Pendaftar Panwascam Pilkada 2020 membludak
Elshinta
Rabu, 04 Desember 2019 - 19:39 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Pendaftar Panwascam Pilkada 2020 membludak
Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Animo pelamar mendaftarkan diri menjadi anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tinggi. 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo mencatat ada sebanyak 201 pelamar yang mendaftarkan diri sebagai anggota panwascam. Hasil verifikasi berkas terdapat 198 memenuhi syarat administrasi dan 3 tidak memenuhi syarat.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (Kordiv SDM) Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Uswatun Mufidah mengatakan, total sebanyak 196 pelamar lolor ke tahapan seleksi selanjutnya. Karena dari 198 yang lolos verifikasi administrasi dua diantaranya gugur lantaran usia belum memenuhi persyaratan.

Dibanding dengan jumlah pelamar rekrutmen panwascam pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu, peminat saat ini lebih banyak. 

Sebelumnya hanya sekitar 140 pelamar yang diseleksi. Setelah tahapan verifikasi berkas, akan dilanjutkan tes seleksi dengan sistem computer assisted test (CAT) serta wawancara. "Tes dilaksanakan pada 14 - 15 Desemberlokasinya di SMK Negeri 1 Sukoharjo dan 15 -17 Desember tes wawancara," urainya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (4/12).

Uswatun Mufidah menyampaikan, pelamar anggota panwascam mayoritas berstatus pendidikan sarjana dengan prosentase 60 persen. Sedang sisanya lulusan SMA dan ijazah kerja paket C. Dari sisi usia pelamar, didominasi pelamar pada usia produktif, yakni berkisar 31 hingga 40 tahun. 

Sedangkan untuk keterwakilan perempuan, hanya terdapat 43 pelamar perempuan atau sebesar 21,7 persen dari total keseluruhan pelamar. Panwascam yang dibutuhkan tiga orang tiap kecamatan sehingga untuk Sukoharjo butuh 36 orang di 12 kecamatan."Targetnya dilantik pada 20 atau 21 Desember," kata dia.

Sedangkan Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto menambahkan, pendaftar yang terseleksi nantinya akan melalui tahapan tanggapan umum. Ditempelkan ditiap tiap desa untuk mendapatkan tanggapan masyarakat. Mengkritisi mereka yang terpilih dan menyampaikan laporan apabila tidak sesuai aturan. 

Tanggapan bisa disampaikan melalui formulir yang disebar oleh Bawaslu. Sehingga warga masyarakat diminta pro aktif menyampaikan keberatan apabila panwascam yang lolos seleksi tidak memenuhi syarat. "Seperti misalnya anggota parpol jelas tidak boleh jadi panwascam," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Danrem Tadulako ajak jurnalis berperan jaga keamanan di Pilkada 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 11:15 WIB
Komandan Korem 132 Tadulako, Kolonel Infanteri Agus Sasmita mengajak insan pers, khususnya yang ada ...
Pengamat: Jangan kembali ke sistem pemilu yang buruk
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:09 WIB
Pengamat hukum dan administrasi negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Johanes Tuba H...
KPU siapkan E-Rekap pada Pilkada 2020
Jumat, 27 Desember 2019 - 09:49 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menerapkan sistem rekapitulasi suara elektronik (e-rekap) pada P...
Jelang Pilkada Kota Depok, Bawaslu lantik dan Bintek Panwaslu
Selasa, 24 Desember 2019 - 15:39 WIB
Bawaslu Kota Depok melantik anggota Panwaslu untuk pelaksanaan Pilkada di Kota Depok pada 23 Septemb...
Bawaslu Depok: Awasi tingkah ASN yang diam-diam galang dukungan untuk petahana
Kamis, 19 Desember 2019 - 19:09 WIB
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini mengajak warga Kota Depok dan stakeholder menjadi pengawas be...
Bawaslu: Jangan pilih kandidat pelanggar etis di Pilkada
Kamis, 19 Desember 2019 - 17:55 WIB
Komisioner Bawaslu Kota Depok Bidang Sengketa Pemilu, Sriyono mengingatkan warga untuk memilih kandi...
Puan Maharani siap kawal calon yang punya kans menang Pilkada
Kamis, 19 Desember 2019 - 14:35 WIB
PDI Perjuangan memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan calon yang akan didukung maju pada Pemili...
Pilkada 2020, KPU Oksibil wajibkan calon perseorangan kumpulkan 10.340 dukungan KTP-el
Senin, 16 Desember 2019 - 14:56 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua mengumumkan syarat bakal calon indep...
Masyarakat diminta aktif dari awal tahapan pilkada
Minggu, 15 Desember 2019 - 14:39 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Erwan Bustami mengajak semua masyarakat untuk be...
Kemendagri ingatkan potensi polarisasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2020
Minggu, 15 Desember 2019 - 12:27 WIB
Kementerian Dalam Negeri mengingatkan masih adanya potensi polarisasi masyarakat pada Pemilihan Kepa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV