Kiri Kanan
Pilkades Serentak 115 desa, seribu personel gabungan di Kudus diterjunkan
Elshinta
Senin, 11 November 2019 - 21:08 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Pilkades Serentak 115 desa, seribu personel gabungan di Kudus diterjunkan
Pilkades Serentak 115 desa, seribu personel gabungan di Kudus diterjunkan. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Seribu lebih personel gabungan yang terdiri dari Polri dan TNI diterjunkan dalam pengamanan Pilkades Serentak di 115 desa yang ada di Kabupaten Kudus pada 19 November mendatang. 

Saat ini, Pilkades tersebut telah memasuki tahap kampanye sehingga rawan terjadi gesekan. Sebagai bentuk antisipasi, ratusan calon kepala desa (Cakades) mengelar deklarasi damai yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus bersama jajaran Forkopimda, Senin (11/11).

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan ada 15 desa di Kabupaten Kudus yang masuk dalam kategori rawan yang tersebar di beberapa kecamatan. Kerawanan ini disebabkan faktor pemilih yang besar dan tanah bengkok yang luas, serta faktor-faktor lainnya.

"Tanah bengkok kades merupakan salah satu titik rawan yang harus diantisipasi sebab ini menjadi awal money politics. Berbeda dengan desa yang ada di kota tidak punya tanah bengkok mereka tidak memperebutkan tanah bengkok tersebut," kata Kapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini, Senin (11/11).

Plt Bupati Kudus Muhammad Hartopo meminta para calon kades untuk tidak melakukan money politics dalam pelaksanaan Pilkades dan sportif karena berniat sama-sama membangun desa.

"Kalau diawali dengan money politics nantinya setelah jadi akan mikir cara pengumpulkan uang untuk bayar utang. Sehingga melakukan penyelewengan dana desa atau Alokasi dana desa (ADD) untuk kepentingan pribadi bukan untuk pembangunan desa," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pendaftar Panwascam Pilkada 2020 membludak
Rabu, 04 Desember 2019 - 19:39 WIB
Animo pelamar mendaftarkan diri menjadi anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk pemilih...
Syarat surat dokter bagi disabilitas pemilih dihapus, KPU ungkap alasannya
Rabu, 04 Desember 2019 - 07:26 WIB
Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) menghapus syarat disabilitas mental psikososial ter...
KPU Sukoharjo buka `desk help` jalur independen Pilkada 2020 
Selasa, 03 Desember 2019 - 20:16 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo membuka desk help untuk pencalonan perseorangan dala...
KPU: Petugas pemutakhiran data pemilih bisa kena sanksi
Selasa, 03 Desember 2019 - 09:13 WIB
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan agar petu...
Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Depok komit bersinergi pengawasan bersama wartawan
Minggu, 01 Desember 2019 - 08:18 WIB
Menjelang Pilkada 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok mulai menyusun strategi terutama ...
Pansel: Baru dua `balon` Bupati Bandung yang kembalikan formulir
Jumat, 29 November 2019 - 19:01 WIB
Panitia seleksi pendaftaran bakal calon (balon) Bupati Bandung, Cecep Suhendar mengungkapkan baru ad...
Polresta Tangerang petakan lokasi rawan saat Pilkades
Jumat, 29 November 2019 - 15:26 WIB
Polresta Tangerang memetakan sejumlah titik lokasi rawan pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten ...
Bawaslu RI teliti tingkat kerawanan pilkada tiap daerah
Selasa, 26 November 2019 - 17:57 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI tengah meneliti tingkat kerawanan pelaksanaan pemilihan kepala da...
Amankan kampanye Pilkades Kabupaten Tangerang, Polisi dilarang bawa senpi
Senin, 25 November 2019 - 13:14 WIB
Dalam pengamanan Pilkades serentak, Kapolresta Tangerang larang anggotanya membawa senjata api. Dan ...
PDIP: Hasil survei pertama, Ahmad Dimyathi paling unggul
Minggu, 24 November 2019 - 12:28 WIB
Bakal calon (balon) Bupati Bandung dari PDI Perjuangan Ahmad Dimyathi Atmawijaya menempati ranking p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)