kuasa Hukum korban dugaan pembunuhan Sobari bin H.Murodih yang memiliki kepribadian gangguan mental ...
Giliran sekretariat PDIP di Cileungsi jadi sasaran bom molotov
Rabu, 29 Juli 2020 - 14:47 WIB
Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, ...
Polisi tutup 30 sumur minyak ilegal di Lubuk Napal Jambi
Selasa, 28 Juli 2020 - 11:12 WIB
Sebanyak 30 titik sumur minyak ilegal yang ada di kawasan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupate...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV