Indonesia galang dukungan DK PBB untuk tolak permukiman Israel di Palestina
Elshinta
Jumat, 22 November 2019 - 06:36 WIB |
Indonesia galang dukungan DK PBB untuk tolak permukiman Israel di Palestina
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2rahbpT

Elshinta.com - Pada pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Palestina pada Rabu (20/11) di New York, Indonesia berhasil menggalang dukungan DK PBB untuk menolak upaya Amerika Serikat (AS) untuk melegalkan pemukiman Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat.

Setelah melalui negosiasi panjang, Indonesia akhirnya berhasil mendesak DK PBB untuk keluar dengan pernyataan Presiden DK yang menegaskan kembali status ilegal permukiman Israel tersebut.

Hal ini merupakan kali pertama setelah sekian lama Presiden DK PBB gagal diberikan mandat untuk berbicara atas nama DK terkait isu Palestina, demikian keterangan tertulis PTRI New York, Kamis (22/11).

Indonesia menegaskan bahwa pembangunan permukiman ilegal telah menghambat penyelesaian konflik kedua negara.

“Indonesia dengan tegas menolak pernyataan AS terkait kebijakan permukiman ilegal Israel yang secara de facto merupakan bentuk aneksasi terhadap wilayah Palestina, dan menjadi penghalang perdamaian berdasar solusi dua negara," ujar Wakil Tetap Indonesia untuk PBB di New York Dubes Triansyah Djani.

Indonesia juga berhasil mendorong dikeluarkannya pernyataan bersama dari sepuluh anggota tidak tetap DK PBB yang meminta Israel menghentikan segala aktivitas pembangunan permukiman ilegalnya yang bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB, termasuk resolusi 2334 (2016).

Selain itu, Indonesia juga mendesak Israel menghentikan kekerasan yang telah mengakibatkan banyak korban jiwa di kalangan warga Palestina di Jalur Gaza.

“Indonesia mengecam pembunuhan terhadap rakyat sipil Palestina, dan meminta dilakukannya investigasi penuh terhadap tindakan Israel tersebut," jelas Triansyah Djani, dikutip Antara. (Dal/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rekor, dalam 24 jam WHO catat 230.370 kasus corona global
Senin, 13 Juli 2020 - 07:04 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat rekor lonjakan kasus virus corona global pada Minggu (12/7...
Ulama Malaysia dukung Hagia Sophia jadi masjid
Minggu, 12 Juli 2020 - 18:15 WIB
Sejumlah ulama Malaysia menyatakan dukungan penuh pada keputusan Pengadilan Tinggi Turki, yang merub...
Venezuela perpanjang status darurat COVID-19 hingga sebulan
Minggu, 12 Juli 2020 - 14:49 WIB
Pemerintah Venezuela pada Jumat (10/7) memperpanjang status darurat di negara tersebut hingga satu b...
Trump pertama kalinya gunakan masker saat kunjungi faskes militer
Minggu, 12 Juli 2020 - 14:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang selama ini enggan masker di hadapan publik, bahkan di te...
Lima tewas dalam serangan gereja di Afrika Selatan
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:14 WIB
Lima orang tewas dalam serangan gereja di bagian barat Johannesburg pada Sabtu (11/7) dini hari, dem...
Bill Gates sebut obat COVID-19 harus tersedia bagi yang membutuhkan
Minggu, 12 Juli 2020 - 09:51 WIB
Filantropi miliarder Bill Gates menyerukan agar obat dan vaksin COVID-19  tersedia untuk negara-neg...
Ratusan perempuan Prancis protes mendagri yang baru
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:27 WIB
Ratusan perempuan di pusat kota Paris pada Jumat (10/7) menggelar aksi protes terhadap penunjukan Me...
10.000 lebih gerilyawan Suriah bertempur di Libya
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:53 WIB
Lebih dari 10.000 gerilyawan Suriah dukungan Turki bertempur di Libya bersama pemerintah Libya yang ...
Emas tergelincir tertekan kenaikan ekuitas meski kasus virus meningkat
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:50 WIB
Emas berjangka turun lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena penguatan ekuitas AS...
Erdogan tetapkan Hagia Sophia jadi masjid, ibadah pertama pada 24 Juli
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:39 WIB
Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (10/7) menetapkan secara resmi Hagia Sophia sebagai masjid ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV