Stop droping air bersih, warga lereng Lamongan Lumajang kebingungan
Elshinta
Selasa, 03 Desember 2019 - 15:06 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Stop droping air bersih, warga lereng Lamongan Lumajang kebingungan
Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Warga lereng Gunung Lamongan Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kesulitan memperoleh air, setelah BPBD setempat menyatakan droping air bersih perpanjangan masa transisi darurat kekeringan berakhir pada 30 November kemarin telah dampak warga dibingungkan untuk memperoleh air minum dan masak.

Giman salah satu warga Dusun Salak Tengah RT 11 RW 06 Desa Salak, untuk mendapatkan air minum harus antre berjam-jam dengan warga se-desanya, lamanya menunggu antrean warga ada yang mandi cuci-cuci itupun jalannya ke tandon air melalui perkebunan kopi dengan lebar dan jalan yang luasnya sekitar 1.5 meter.

Giman beserta kelurganya untuk mandi sekitar 2 km dari tempat tinggalnya dan aur yang di buat mandi pun sebenarnya kurang layak, namun kondisi yang harus dihadapi mau tidak mau warga mandi dan cuci di aliran irigasi ke lahan pertanian itu.

"Saiki wes oleh petang dino ngak udan terus, iki wong-wong teko Salak aduse ado. Terus seng teko BPBD Lumajang jarene wes ngak onok yas yo opo iki mas," tutur Giman kepada Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Selasa (02/12).

Tidak hanya Giman butuh air bantuan itu warga lainnya pun sama maka dengan diberhentikan kegiatan pengiriman air bersih oleh BPBD menyita waktu warga untuk beraktivitas sebab untuk mendapkan air berih untuk masak dan minum harus antre pagi sudah ramai, siang warga yang paginya langsung ke kebun di pagi hari dan sore sampai petang sepulang mereka dari kebun.

Air yang di minum dan masak saat ini di ambil dari salah satu sumber dari Rano atau danau yang ada di lereng Gunung Lamongan di atas Desa Salak dengan tandon air berkapasitas 2,500 liter, sementara tandon air dari Pamsimas belum operasi. "Jupuk banyu teko duwur, iku angel antre soale wong-wong jupo`e kok kono kabeh," ucap Gimas.

Warga, kata Giman berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk mendroping air kembali dan warga pun tidak tahu apa cara yang harus dilakukan pemerintah, keinginan warga bantuan terus diturunkan selama air hujan belum turun.

Giman yakin desa-desa yang ada di lereng Gunung Lamongan terdampak kekeringan dengan adanya pemberhentian bantuan air berisih akan mengalami kesulitan mendapatan air bersih.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nelayan diimbau waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jabar-DIY
Jumat, 10 Juli 2020 - 11:52 WIB
Nelayan di pesisir selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau unt...
Banjir bandang terjang Entikong perbatasan Indonesia-Malaysia
Kamis, 09 Juli 2020 - 10:59 WIB
Dua dusun di Desa Nekan Kecamatan Entikong, daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, masuk wilayah Kabu...
Rumah kena abrasi, warga di Tuban tak bisa tidur nyenyak
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:45 WIB
Sedikitnya ada lima bangunan milik warga Dusun Mamer, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tu...
Warga Gunungsitoli panik, gempa cukup kuat mengguncang
Rabu, 08 Juli 2020 - 14:08 WIB
Warga Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara, sempat panik setelah merasakan terjadinya gempa bu...
Gempa tektonik M 5,2 guncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera
Selasa, 07 Juli 2020 - 15:44 WIB
Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik, Selasa (7/7). Hasil analisis...
Gempa tektonik M 5,1 guncang Lebak, tak berpotensi tsunami
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:58 WIB
Wilayah Lebak diguncang gempa tektonik, Selasa (7/7) pukul 11.44 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukka...
Pagi ini, gempa tektonik M 6,1 guncang Laut Jawa
Selasa, 07 Juli 2020 - 06:28 WIB
Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Laut Jawa, Selasa (7/7) pagi, pukul 05....
Gempa magnitudo 5,3 guncang Blitar
Minggu, 05 Juli 2020 - 06:10 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim) terjadi pukul 02.09 WIB,...
Polres Langkat bantu korban bencana angin puting beliung
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:52 WIB
Kepala Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, AKBP Edi Suranta Sinulingga memberikan bantuan kepa...
TNI dirikan dapur umum bantu korban banjir Gorontalo
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:28 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi korban banjir d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV