Mulai Senin, syarat DP KPR kedua turun lima persen
Elshinta
Sabtu, 30 November 2019 - 19:32 WIB |
Mulai Senin, syarat DP KPR kedua turun lima persen
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33ulYQs

Elshinta.com - Peraturan Bank Indonesia (BI) yang memungkinkan penurunan uang muka sebesar lima persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepemilikan kedua dan seterusnya, akan berlaku pada Senin (2/12).

Menurut ringkasan peraturan yang dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (30/11), BI melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/13/PBI/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 20/8/PBI/2018, menaikkan rasio kredit/pembiayaan terhadap agunan (Loan/financing to Value atau LTV/FTV), atau menurunkan uang muka KPR rata-rata lima persen bagi kepemilikan kedua dan seterusnya.

Sebagai gambaran, rasio LTV/FTV adalah rasio pinjaman maksimal yang dapat diberikan bank dalam menyalurkan KPR. Dengan dinaikkanya rasio LTV/FTV tersebut, maka uang muka yang harus dibayarkan nasabah untuk membeli properti menggunakan skema KPR otomatis turun

Melalui peraturan itu, pada Senin maka uang muka untuk KPR kepemilikan kedua rumah tapak tipe 21-70 diturunkan dari 15 persen menjadi 10 persen, sedangkan tumah tapak tipe di atas 70 turun dari 20 persen menjadi 15 persen.

Lalu untuk KPR kepemilikan kedua rumah susun atau apartemen, uang muka diturunkan dari 15 persen menjadi 10 persen untuk tipe di bawah 21 dan tipe 21-70. Adapun untuk rumah susun atau apartemen tipe di atas 70, uang muka diturunkan dari 20 persen menjadi 15 persen.

"BI memandang masih terdapat ruang bagi kebijakan makro prudensial yang akomodatif dengan tetap memperhatikan dampak risiko prosiklikalitas dan kondisi siklus keuangan yang sejalan dengan upaya untuk terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi di tengah stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan yang terjaga," tulis BI.

Namun, keringanan uang muka KPR kedua ini hanya boleh ditawarkan oleh perbankan dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) secara bruto di bawah lima persen. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bamsoet: Perlu evaluasi dari stimulus petani-nelayan belum berdampak
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:46 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk mengevaluasi pemberian stimulus dan bantuan...
BAZNAS raih fundraising digital terbaik di IFA 2020
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:38 WIB
 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi, sete...
Akhir pekan, Kurs rupiah melorot ke Rp 14.435 per dolar AS 
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:11 WIB
Menguat dalam empat hari perdagangan sejak awal pekan, kurs rupiah spot hari ini melemah. Jumat (10/...
Akhir perdagangan Jumat sore, IHSG turun 0,43% ke 5.031
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:46 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi di hari terakhir pekan ini. Pada perdagangan di Burs...
Ada kekhawatiran eskalasi kasus corona, nilai tukar rupiah terkoreksi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/7) pagi, terkoreksi se...
IHSG akhir pekan ini diprediksi bergerak datar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:10 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini diprediksi berger...
Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:35 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi membuka...
Kemendag: Permintaan produk sawit dunia mulai naik
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:35 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan menyampaikan bahwa permintaan produk sawit duni...
Manggis Subang jadi komoditas ekspor unggulan
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:55 WIB
Wakil Bupati Subang, Jawa Barat Agus Masykur Rosyadi didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Djadja Ro...
OJK: Perbankan butuh suntikan modal tanpa pandang asal pemilik
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:46 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan perbankan membutuhkan suntikan modal yang besar tanpa memand...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV