Tim Lintas Jaya awasi jalur sepeda, sanksi bagi penyerobot
Elshinta
Kamis, 21 November 2019 - 07:39 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Tim Lintas Jaya awasi jalur sepeda, sanksi bagi penyerobot
Jalur sepeda. Sumber foto: https://bit.ly/37tEZG7

Elshinta.com - Para pelanggar yang menyerobot jalur sepeda di Ibu Kota DKI Jakarta mulai diberi sanksi dan hukuman tegas, per 20 November 2019. Pemda DKI Jakarta telah membentuk tim khusus bernama Lintas Jaya, yang berisi beberapa aparat untuk melakukan penegakan hukum di jalur sepeda tersebut.

“Tim Lintas Jaya terdiri dari rekan-rekan kepolisian, Dishub DKI, untuk melakukan monitoring rutin. Setiap ada pelanggaran, langsung ditindak,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Rabu (20/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri. 

Ia menerangkan, sanksi bagi pengendara yang dengan sengaja menyerobot jalur sepeda bakal dikenakan denda Rp500 ribu atau pidana kurungan maksimal dua bulan. Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 284.

Syafrin menegaskan, petugas juga akan menindak pengendara motor atau mobil yang parkir di jalur sepeda.

“Membayar retribusi untuk sepeda motor per hari Rp250 ribu, berlaku akumulatif. Kemudian roda empat per hari Rp500 ribu, berlaku akumulatif,” jelasnya.

Adapun jalur sepeda yang dibuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun ini sepanjang 63 kilometer. Pembangunan dibagi dalam tiga fase. Fase pertama 25 km, fase kedua 23 km, dan fase ketiga 15 km.

Fase pertama meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka, dan Jalan Pemuda.

Lalu fase kedua di Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan RS Fatmawati Raya.

Selanjutnya fase ketiga yakni, Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, serta Jalan Jatinegara Timur.

Rencananya sepanjang jalur sepeda tersebut dipasangi pembatas menggunakan markah atau kreb. Tujuannya agar pesepeda terlindungi karena bersebelahan dengan jalur kendaraan bermotor. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG prediksi cuaca Jakarta sepanjang Rabu cerah berawan
Rabu, 15 Juli 2020 - 09:24 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta pada Rabu (15/7) mayor...
Puskesmas Kramat Jati jemput bola tes swab ke rumah warga
Selasa, 14 Juli 2020 - 19:25 WIB
Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur melakukan layanan jemput bola tes swab ke rumah warga, Selasa (...
Tanpa masker, 10 warga di Pegadungan kena sanksi menyapu jalan 
Selasa, 14 Juli 2020 - 18:47 WIB
 Petugas gabungan dikerahkan melakukan pengawasan dan penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (...
Polda Metro Jaya akan berlakukan kembali penilangan 15 jenis pelanggaran lalin 
Selasa, 14 Juli 2020 - 06:54 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memberlakukan kembali penilangan terhadap pelanggar lal...
Wagub DKI berharap MPLS tumbuhkan semangat baru di tengah pandemi
Senin, 13 Juli 2020 - 20:38 WIB
Sesuai Kalender Pendidikan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Tahu...
Puluhan ekor hewan kurban di Jakpus diperiksa petugas KPKP
Senin, 13 Juli 2020 - 18:37 WIB
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat melakukan pemeriksaan ...
Erick Thohir beri apresiasi dua petugas KRL penemu uang Rp500 juta
Senin, 13 Juli 2020 - 16:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan sikap jujur petugas KRL dapat menginspirasikan pegawai BUMN l...
Menko PMK jelaskan istilah `new normal`
Senin, 13 Juli 2020 - 15:36 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan penggunaan istil...
DPR pertanyakan Ditjen Imigrasi terkait paspor Djoko Tjandra
Senin, 13 Juli 2020 - 14:46 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani mempertanyakan mengapa pihak Direktorat Jenderal Imi...
Bus bantuan efektif urai padatnya penumpang KRL Stasiun Bogor hari ini
Senin, 13 Juli 2020 - 09:10 WIB
Bus bantuan sebanyak 150 unit yang disediakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV