Syarat surat dokter bagi disabilitas pemilih dihapus, KPU ungkap alasannya
Elshinta
Rabu, 04 Desember 2019 - 07:26 WIB |
Syarat surat dokter bagi disabilitas pemilih dihapus, KPU ungkap alasannya
Anggota KPU Viryan Aziz. Sumber foto: https://bit.ly/2ONbHuH

Elshinta.com - Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) menghapus syarat disabilitas mental psikososial terdaftar sebagai pemilih harus melampirkan surat keterangan dokter.

Menurut anggota KPU Viryan Aziz, syarat tersebut memang sengaja dihilangkan karena pihaknya harus menjamin pemilih dengan kondisi apa pun juga selama memenuhi syarat masuk daftar pemilih tetap.

"Misalnya, orang gila di jalan, KPU tidak pernah melakukan pendataan pemilih orang gila yang ada di jalan. KPU melakukan pendataan pemilih dari rumah ke rumah atau rumah sakit jiwa. Namanya rumah sakit, tentu harapannya sembuh," kata Viryan di Jakarta, Selasa (3/12), sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara.

Menurut Viryan, bisa saja saat pendataan orang tersebut mengalami disabilitas mental. Akan tetapi 1-2 bulan kemudian yang didata tersebut pulih, atau sebaliknya dari kondisi normal, kemudian mengalami disabilitas mental.

Oleh karena itu, menurut dia, disabilitas mental dan psikososial mesti tetap dijamin haknya untuk memilih karena gangguan itu bersifat tidak permanen. "Bagi KPU dalam penyusunan daftar pemilih, yang kategori seperti itu tetap kami data," ujar Viryan. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perludem sebut Pilkada baiknya ditunda pertengahan 2021
Selasa, 31 Maret 2020 - 11:54 WIB
Perkumpulan untuk pemilu dan demokrasi (Perludem) menyarankan agar penyelenggaraan hari pemilihan ke...
Bawaslu Sumbar tetap awasi tahapan Pemilu kepala daerah
Kamis, 19 Maret 2020 - 07:26 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan tetap melakukan pengawasan tahapa...
Survei Pilgub Kepri: Elektabilitas Isdianto tertinggi
Sabtu, 14 Maret 2020 - 17:37 WIB
Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau (Kepri) popularitas dan elektabilitas sejumlah ...
Relawan mulai gerak kumpulkan dukungan peserta Pilkada Sukoharjo
Jumat, 13 Maret 2020 - 15:58 WIB
Bakal calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terus meng...
DPP PKS umumkan dua nama bakal calon Wali Kota Medan dan Kota Binjai
Jumat, 13 Maret 2020 - 10:06 WIB
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai pertama yang secara resmi mengumumkan nama bakal calo...
Polisi bentuk Satgas Nusantara pantau medsos Pilkada
Rabu, 11 Maret 2020 - 12:49 WIB
Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nu...
Polri petakan potensi kerawanan Pilkada 2020
Minggu, 01 Maret 2020 - 19:29 WIB
Polri telah memetakan empat indikator indeks potensi kerawanan menjelang pelaksanaan pilkada serenta...
KPU lakukan sinergitas ke Polda Lampung
Minggu, 01 Maret 2020 - 16:27 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung melakukan sinergitas ke Polda Lampung guna mengantis...
Waketum DPP NasDem batal maju sebagai bakal calon gubernur Sulteng
Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:14 WIB
Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad M Ali batal maju sebagai kandidat bakal calon gubernur Sulawesi Te...
Bawaslu Kalsel: Pilkada kabupaten banyak calon hingga rentan sengketa
Sabtu, 29 Februari 2020 - 17:38 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan Erna Kasypiah menyatakan, pilkada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)