Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Pengunjuk rasa di kampus Hong Kong terkepung
Elshinta
Rabu, 20 November 2019 - 11:09 WIB |
Pengunjuk rasa di kampus Hong Kong terkepung
Sumber Foto: https://ab.co/2D18KQi

Elshinta.com - Para pengunjuk rasa anti-pemerintah yang berada di sebuah universitas Hong Kong mencari jalan keluar pada Selasa (19/11) setelah lebih dua hari bentrokan dengan polisi, yang ditandai dengan antara lain penangkapan lebih 1.000 orang dalam waktu 24 jam.

Sekitar 100 pemrotes terperangkap di Universitas Politeknik sehari setelah para mahasiswa, sebagian kelelahan dan takut akan penyerbuan kampus itu oleh polisi, berusaha meloloskan diri.

Polisi memukuli bagian belakang sejumlah mahasiswa dan menembakkan peluru-peluru karet, gas air mata dan menyemprotkan air ke arah mahasiswa. Sebanyak 235 orang yang luka-luka dibawa ke rumah sakit pada Selasa, kata pengelola rumah sakit.

"Saya ingin pergi, saya merasa sangat lelah. Saya tidak melempar molotov. Saya disini dukung protes," ujar Thomas, 20 tahun, mahasiswa di univeristas lain yang sudah berada di kampus itu sejak pengepungan dimulai, seperti dikutip Antara.

Dia kemudian berjalan-pelan, bersama dengan 10 mahasiswa lainnya, ke arah polisi, yang menggeledah dan menangkapnya. Ia memiliki menyimpan nomor-nomor telepon pengacara yang ditulis di bagian tangan kanannya.

Pada malam hari, sekelompok kecil mahasiswa berusaha lari melalui gerbang utama kampus itu. Sebagian besar, jika tidak semua, kembali ke dalam kampus ketika polisi berteriak ke arah mereka dan mengarahkan lampu senter mereka daripada melepaskan tembakan.

Polisi mengatakan hampir 800 orang sudah meninggalkan kampus itu dengan damai pukul 23.00 waktu setempat dan akan diperiksa, termasuk hampir 300 mahasiswa yang berumur di bawah 18 tahun. Sekitar 20 orang sukarelawan yang memberikan bantuan medis juga sudah pergi.

Sekitar 1.100 orang telah ditangkap dalam 24 jam belakangan ini atas tuduhan termasuk melakukan pengrusakan dan kepemilikan senjata serang, kata polisi. Sejak protes-protes mulai terjadi pada Juni, lebih 5.000 orang ditahan.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan dia berharap masalah yang terjadi dapat teratasi dan mengatakan kepada polisi untuk bertindak manusiawi.

Lam mengatakan hal itu setelah kepala kepolisian yang baru di kota yang diperintah Tiongkok menyerukan dukungan dari semua warga agar mengakhiri demonstrasi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan. Aksi tersebut dipicu oleh ketakutan akan tindakan pemerintah pusat Tiongkok membatasi kebebasan dan otonomi khusus bekas koloni Inggris itu, termasuk peradilannya yang independen.

Tiongkok mengatakan pihaknya berkomitmen kepada formula "satu negara, dua sistem". Hong Kong kembali ke bawah kekuasaan Tiongkok tahun 1997, dan menuding negara-negara asing menyulut peristiwa-peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Duh...korban meninggal akibat virus corona bertambah jadi 25 orang
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:07 WIB
Virus corona baru telah menewaskan 25 orang di Tiongkok dan menjangkiti lebih dari 800 orang, kata p...
Perawat India di RS Saudi terinfeksi virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:56 WIB
Seorang juru rawat India yang bekerja di sebuah rumah sakit di barat daya Arab Saudi terinfeksi viru...
Virus corona diduga ditularkan melalui sup kelelawar
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:18 WIB
Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Buletin Sains Tiongkok, kelelawar buah diduga sebagai pemb...
Bursa saham Hong Kong ditutup melemah 1,52 persen 
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:14 WIB
Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Han...
Korut sementara larang turis asing masuk karena virus corona
Rabu, 22 Januari 2020 - 07:51 WIB
Seorang operator tur asing, Selasa (21/1), mengatakan, Korea Utara untuk sementara waktu melarang tu...
Virus China capai AS, Wall Street ditutup jatuh
Rabu, 22 Januari 2020 - 07:14 WIB
Wall Street melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mundur dari rekor tertingginya ke...
ILO perkirakan berakhirnya penurunan tingkat pengangguran global
Selasa, 21 Januari 2020 - 10:45 WIB
 Tingkat pengangguran global telah stabil setelah menurun selama sembilan tahun sejak krisis. Namun...
PM Mahathir: Jika tak ada perubahan, koalisi hanya satu periode saja
Senin, 20 Januari 2020 - 12:28 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Senin (20/1) mengatakan koalisinya dapat memerintah satu ...
Tiongkok konfirmasi 139 kasus baru pneumonia selama akhir pekan
Senin, 20 Januari 2020 - 11:18 WIB
Wabah virus korona di Tiongkok menyebar ke sejumlah kota lainnya, menurut otoritas Tiongkok pada Sen...
Badai dahsyat Gloria hantam Spanyol
Senin, 20 Januari 2020 - 10:58 WIB
Badai dahsyat Gloria diiringi dengan angin kencang, hujan lebat dan salju, menghantam sejumlah wilay...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV