Kiri Kanan
Sarbumusi: UMK rentan jadi alat politik
Elshinta
Sabtu, 23 November 2019 - 06:40 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sarbumusi: UMK rentan jadi alat politik
Sumber Foto: Effendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Penetapan Upah Minimum Kota atau Kabupaten (UMK) menjadi sorotan Presiden Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi), Mohammad Syaiful Bahri Anshori, berapapun besaran kenaikan itu belum menguntungkan bagi buruh sebab kenaikan itu atas dasar inflasi dan pertumbuhan ekonomi, lebih parahnya lagi UMK yang di tentukan menjadi alat politik bagi kepala daerah berkampanye.

“Kebijakan penetapan UMK masih merugikan buruh. Karena itu, berapapun besaran UMK yang ditetapkan pemerintah, penghasilan buruh masih jauh dari sejahtera. Pasalnya kenaikan upah minimum ditetapkan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi,” kata Presiden Sarbumusi kepada Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Sabtu (23/11). 

Syaiful Bahri Anshori mengingatkan para buruh agar tidak jadi alat, tahun politik pemilihan kepala daerah usulan kenaikan UMK bisa terealisasi. "Tetapi begitu selesai Pilkada dan ada gugatan ke MK, buruh kalah. Kasihan buruh,” katanya.

Rentannya kepentingan buruh oleh kepentingan politik ini, ucap Saiful Bahri Ansori, disebabkan kebutuhan kerja minimal. Sementara pencari kerja sangat banyak. “Tidak ada kebijakan yang melindungi pekerja, sehingga ancaman PHK bisa saja terjadi,” bebernya.

Rendahnya pendidikan buruh di Indonesia dimanfaatkan pengusaha. “Perusahaan sengaja mencari tenaga kerja dengan pendidikan yang rendah,” tegasnya.

Kalahnya buruh terkait permintaan UMK karena acuan kenaikan upah minimum berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Ini mengakibatkan penetapan upah minimum tidak lagi berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
30 Tamtama Infanteri Kodam XVI/Pattimura kunjungi Satgas Pamrahwan Maluku
Minggu, 08 Desember 2019 - 15:33 WIB
Sebanyak 30 siswa Tamtama kejuruan Infanteri Dodiklatpur Kodam XVI/Pattimura Angkatan 2019 mengunjun...
Dishub usulkan denda maksimal pelaku parkir liar
Minggu, 08 Desember 2019 - 15:25 WIB
Dinas Perhubungan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan pengenaan denda tilang maksimal kep...
Angkasa Pura I gelar simulasi operasional terminal baru Bandara Syamsudin Noor
Minggu, 08 Desember 2019 - 15:11 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) pada Sabtu (7/12) kemarin melakukan simulasi operasional terminal baru B...
Penerbitan sertifikasi halal tetap jadi kewenangan Kemenag
Minggu, 08 Desember 2019 - 14:44 WIB
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Kementerian Agama, Sukoso membantah isu p...
Berhasil bongkar peredaran narkoba jaringan lapas, delapan anggota polisi diganjar penghargaan
Minggu, 08 Desember 2019 - 14:19 WIB
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy memberikan penghargaan kepada delapan anggota Sat Narkoba ...
Dishub Mataram hapus istilah juru parkir utama
Minggu, 08 Desember 2019 - 13:29 WIB
Dinas Perhubungan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menghapus istilah juru parkir utama dan pembant...
Penerbitan sertifikasi halal tetap jadi kewenangan Kemenag
Minggu, 08 Desember 2019 - 13:15 WIB
Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal Sukoso membantah isu pengembalian kewenangan membe...
Pemerintah Aceh sepakati konektivitas Andaman-Nicobar India
Minggu, 08 Desember 2019 - 12:57 WIB
Indonesia dan India telah menyepakati Plan of Action pengembangan konektivitas Aceh-Kepulauan Andama...
Menteri Edhy: Iklim kondusif perikanan jadi kunci utama
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:49 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan bahwa mewujudkan iklim yang kondusif bagi par...
Menhub akan tinjau jalan tol layang Japek II
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:29 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meninjau jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek II), Mi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once