Presiden: Narasi besar Pancasila harus banjiri medsos
Elshinta
Selasa, 03 Desember 2019 - 17:28 WIB |
Presiden: Narasi besar Pancasila harus banjiri medsos
Sumber Foto: https://bit.ly/2rRf7mU

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta agar narasi besar soal Pancasila harus dapat membanjiri media sosial yang digunakan anak-anak muda.

"Media sosial Instagram, Facebook, Twitter, Snapchat, hati-hati, banyak (ideologi) lewat barang-barang ini, sekali main bisa 2-3 juta pas viral. Ideologi Pancasila harus kita sebarkan, kita banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini kalau tidak akan kedahuluan idoelogi-ideologi baru yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/12).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam acara "Presidential Lecture" Internalisasi dan Pembumian Pancasila yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

"Saya melihat secara detail mereka anak-anak muda memang sekolah, memang kuliah, memang bekerja iya, anak-anak muda ini sekolah, kuliah, bekerja tapi yang mempengaruhi mereka bukan hanya guru, dosen atau bosnya, bukan, hati-hati," tambah Presiden, seperti dikutip Antara.

Anak-anak muda yang ada di Indonesia menurut Presiden berjumlah hingga 129 juta orang.

"Kita harus memasifkan, membumikan (Pancasila) secara cepat tapi mereka menyerap nilai-nilai, menyerap informasi menyerap pengetahuan, hati-hati sekali lagi tolong digarisbawahi dari banyak media. Saya lebih detailkan lagi dari layanan chatting, 'whatsapp', telegram, line, kakaotalk, hati-hati lewat ini penyebaran dimulai," ujar Presiden.

Selain layanan pesan singkat, Presiden juga menyebutkan sejumlah layanan video yang menjadi acuan anak-anak muda.

"Layanan video, TV, youtube, Netflix, Iflix, Hooq? Kita harus cepat kalau tidak mau keduluan yang lain juga karena itu semua kementerian harus ngerti media apa yang harus kita pakai. BPIP juga sama, media apa yang harus kita pakai sehingga dalam menjangkau 129 juta betul-betul tembakannya kena, fokusnya ke siapa? Banjiri narasi-narasi Pancasila lewat ini," tegas Presiden.

Presiden memerintahkan agar para menteri dan kepala lembaga memahami cara berkomunikasi 129 juta anak-anak muda agar bisa membumikan Pancasila.

"Sekali lagi target utama kita anak-anak muda kita, yang kita hitung 129 juta orang. Kita harus mengerti, paham media komunikasi yang mereka gunakan apa? Semua harus mengerti ini juga, harus mengerti kegiatan mereka itu apa? Konten yang mereka sukai itu apa? Kegiatan yang mereka sukai apa? Harus teridentifikasi betul," tambah Presiden.

Dalam acara tersebut hadir juga Ketua Dewan Pengarah BPIP yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, anggota Dewan Pengarah Sudhamek Wakil, Andreas Anangguru Yewangoe, Buya Ahmad Syafii Maarif, para menteri kabinet Indonesia Maju serta para kepala lembaga pemerintah. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPPPA sebut perempuan-anak kelompok rentan terdampak COVID-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 21:42 WIB
Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan d...
Ketua Gugus COVID-19: Penyebutan zonasi harus sesuai ketentuan pusat
Jumat, 10 Juli 2020 - 21:12 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan daerah harus menyesuaikan d...
Kapolda bersama Forkopimda Kalsel komunikasi sosial sembari gowes bersama
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:58 WIB
Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan...
Wali Kota Malang temukan warga bersuhu diatas normal dalam PSBL di Kelurahan Mergosono
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:47 WIB
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di Kelurahan Mergosono mendapat perhatian Wali Kot...
Wamendes dorong Pantai Bahagia Muara Gembong jadi desa wisata bahari
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:25 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi menilai...
Lima orang positif, tiga orang diantaranya pegawai Lapas Subang
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:12 WIB
Setelah dilakukan tes swab COVID-19 selama empat hari terhadap 159 orang pegawai dan warga binaan La...
Panglima TNI apresiasi protokol kesehatan di pondok pesantren
Jumat, 10 Juli 2020 - 19:58 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan d...
Kasus baru positif COVID-19 turun drastis dibanding kemarin
Jumat, 10 Juli 2020 - 19:25 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan sampai hari ini (Jumat 1...
RSUP Persahabatan rawat inap 385 pasien COVID-19 hingga Jumat
Jumat, 10 Juli 2020 - 19:11 WIB
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan  mencatat telah merawat inap sebanyak 385 pasien positif...
Pemerintah pusat alokasikan Rp168 miliar sarana air bersih di Kupang
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:24 WIB
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp168 miliar untuk membangun sarana air bersih di K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV