Ribuan pelamar berebut jadi Panwascam Pilkada
Elshinta
Sabtu, 07 Desember 2019 - 08:29 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ribuan pelamar berebut jadi Panwascam Pilkada
Foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sebanyak 2.171 pelamar berebut menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel. Hal itu terungkap pada saat Rakor Pemantapan Persiapan Rekrutmen Panwascam, di Banjarmasin, Jumat (6/12).

Wakil Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Drs Munawar Khalil mengatakan, hal itu usai dirinya mengikuti rakor. Namun dari jumlah itu, menurut Khalil, nantinya akan banyak yang berguguran setelah di verifikasi administrasi. 

"Banyak hal yang menjadikan pelamar tidak lulus verifikasi administrasi, seperti usia kurang dari 25 tahun, masih tercatat sebagai pengurus/anggota parpol atau yang bersangkutan merupakan  uu caleg/mantan caleg yang belum lebih dari lima tahun, berkas tidak lengkap, aparat yang tidak memiliki izin atasan, tidak dapat menunjukkan ijazah asli minimal ijazah SMA/SMK/MA, Suket Domisili yang sudah kedaluarsa, KTP-el di luar domisili, dan lain-lain," urai Khalil.

Sebelumnya Kordiv Organisasi dan SDM Bawaslu Kalsel, Ir Iwan Setiawan MP mengingatkan, untuk rekrutmen ini jangan sampai sembarangan menerima orang menjadi Panwascam, terutama yang sudah memiliki pekerjaan di tempat lain, termasuk pegawai honorer yang sudah pasti jam kerjanya akan lebih banyak di instansi asal.

"Izin atasan bagi PNS harus jelas, apakah sepenuh waktu ataukah izin sebagian waktu saja di Panwascam," tegas Iwan, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan.

Begitupun bagi yang memiliki ikatan perkawinan, lanjutnya, yaitu suami-istri sama-sama penyelanggara pemilihan/pemilu, tidak boleh.

Untuk kades dan sekdes, ujarnya lagi, benar-benar tidak boleh menjadi Panwascam.

Untuk rekrutmen Panwascam bagi lima Kecamatan dalam Kota Banjarmasin, Khalil menyebutkan ada sebanyak 173 pelamar.
Menurut mantan pegawai Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel itu, tampaknya warga sangat antusias berpartisipasi dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 dengan menjadi pengawas,.

Khalil yang juga mantan aktivis pemuda itu merincikan, dari 173 pelamar tadi, ada 112 laki-laki dan 61 perempuan. Banyaknya pendaftar, menurutnya, akan menjadikan banyak pilihan untuk memilih yang terbaik. 

Ditanya tentang tahapan seleksi, Khalil mengatakan, Pokja Rekrutmen sedang memverifikasi persyaratan administrasi. "Mereka yang lulus administrasi akan diumumkan di media massa untuk mendapat tanggapan masyarakat," ujarnya.

Meski verifikasi masih berlangsung, pihaknya, ucap Khalil, telah menemukan indikasi ketidakjujuran beberapa pelamar dalam mengisi surat pernyataan yang dibubuhi materai itu.

"Dan mereka yang lulus administrasi nantinya akan mengikuti test tertulis secara online, antara 13-17 Desember ini, dan kami berharap pada saat test berlangsung, tidak ada pemadaman listrik, khususnya di seputar lokasi tes," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Danrem Tadulako ajak jurnalis berperan jaga keamanan di Pilkada 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 11:15 WIB
Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel Infanteri Agus Sasmita mengajak insan pers, khususnya yang ada ...
Pengamat: Jangan kembali ke sistem pemilu yang buruk
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:09 WIB
Pengamat hukum dan administrasi negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Johanes Tuba H...
KPU siapkan E-Rekap pada Pilkada 2020
Jumat, 27 Desember 2019 - 09:49 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menerapkan sistem rekapitulasi suara elektronik (e-rekap) pada P...
Jelang Pilkada Kota Depok, Bawaslu lantik dan Bintek Panwaslu
Selasa, 24 Desember 2019 - 15:39 WIB
Bawaslu Kota Depok melantik anggota Panwaslu untuk pelaksanaan Pilkada di Kota Depok pada 23 Septemb...
Bawaslu Depok: Awasi tingkah ASN yang diam-diam galang dukungan untuk petahana
Kamis, 19 Desember 2019 - 19:09 WIB
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini mengajak warga Kota Depok dan stakeholder menjadi pengawas be...
Bawaslu: Jangan pilih kandidat pelanggar etis di Pilkada
Kamis, 19 Desember 2019 - 17:55 WIB
Komisioner Bawaslu Kota Depok Bidang Sengketa Pemilu, Sriyono mengingatkan warga untuk memilih kandi...
Puan Maharani siap kawal calon yang punya kans menang Pilkada
Kamis, 19 Desember 2019 - 14:35 WIB
PDI Perjuangan memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan calon yang akan didukung maju pada Pemili...
Pilkada 2020, KPU Oksibil wajibkan calon perseorangan kumpulkan 10.340 dukungan KTP-el
Senin, 16 Desember 2019 - 14:56 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua mengumumkan syarat bakal calon indep...
Masyarakat diminta aktif dari awal tahapan pilkada
Minggu, 15 Desember 2019 - 14:39 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Erwan Bustami mengajak semua masyarakat untuk be...
Kemendagri ingatkan potensi polarisasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2020
Minggu, 15 Desember 2019 - 12:27 WIB
Kementerian Dalam Negeri mengingatkan masih adanya potensi polarisasi masyarakat pada Pemilihan Kepa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV