Polisi tetapkan 2 tersangka dalam kasus pembacokan di Yogyakarta
Elshinta
Senin, 02 Desember 2019 - 17:44 WIB |
Polisi tetapkan 2 tersangka dalam kasus pembacokan di Yogyakarta
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/37Yu8ny

Elshinta.com - Kepolisian Resor Kota Yogyakarta telah menetapkan dua pelajar SMP di Yogyakarta berinisial RK (15) dan RD (14) sebagai tersangka dalam kasus pembacokan di Jalan Ireda, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Minggu (1/12) dini hari.

"Sudah (tersangka). Tapi kan bahasanya bukan tersangka, bahasanya anak berhadapan dengan hukum. Tersangka dalam Undang-Undang (UU) anak itu bukan tersangka tetapi anak yang berhadapan dengan hukum," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno saat dihubungi di Yogyakarta, Senin (2/12).

Selain menetapkan dua pelajar sebagai tersangka, Polresta Yogyakarta juga melakukan pendalaman dan pembinaan terhadap 10 remaja lainnya yang saat kejadian ikut berkeliling Kota Yogyakarta bersama-sama dengan pelaku.

Mereka akan dibina selama satu hingga dua pekan agar tidak kembali bergabung dalam rombongan kelompok yang melakukan tindakan kriminal. "Jadi yang dua setelah kita dalami kita posisikan sebagai ABH (anak berhadapan dengan hukum) sama dengan tersangka. Kemudian 10 (remaja) kita posisikan sebagai saksi," kata dia.

Menurut Sutikno, dua pelaku bersama 10 rekannya pada Minggu dini hari itu memang sengaja berkeliling Kota Yogyakarta untuk mencari musuh. Dalam kejadian pembacokan itu, menurutnya, tidak ada orang atau kelompok yang memberikan komando kepada pelaku. Pelaku dengan korban juga tidak saling mengenal. "Tidak ada yang nyuruh tapi kelompoknya memang seperti itu, kumpul-kumpul bawa senjata tajam ke sana-sini, ada sedikit senggolan langsung menyerang, menganggap itu musuh," kata dia, dikutip Antara.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (1/12) dini hari terjadi aksi aksi pembacokan di Jalan Ireda, Kota Yogyakarta. Korban, Mohammad (18) yang tengah mengendarai sepeda motor dibacok oleh pelaku menggunakan sebilah pedang dan mengenai pergelangan tangannya. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bea Cukai Kudus kembali gagalkan distribusi 533 batang rokok ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:27 WIB
Disusul kemudian berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal sebanyak 533 ribu batang. Penindakan k...
 Dengan iming-iming uang `Predator` anak ini lakukan aksinya
Rabu, 15 Juli 2020 - 21:11 WIB
Polres Subang, Jawa Barat berhasil mengungkap pelaku kejahatan seksual anak di bawah umur yang berin...
TNI AL Bandara Juanda gagalkan penyelundupan benur lobster ilegal
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:57 WIB
Tim Gabungan Satgaspam TNI AL Bandara Juanda bersama Tim Avsec Angkasa Pura I Juanda Surabaya di Sid...
 Bea Cukai Kudus gagalkan pengiriman rokok ilegal senilai Rp3 milyar
Selasa, 14 Juli 2020 - 20:36 WIB
Bea Cukai Kudus kembali tunjukkan prestasi gemilang. Tim Pengawasan Bea Cukai Kudus melakukan penega...
Kronologis meninggalnya predator 305 anak asal Prancis 
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:40 WIB
Pelaku warga negara Prancis yang menyetubuhi 305 anak baru gede (ABG) meninggal di Rumah Sakit Polri...
Baru keluar penjara, 2 residivis ini kembali masuk bui setelah lakukan penganiayaan  
Senin, 13 Juli 2020 - 21:11 WIB
Kedua tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap 2 anak dibawah umur yakni korban berinisial DH (...
Polisi tembak mati 2 pelaku pembobol rumah mewah di Surabaya
Senin, 13 Juli 2020 - 20:25 WIB
Dua dari lima komplotan perampokan ditembak mati oleh petugas kepolisian Polrestabes Surabaya, Mingg...
Melawan saat ditangkap, Densus 88 tembak terduga teroris Sukoharjo
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:29 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan terduga teroris MJI alias IA (22) d...
PWI Kaltara kutuk tindakan pembunuhan editor Metro TV
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:39 WIB
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara mengutuk pembunuhan editor Metro TV Yodi Prabowo...
Polisi pastikan editor Metro TV tewas dibunuh
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:16 WIB
Polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dibunuh berdasarkan petunjuk kejadian berupa lu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV