Komisi X DPR RI beri banyak catatan terkait Candi Borobudur
Elshinta
Sabtu, 23 November 2019 - 08:41 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Komisi X DPR RI beri banyak catatan terkait Candi Borobudur
Sumber Foto: Kurniawati/Radio Elshinta

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menilai saat ini belum ada sinkronisasi pengelolaan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan juga Badan Otorita Borobudur. Hal itu mengakibatkan target kunjungan wisatawan mancanegara pada salah satu destinasi super prioritas ini tidak tercapai.
    
Demikian dikatakan Abdul Fikri Faqih pada saat melaksanakan kunjungan kerja spesifik di Pemerintah Kabupaten Magelang, Jateng, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Sabtu (23/11).

"Tidak ada sinkronisasi antara pemerintah pusat, Badan Otorita Borobudur dan pemerintah daerah, sehingga target kunjungan wisman tidak tercapai," katanya.

Permasalahan lain yang ada di Candi Borobudur adalah masalah konservasi. Disatu sisi banyak sekali warning dari Unesco, dimana bila banyak wisatawan yang berkunjung maka akan timbul kerusakan, hal itu juga menyebabkan status Borobudur yang semula masuk dalam tujuh keajaiban dunia, kini turun menjadi salah satu warisan budaya dunia. "Dikhawatirkan jika timbul kerusakan, maka akan turun lagi," ucapnya.

Sementara itu, imbuh Abdul Fikri, bicara masalah pariwisata maka adalah pemanfaatan. "Misal secara ekonomi bagaimana memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar dan sebagainya," ujarnya.

Permasalahan yang timbul disini, menurut Fikri yang berasal dari fraksi PKS ini, akan dipecahkan di Jakarta yang tentu akan memakan waktu. Bahkan kemungkinan akan dibentuk panitia kerja khusus untuk membedah masalah ini. Hasil panja khusus ini nantinya akan direkomendasikan kepada pemerintah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungan kapal pesiar tidak berkontribusi besar bagi Raja Ampat
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:56 WIB
Kunjungan kapal pesiar belum sepenuhnya membawa dampak yang baik bagi pemerintah dan masyarakat di K...
Genjot pariwisata Berau, Bandara Kalimarau siapkan transportasi bagi turis
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:24 WIB
Sebagai pintu masuk utama untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Kabupaten Berau, maka Unit ...
Wisatawan mancanegara lalui Bandara Ngurah Rai Bali tumbuh tiga persen 
Rabu, 22 Januari 2020 - 20:34 WIB
Selama periode bulan Januari hingga Desember tahun 2019 yang lalu, wisatawan mancanegara (wisman) da...
Ketika Negeri Hitler melirik `halal tourism`
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:58 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman ternyata mulai melirik potensi wisata muslim (halal touri...
 Membidik `halal tourism` di Eropa
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:43 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman mulai melirik potensi wisata muslim (halal tourism). Ini ...
Bandara YIA beroperasi, Kulon Progo garap Pantai Glagah `go international`
Senin, 20 Januari 2020 - 18:48 WIB
Hadirnya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo diharapkan meningka...
Disporapar prediksi wisatawan hadiri Cap Go Meh 2020 lebih ramai
Senin, 20 Januari 2020 - 10:47 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Natalia memprediksi wisatawan yang...
Eks lokalisasi terbesar di Lumajang bakal disulap jadi obyek wisata
Jumat, 17 Januari 2020 - 18:56 WIB
Eks lokalisasi di Sumbersuko, Kabupaten Lumajang Jawa Timur bakal direnovasi dan menjadi obyek wis...
Pulau Karya miliki spot wisata Pantai Cikaya
Kamis, 16 Januari 2020 - 17:57 WIB
Kawasan timur Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara kini dijadikan spot wisa...
Nikmati eksotis lereng Gunung Semeru pengunjung tak perlu bayar tiket
Minggu, 12 Januari 2020 - 10:14 WIB
Objek wisata alam yang dikembangakan di wilayah lereng gunung Semeru oleh Kelompok Sadar Wisata (Pok...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV