Kiri Kanan
Polda Jatim telusuri dugaan korupsi pembangunan sekolah ambruk
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 17:59 WIB |
Polda Jatim telusuri dugaan korupsi pembangunan sekolah ambruk
Sumber foto: https://bit.ly/2q3lfrO

Elshinta.com - Polda Jawa Timur menelusuri adanya dugaan korupsi dalam pembangunan SDN Gentong, Kota Pasuruan, yang menyebabkan atap kelas ambruk dan menelan dua korban jiwa.

"Tindak pidana korupsi ini akan berjalan di Polda Jatim dan kami menunggu bahwa akan ada tersangka baru. Tersangka baru kasus ini menyangkut dengan tindak pidana korupsi," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Selasa (12/11). 

Menurut dia, seharusnya pejabat pembuat komitmen (PPK) mengawasi pembangunan SDN Gentong sehingga material atau pun kerangka bangunan sesuai ketentuan, namun pada pelaksanaannya, pengawasan dalam pembangunan SD tersebut tidak berjalan efektif.

"Pengawasan tidak berjalan efektif, pekerjaan hanya dilaksanakan tanpa diawasi. Sehingga PPK yang harusnya bertanggung jawab terhadap komitmennya," ucapnya, dilaporkan Kantor Berita Antara.

Frans menegaskan jika nanti terbukti ada tindak pidana korupsi, maka tersangkanya akan dihukum lebih berat karena atas perbuatannya telah menyebabkan hilangnya nyawa orang.

"Kalau korupsi itu menyebabkan daripada kepentingan publik terganggu apalagi ada yang meninggal, ini lebih berat lagi (hukumannya). Selain pidana korupsi tentunya ada pasal-pasal yang menyebabkan orang lain meninggal dunia," tegasnya. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK dapat turun tangan usut penyelundupan Garuda Indonesia
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:45 WIB
Pakar hukum pidana Indriyanto Seno Adji menilai KPK melalui Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pe...
Kemenhub sebut ada ketidaksesuaian manifest pesawat Garuda
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:53 WIB
Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa Otoritas Bandar Udara melaporkan ada ketidaksesuaian ant...
Kasus Garuda, Menteri BUMN tunggu keputusan Bea Cukai
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:19 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku masih menunggu hasil investigasi Bea dan Cukai terkait dugaan peny...
Kemenhub akan beri sanksi Garuda jika terbukti bersalah
Kamis, 05 Desember 2019 - 18:07 WIB
Kementerian Perhubungan akan menjatuhkan sanksi kepada maskapai Garuda Indonesia jika terbukti bersa...
KPK panggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI saksi Imam Nahrawi
Kamis, 05 Desember 2019 - 12:07 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas seba...
Satgas khusus dibentuk selidiki pemilik granat asap meledak di Monas
Kamis, 05 Desember 2019 - 06:46 WIB
Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus untuk mengusut pemilik granat asap yang ...
Lima sindikat belasan kilo sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup
Rabu, 04 Desember 2019 - 21:12 WIB
Lima orang sindikat sabu belasan kilo asal Malaysia dihukum seumur hidup dalam persidangan yang ber...
 KPK periksa Dirut PT Pupuk Kaltim
Rabu, 04 Desember 2019 - 13:46 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Pupuk Kaltim ...
Dirjen Bea Cukai tangani kasus penyelundupan barang mewah via pesawat
Rabu, 04 Desember 2019 - 12:39 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ...
JPU KPK hadirkan mantan Menag sebagai saksi Rommy
Rabu, 04 Desember 2019 - 11:40 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan mantan Menteri Agama Lukma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)