Pengamat minta pemerintah segera atasi kelangkaan solar
Elshinta
Minggu, 17 November 2019 - 14:51 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pengamat minta pemerintah segera atasi kelangkaan solar
Ilustrasi. Foto: www.surabayainside.com/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerhati transportasi logistik, Bambang Haryo Soekartono mengaku prihatin dengan terjadinya kelangkaan solar akhir-akhir ini. Sebab kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian nasional mengingat angkutan logistik darat memegang peranan sangat dominan dalam sistem transportasi nasional, yakni lebih dari 85 persen.

“Saya sangat prihatin kelangkaan solar berlarut-larut. Lebih prihatin lagi, kementerian terkait tidak bersuara, seakan tidak tahu atau tidak mau tahu dengan kesulitan yang sedang dialami angkutan darat,” ungkap Bambang Haryo Soekartono, Minggu (17/11) seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Joko Ismoyo. 
 
Dia mengatakan angkutan darat merupakan urat nadi perekonomian, bukan hanya perannya yang sangat dominan melainkan juga konektivitasnya sangat erat dengan moda angkutan lain, baik laut, kereta api, maupun udara. Semua moda lain bergantung pada angkutan darat untuk mengirim barang dari hulu hingga hilir atau konsumen.
 
“Multiplier effect akibat kelangkaan BBM ini sangat luas, melambatkan ekonomi karena logistik terhambat, sehingga harga-harga akan naik dan inflasi meningkat. Ketidakpedulian kementerian itu tidak mendukung upaya Presiden Joko Widodo untuk menggenjot ekonomi,” ujarnya.
 
Menurut Bambang Haryo, Kemenhub sebagai instansi yang paling bertanggung jawab terhadap konektivitas seharusnya paling peduli berada di depan mengatasi kelangkaan solar subsidi. 
 
Bambang Haryo mengingatkan, Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menghindari ancaman resesi dalam waktu dekat. Pemerintah tidak boleh bekerja santai dan mengklaim bahwa ekonomi Indonesia baik-baik saja.
 
Dia mengatakan, kelangkaan solar seharusnya tidak terjadi ketika ekonomi sedang menurun seperti sekarang. Pemerintah atas persetujuan DPR RI menetapkan kuota solar subsidi 14,5 juta kiloliter pada 2019, sementara pertumbuhan ekonomi sekitar 5%. Sebagai perbandingan, kuota solar subsidi pada 2010 hanya 11,2 juta KL, padahal pertumbuhan ekonomi saat itu 6,1%.
 
Bambang Haryo mendesak pemerintah tidak berdiam diri dan segera mengatasi kelangkaan solar subsidi secara tuntas.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ada kekhawatiran eskalasi kasus corona, nilai tukar rupiah terkoreksi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/7) pagi, terkoreksi se...
IHSG akhir pekan ini diprediksi bergerak datar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:10 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini diprediksi berger...
Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:35 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi membuka...
Kemendag: Permintaan produk sawit dunia mulai naik
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:35 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan menyampaikan bahwa permintaan produk sawit duni...
Manggis Subang jadi komoditas ekspor unggulan
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:55 WIB
Wakil Bupati Subang, Jawa Barat Agus Masykur Rosyadi didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Djadja Ro...
OJK: Perbankan butuh suntikan modal tanpa pandang asal pemilik
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:46 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan perbankan membutuhkan suntikan modal yang besar tanpa memand...
PT Pusri pastikan stok pupuk subsisidi aman dan tepat sasaran
Kamis, 09 Juli 2020 - 20:36 WIB
Dukung program ketahanan pangan nasional, PT Pusri Palembang menjamin pupuk subsidi aman sampai ke t...
 Dukung ketahanan pangan, Polresta Cirebon gelar panen raya
Kamis, 09 Juli 2020 - 20:11 WIB
Jajaran Polresta Cirebon menggelar panen raya program ketahanan pangan yang bertempat di Mapolsek Ge...
Kelompok tani binaan berhasil panen 1 ton udang vaname 
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:56 WIB
Bukan hal yang mudah untuk bisa mencapai keberhasilan ini. Kelompoknya, sempat mengalami kegagalan h...
 Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB hadiri panen raya nusantara TNI-Polri secara virtual
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:25 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah mengikuti pesta p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV