Lima sindikat belasan kilo sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup
Elshinta
Rabu, 04 Desember 2019 - 21:12 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Lima sindikat belasan kilo sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup
Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com - Lima orang sindikat sabu belasan kilo asal Malaysia dihukum seumur hidup dalam persidangan yang berlangsung diruang Kartika, Pengadilan Negeri Medan, Rabu (04/12). Kelimanya, yakni Sanjay, Syafril Ilhamsyah, M Suryadi, Aulia Hadi Putra dan Zeni Rio Gultom dalam berkas terpisah.

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Ahmad Sumardi sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdul Hakim Sorimuda Harahap, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal.

Adapun modus yang dilakukan, bahwa keempat terdakwa Syafril Ilhamsyah, M Suryadi, Aulia Hadi Putra dan Zeni Rio Gultom yang membawa sabu sebanyak 17,6 kilogram dari Malaysia melalui Pekan Baru sedangkan Sanjay yang menerima sabu belasan kilo tersebut yang kemudian setelah diterima dari keempat terdakwa langsung dibawa ke Binjai atas suruhan Puyeng (DPO),  dengan biaya Rp16 Juta.

Sementara itu, dalam putusan yang dibacakan Ahmad Sumardi memerintahkan Mobil Xenia yang digunakan terdakwa Syafril Ilhamsyah dan kawan-kawan dikembalikan kepada Nova. Dikarenakan mobil tersebut adalah mobil pinjaman milik Nova yang merupakan kakak Syafril dan berstatus masih kredit.

Usai persidangan kelima terdakwa tidak memberikan keterangan apapun terkait vonis yang diterima. Untuk kasus ini mereka dijerat Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi usut kasus video mesum mantan anggota DPRD Mimika
Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:47 WIB
Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua, kini terus mengusut kasus video mesum yan...
KPK: Luas lahan sawit yang disita terkait kasus Nurhadi 530 Hektare
Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:47 WIB
KPK mencatat luas lahan kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, yang telah disita te...
Mantan Hakim Agung MA: Perma No.1/2020 jangan sampai belenggu independensi hakim
Kamis, 13 Agustus 2020 - 15:45 WIB
Kehadiran Peraturan MA (Perma) Nomor 1 tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Und...
KPK hadiri gelar perkara kasus korupsi Djoko Tjandra Jumat
Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:12 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan lembaganya telah menerima...
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin bebas murni
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:55 WIB
Terpidana korupsi kasus proyek wisma atlet Hambalang M Nazaruddin dinyatakan bebas murni setelah dua...
 Ingat! Tilang elektronik mulai berlaku di Yogya besok
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:11 WIB
Ditlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement...
KPK pantau pemda lewat aplikasi JAGA Bansos
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:11 WIB
 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) aktifkan pemantauan terhadap Pemerintah Daerah untuk menindakla...
Mulai hari ini, pelanggar ganjil genap akan langsung ditilang
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:56 WIB
Sosialisasi sistem ganjil genap di Jakarta sudah berakhir. Mulai hari ini, Senin (10/8/2020), pengen...
Djoko Tjandra jalani isolasi mandiri setelah dipindah ke Lapas Salemba
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:41 WIB
Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra saat ini menjalani isolasi mandiri selama 14 hari se...
Pembunuh dua anak kandung di Pulau Adonara terancam hukuman mati
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:12 WIB
Seorang ayah, AP, diduga pelaku pembunuh dua anak kandung, masing-masing YBO (3) dan ABD (2) di Desa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)