Akademisi: Seharusnya aset First Travel dikembalikan kepada korban
Elshinta
Selasa, 19 November 2019 - 14:35 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Akademisi: Seharusnya aset First Travel dikembalikan kepada korban
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Qx0U9h

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri Depok, Jawa Barat memutuskan bahwa aset dari First Travel akan dirampas untuk negara. Hal tersebut membuat masyarakat khususnya korban merasa kecewa.

Guru Besar Hukum Pidana UNSOED, Prof. Hibnu Nugroho mengatakan kekhawatirannya terkait cara berhukum yang kering, artinya cara berhukum yang tidak memperhatikan aset korban.

"Ini kan sudah jelas bahwa barang yang dijadikan barang sitaan itu barang-barang milik jamaah, oleh karena itu saya kira hakim harus berpikir secara luas," ujar Hibnu kepada Elshinta, Selasa (19/11).

Menurutnya cara berpikir dari hakim sangat kering. Sehingga tidak memberikan suatu keadilan bagi masyarakat.

Seharusnya, aset-aset First Travel dikembalikan kepada para masyarakat yang menjadi korban.

Disebutkannya, dalam aspek hukum mengenai barang sitaan tersebut terdapat tiga kemungkinan. Yakni, yang pertama dirampas bila itu milik negara. Lalu yang kedua dimusnahkan bila barang bukti tersebut membahayakan negara.

"Yang ketiga dikembalikan kepada para pihak (korban)," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap Jaksa Agung sebagai wakil negara yang harus hadir kepada masyarakat dapat melakukan sesuatu terobosan hukum agar aset tersebut dapat dikembalikan kepada korban

Ia juga mengapresiasi langkah jaksa yang tidak mengeksekusi barang bukti.

"Saya mengapresiasi jaksa yang tidak ingin mengeksekusi karena ini adalah barang milik masayarakat, kepentingan jamaah, itu satu langkah yang sangat luar biasa," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Komisi l DPR RI desak pemerintah tuntaskan soal Asabri
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:36 WIB
Kasus PT. Jiwasraya menjadi `mukadimah` terkuaknya korupsi di beberapa perusahan ansuransi di tanah ...
PPATK terima permintaan selidiki kasus Asabri 
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:58 WIB
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku telah...
Polri pastikan Harun Masiku tidak ada di rumah istrinya di Gowa
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan Harun Masik...
Polda Metro dalami laporan Ilham Bintang soal pembobolan rekening
Selasa, 21 Januari 2020 - 12:14 WIB
Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus pembajakan nomor ponsel dan pembobolan rekening bank wartaw...
Polisi tegaskan debt collector lakukan penarikan paksa bisa dipidanakan
Selasa, 21 Januari 2020 - 09:22 WIB
Polisi mengingatkan para pelaku penagih utang atau debt collector dari pihak leasing terhadap nasaba...
Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Senin, 20 Januari 2020 - 22:08 WIB
Mantan ketua panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Tangsel, Neng Ulfah membenarkan jika Eks Kepala Di...
Buruh merasa dirugikan Omnibus Law, Mahfud: Pemerintah membuka diri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah dan DPR membuk...
 Kejari Medan canangkan zona integritas menuju WBK dan WBBM
Senin, 20 Januari 2020 - 19:48 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari)  Medan melaksanakan apel pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas...
Jaksa Agung janji fokus tangani kasus Kakek Samiri  
Senin, 20 Januari 2020 - 19:35 WIB
Kasus kakek Samiri yang diduga mencuri getah karet seharga Rp17 ribu milik perusahaan Bridgestone di...
Delapan saksi dihadirkan dalam kasus pelajar bunuh begal
Senin, 20 Januari 2020 - 18:57 WIB
Total 8 orang saksi dihadirkan dalam sidang ke 4 kasus pembunuhan yang menimpa Misnan (40) warga Gon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV