Duel lawan Tiongkok jadi penentu di Piala Pelajar Asia
Elshinta
Rabu, 20 November 2019 - 08:38 WIB |
Duel lawan Tiongkok jadi penentu di Piala Pelajar Asia
Sumber Foto: https://bit.ly/2CWsSmI

Elshinta.com - Mengalahkan Korea Selatan 2-1 dalam laga kedua di Grup B Piala Pelajar Asia 2019 tidak membuat Supriadi dan kawan-kawan langsung lolos ke semifinal. Timnas Pelajar U-18 Indonesia harus terus menorehkan hasil positif di pertandingan ketiga lawan Tiongkok petang ini di Stadion Batakan, Balikpapan, Rabu (20/11).

“Karena itu target kita lawan Tiongkok tetap sama seperti lawan Srilangka atau Korea. Target kita menang,” kata Pelatih Timnas Pelajar Indonesia Bambang Warsito.

Meskipun hasil seri sudah memastikan Indonesia lolos, menurut Warsito, ia tidak ingin anak-anak latihnya kehilangan momentum kemenangan karena target berubah. “Ini turnamen dengan jadwal yang sangat padat. Target untuk terus menang membantu anak-anak tetap fokus,” tegasnya, seperti dikutip Antara.

Apalagi Tiongkok juga bukan tim ayam sayur. Warsito melihat Garuda Muda tetap berjuang ekstra keras untuk mendapatkan angka penuh.

Dari kemenangan atas Korea, Indonesia sudah mengantongi nilai 6 dan berada di puncak klasemen grup. Korea sendiri dapat nilai 3 dari hasil mengalahkan Tiongkok 1-0 Senin lalu, sementara Tiongkok mengalahkan Srilangka 2-0, sesaat sebelum partai Indonesia vs Korea.

Dengan hasil itu, baik Tiongkok maupun Korea juga masih berpeluang maju ke semifinal, terutama Korea yang bertemu Srilangka yang sudah pasti tersingkir karena sudah dua kali kalah dan total kebobolan 10 gol.

“Kami memang berharap ketemu Indonesia lagi di final,” kata Pelatih Korea An Sun Jin, yang tampak masih penasaran anak-anak latihnya yang terlihat menguasai permainan, bahkan unggul 0-1 terlebih dahulu, malah akhirnya kalah 2-1. An Sun Jin sendiri dikartu kuning pada menit ke-15 oleh wasit Shakarin Samaksaman karena memprotes berlebihan keputusan wasit asal Thailand itu.

Dalam laga yang disaksikan sekitar 20 ribu penonton itu, Korea memang menekan sejak awal. Baru mulai menit ke-5 Indonesia mampu keluar dari tekanan dan mulai mengancam gawang Taeguk Warrior muda. Sekurangnya 5 kali Supriadi mengajak sprint bek-bek Korea di wilayah jelajahnya itu. Beberapa kali juga Athallah menciptakan kemelut di depan gawang namun semuanya bisa diantisipasi dengan baik.

Malah Korea yang menciptakan peluang emas nyaris berbuah gol. Satu tendangan menyusur tanah menyilang ke tiang jauh oleh Shin Jun sudah tak bisa dijangkau kiper Sabda Yoga, untung saja bola masih melebar sehingga tak mengubah kedudukan. Begitu pula ketika satu tendangan penyerang Korea melayang tipis di atas mistar gawang.

Betul saja, begitu babak kedua dimulai, Korea kembali menggebrak. Kali ini berhasil. Tembakan Hwang Hae Kwang yang baru masuk menggantikan Shin Jun gagal diselamatkan Sabda Yoga, 0-1 menit ke-42.

“Anak-anak kaget, tapi tetap tenang,” kata Pelatih Warsito. Di menit ke-50, Ikhwan Ali Tanamal memberi umpan matang kepada Supriadi yang overlap ke tengah. Giliran kiper Korea Hyun Yun Bo yang tak kuasa menahan bola, 1-1.

Bisa menyamakan kedudukan menaikkan moral dan semangat Indonesia. Korea dikepung dari darat dan udara alias diserang dari segala arah. Pada menit ke-59, Atthallah memenangi duel dengan kiper dan bek yang selalu menempelnya. Sundulan Atthallah melambung sedikit sekedar melewati kiper, 2-1 untuk Indonesia. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenpora yakin PSSI akan terbuka soal timnas
Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:58 WIB
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewo Broto yakin PSSI akan terbuka soal kondisi ...
Aturan baru FA bisa buat pemain di kartu merah karena batuk
Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:48 WIB
Otoritas sepak bola Inggris, FA, mengeluarkan aturan baru yang bisa membuat pemain diganjar kartu ku...
Liverpool pertimbangkan bek Betis sebagai pengganti Lovren
Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:39 WIB
Liverpool dilaporkan mempertimbangkan menggaet bek Real Betis, Aissa Mandi, sebagai pengganti Dejan ...
PSSI: Timnas Indonesia masih menanti hasil `swab test` COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:26 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, sampai Senin (3/8), tim nasional senior dan U-19 masih ...
Sepak bola putri Indonesia berduka atas berpulangnya Satia Bagdja
Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:11 WIB
Sepak bola putri Indonesia berduka atas meninggalnya mantan pelatih timnas putri saat berlaga di Asi...
Maldini isyaratkan Ibrahimovic tetap di San Siro
Senin, 03 Agustus 2020 - 08:25 WIB
Direktur olahraga AC Milan Paolo Maldini menyatakan dia sudah menganggap Zlatan Ibrahimovic sebagai ...
Eder Militao siap isi tempat Sergio Ramos
Senin, 03 Agustus 2020 - 07:38 WIB
Pemain Real Madrid Eder Militao percaya diri bisa bermain mengisi tempat penting yang biasa ditempat...
Barcelona disiplinkan Arthur sebelum pindah ke Juve
Senin, 03 Agustus 2020 - 07:26 WIB
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyatakan gelandang Arthur Melo terancam menghadapi hukuman...
FIFA sebut Swiss tak punya alasan selidiki Infantino
Senin, 03 Agustus 2020 - 07:14 WIB
Badan sepak bola dunia FIFA menyatakan pihak berwenang Swiss tidak mempunyai alasan untuk meluncurka...
HUT ke-33, Aremania dilarang konvoi
Minggu, 02 Agustus 2020 - 15:42 WIB
Berbagai kegiatan digelar pada HUT ke-33 Arema FC, salah satunya konser musik secara virtual serta l...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV