Kodam I/BB bentuk tim investigasi penyebab tewasnya Serda Iman saat latihan
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 16:07 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Kodam I/BB bentuk tim investigasi penyebab tewasnya Serda Iman saat latihan
Kodam I/BB bentuk tim investigasi penyebab tewasnya Serda Iman saat latihan. Foto: Amsal/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kodam I Bukit Barisan telah membentuk Tim Investigasi untuk mengungkap kasus meninggalnya Serda Iman Berkat Gea saat latih tanding dengan rekannya Pratu Ardita Eko Wibowo, yang keduanya merupakan personel Kompi B Batalyon 122/TS.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi menyatakan saat ini tim tengah bekerja untuk mencari fakta-fakta terkait meninggalnya Serda Iman saat latihan beladiri di Lapangan Makoyon 122/TS Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Senin (4/11) lalu.

Kapendam menegaskan tentunya ada sanksi tegas bagi oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dalam kejadian tesebut, sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta Amsal, Selasa (12/11).

Begitu juga bekas luka di leher kiri korban merupakan bekas saat dilakukan penyuntikan formalin atau pengawet jenazah. Hal ini atas permintaan keluarga agar jenazah korban dikebumikan di kampung halamannya di Nias.

Diketahui, pembentukan tim ini sekaligus menepis kabar bahwa korban meninggal akibat perlakuan kekerasan, melainkan saat latihan dengan rekannya. Saat itu korban terkena tendangan ke bagian dada sebelah kiri yang selanjutnya korban sempat berdiri dan lalu jatuh pingsan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Imigrasi lakukan pendalaman keberadaan Harun Masiku 
Jumat, 24 Januari 2020 - 09:48 WIB
Keberadaan Harun Masiku (HM), tersangka penyuap eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Se...
 Saksi: Wawan tak berwenang rotasi pejabat 
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:08 WIB
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Banten, Iskandar menyebut bos PT Bali Pacific Pragama Tuba...
Koalisi lapor ke KPK dugaan merintangi penyidikan oleh Yasonna Laoly 
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:43 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan `o...
Pelajar bunuh pelaku begal divonis 1 tahun hukuman pembinaan
Kamis, 23 Januari 2020 - 16:08 WIB
 Za (18), pelajar salah satu sekolah menengah atas di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa T...
Kinerja Kejaksaan Agung dongkrak kepercayaan masyarakat
Kamis, 23 Januari 2020 - 13:48 WIB
Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam menilai, kinerja Kejaksaan Agung dibawah ...
PN Medan hukum mati lima kurir sabu-sabu 56 kg
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:58 WIB
Lima terdakwa kurir narkotika diyakini terbukti membawa seberat 56 kg narkoba jenis sabu-sabu masing...
Kajati Sumbar dorong penegak hukum berikan pelayanan terbaik
Rabu, 22 Januari 2020 - 19:16 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Barat (Sumbar) diminta untuk menegakkan hukum dengan m...
Kejagung sita 1.400 sertifikat tanah milik tersangka kasus Jiwasraya
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:55 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita sebanyak 1.400 sertifikat tanah yang dimiliki oleh lima ter...
Ombudsman khawatir sikap Yasonna ganggu proses hukum Harun Masiku
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:31 WIB
Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengkhawatirkan sikap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly baka...
 Komisi l DPR RI desak pemerintah tuntaskan soal Asabri
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:36 WIB
Kasus PT. Jiwasraya menjadi `mukadimah` terkuaknya korupsi di beberapa perusahan ansuransi di tanah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV