Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Sempat ditolak tiga RS, Tim Yanlin KJRI Jeddah bantu pemakaman janin berusia tujuh bulan
Elshinta
Selasa, 19 November 2019 - 10:48 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sempat ditolak tiga RS, Tim Yanlin KJRI Jeddah bantu pemakaman janin berusia tujuh bulan
Foto: Istimewa

Elshinta.com - Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah membantu proses pemakaman bakal bayi (janin) berusia tujuh bulan yang gugur dalam kandungan.

Upaya untuk memakamkan janinya tersebut sempat terkendala kelengkapan dokumen. Pasalnya, dia lahir dari ibu yang tidak berstatus resmi alias tidak memiliki iqamah (izin tinggal resmi).

Untuk membantu ayah dari calon bayi tersebut, KJRI Jeddah mengutus Abdullah Mochtar, Staf Fungsi Konsuler KJRI Jeddah untuk mendampinginya ke kantor polisi di Distrik Salamah untuk mengurus surat rekomendasi dari pihak kepolisian. Surat dari kepolisian tersebut diperlukan sebagai rujukan ke pihak rumah sakit untuk penyimpanan jenazah dan pelaksanaan otopsi terhadap janin yang meninggal di kandungan untuk memastikan penyebab kematiannya.

Di kantor polisi, ayah janin berinisial HA tersebut dimintai keterangan melalui berita acara pemeriksaan (BAP) oleh petugas kepolisian. Pertanyaan meliputi kronologi meninggalnya janin tersebut, dilanjutkan dengan mendatangi TKP untuk investigasi lebih lanjut.

Berbekal surat rekomendasi kepolisian, jenazah dibawa ke Rumah Sakit (RS) King Fahad untuk disemayamkan di tempat penyimpanan jenazah. Namun, rumah sakit menolak dengan alasan tidak menerima jenazah Janin.

Jenazah kemudian coba dialihkan ke Tibb Syar'i (rumah sakit forensik), tapi lagi-lagi ditolak lantaran tidak ada fasilitas penyimpanan jenazah di rumah sakit.

HA bersama Abdullah mencoba mendatangi RS King Abdulaziz di Distrik Al Mahjar. Rumah sakit ini mau menerima asalkan surat rekomendasi atau rujukan dari pihak kepolisian yang semula ditujukan ke RS King Fahad direvisi menjadi RS King Abdulaziz. 

Bersama ambulan yang membawa jenazah, keduanya kembali ke Kepolisian Salamah untuk mengajukan permohonan revisi surat rujukan. Jenazah kemudian dibawa kembali ke RS King Abdulaziz dan diserahkan ke rumah sakit tersebut untuk disemayamkan di fasilitas penyimpanan jenazah.

"Lebih dari 2 harian dan ekstra effort untuk mencari-cari data dukung, dan sempat ditolak oleh beberapa rumah sakit," ungkap Safaat Ghofur, Koordinator Yanlin KJRI Jeddah, dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Berkaca pada kerumitan pemakaman janin di atas, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Dr. Mohamad Hery Saripudin mengajak seluruh Masyarakat Indonesia di Arab Saudi agar tidak menggampangkan masalah pernikahan, apalagi dilakukan dengan pasangan yang berstatus tidak resmi di negara orang.

Konjen mengimbau warga agar peristiwa semacam ini dijadikan pelajaran, bahwa pernikahan tidak resmi memiliki konsekuensi hukum, bisa diperkarakan atas tuduhan perbuatan asusila.

"Tinggal tidak resmi, menikah tidak resmi, apalagi sampai punya anak dan meninggal. Ribet mengurus pemakamannya. Jadi, mohon jangan hanya berpikir enaknya saja. Pikirkan juga resikonya," pesan Konjen. 

Setelah dua hari mengupayakan kelengkapan dokumen dan hasil otopsi rumah sakit yang menyatakan janin tersebut meninggal secara wajar, jenazah janin tersebut akhirnya dapat dimakamkan di hari berikutnya, Senin (18/11).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Data baru virus korona: 56 orang meninggal, 2.000 tertular
Minggu, 26 Januari 2020 - 12:15 WIB
Lebih dari 2.000 orang di seluruh dunia tertular virus korona baru, yang sebagian besar di antaranya...
Korban tewas akibat corona jadi 52 orang, tiga dokter Beijing positif
Minggu, 26 Januari 2020 - 10:16 WIB
Jumlah korban tewas di Tiongkok akibat wabah virus corona jenis baru yang menyerang paru-paru bertam...
Penonton seluruh dunia menikmati pesta audiovisual Gala Tahun Baru Imlek
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:16 WIB
Tanggal 24 Januari merupakan hari menjelang Tahun Baru Imlek Tiongkok. Gala Tahun Baru Imlek 2020 ya...
 Korban tewas akibat virus corona di Tiongkok bertambah jadi 41 orang
Sabtu, 25 Januari 2020 - 09:37 WIB
Tiongkok melaporkan bahwa 41 orang meninggal akibat virus corona baru, yang telah menginfeksi ke leb...
Wabah virus corona, Prancis konfirmasi dua kasus
Sabtu, 25 Januari 2020 - 07:15 WIB
Prancis mengonfirmasi temuan dua kasus virus corona, jenis baru yang berasal dari kota Wuhan, Tiongk...
93 WNI tertahan di Wuhan
Sabtu, 25 Januari 2020 - 06:38 WIB
Sebanyak 93 warga negara Indonesia, berada di Wuhan, Tiongkok, hingga Jumat pukul 11.00 waktu setemp...
Duh...korban meninggal akibat virus corona bertambah jadi 25 orang
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:07 WIB
Virus corona baru telah menewaskan 25 orang di Tiongkok dan menjangkiti lebih dari 800 orang, kata p...
Perawat India di RS Saudi terinfeksi virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:56 WIB
Seorang juru rawat India yang bekerja di sebuah rumah sakit di barat daya Arab Saudi terinfeksi viru...
Virus corona diduga ditularkan melalui sup kelelawar
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:18 WIB
Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Buletin Sains Tiongkok, kelelawar buah diduga sebagai pemb...
Bursa saham Hong Kong ditutup melemah 1,52 persen 
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:14 WIB
Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Han...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV