Penguatan Pancasila, BPIP nilai perlunya doktrin dengan cara kekinian
Elshinta
Selasa, 12 November 2019 - 13:15 WIB |
Penguatan Pancasila, BPIP nilai perlunya doktrin dengan cara kekinian
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/36W48Zx

Elshinta.com - Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Aris Heru Utomo menilai perlu ada doktrin penguatan ideologi Pancasila kepada masyarakat dengan cara kekinian.

"Salah satu pertimbangan membentuk BPIP, untuk membina ideologi, Kita harus diajarkan doktrin, cuma harus dilakukan mendoktrinkan dengan cara kekinian," kata Aris di Malang, Selasa (12/11).

Dilaporkan Antara, Aris mengakui sejak masa reformasi ajaran ideologi Pancasila mulai sedikit ditinggalkan dalam mata pelajaran di sekolah dan instansi.

"Munculnya gesekan masyarakat karena gelaran Pemilu langsung, baik Pilkada maupun Pilpres dan gesekan antar masyarakat lainnya menyadarkan untuk perlu diajarkan kembali ideologi Pancasila di sekolah," sebut Aris.

Lebih lanjut, dia mengakui bahwa negara maju sudah melibatkan seluruh elemen masyarakat dan menggunakan cara-cara kekinian seperti pendekatan budaya dalam melakukan doktrin ke masyarakatnya.

"Tapi kalau kita yang diperhatikan hanya pendekatan melalui jalur formal, lewat pendidikan, sementara jalur budaya belum dimaksimalkan," tukasnya. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub Bali: Festival desa adat perkuat benteng adat dan budaya
Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:28 WIB
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan pelaksanaan festival desa adat d...
Wabup Subang minta kaum disabilitas tetap optimistis
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:25 WIB
Dalam rangka Hari Disabilitas  Internasional, Subang Inklusi Disabilitas menyelenggarkan Pentas Sen...
Menag katakan deradikalisasi menghindari tindakan drastis 
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:16 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, program deradikalisasi di Indonesia dilakukan dengan cara yan...
MUI DKI siap bangun kesadaran umat lawan radikalisme dan terorisme 
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:57 WIB
Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta menggelar Sarasehan Kebangsaan di Aula H. Djailani Jaka...
 Riksa Budaya, pelestarian tiga kekuatan budaya di Jawa Barat
Rabu, 11 Desember 2019 - 20:41 WIB
Provinsi Jawa Barat (Jabar) memiliki tiga kekuatan budaya, yaitu Betawian, Sunda Priangan, dan Cireb...
Wasekjen MUI apresiasi masuknya RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama
Rabu, 11 Desember 2019 - 20:22 WIB
Masuknya Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Tokoh agama, dan Simbol Agama mendapat apresiasi...
Kemenag: Indeks kerukunan umat 2019 meningkat
Rabu, 11 Desember 2019 - 14:07 WIB
Skor Indeks KUB pasa tahun 2019 ini menunjukkan angka rata-rata nasional pada poin 73,83 dari rentan...
Mensos akan perbaiki jika ada kesalahan administrasi PKH
Rabu, 11 Desember 2019 - 12:53 WIB
Menteri Sosial Juliari Batubara mengapresiasi masukan Ombudsman RI dan memastikan akan memperbaiki j...
Peringati Hari HAM, Puan: DPR pastikan pemerintah penuhi hak rakyat
Selasa, 10 Desember 2019 - 11:22 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa lembaganya melalui fungsi legislasi, anggaran, dan penga...
Bertemu Menteri Singapura, Menlu bahas penguatan kualitas SDM
Jumat, 06 Desember 2019 - 17:19 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Negara Singapura untuk Urusan Sumber Day...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)