Kiri Kanan
Setelah tiga tahun, Transit Merkurius terjadi lagi malam ini
Elshinta
Senin, 11 November 2019 - 15:32 WIB |
Setelah tiga tahun, Transit Merkurius terjadi lagi malam ini
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2CAt8aE

Elshinta.com - Setelah tiga tahun berselang, peristiwa Transit Merkurius melintasi piringan Matahari dan sejajar dengan Bumi akan terjadi lagi pada Senin (11/11) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Ilmuwan NASA Alex Young menjelaskan pihaknya bersemangat karena pada malam ini Transit Merkurius yang termasuk langka karena hanya terjadi sekitar 13 hingga 14 kali dalam satu abad, akan terjadi lagi.

"Jadi ini lumayan jarang terjadi, dan cukup menarik bagi astronomi," ujar Young dalam laman Instagram resmi NASA Goddard seperti dikutip Antara, Senin (11/11).

Transit yang akan terjadi nanti akan memperlihatkan pergerakan Merkurius selama 45 menit dengan latar belakang korona Matahari akan dapat dilihat mulai sekitar pukul 19.00 WIB, sebelum akhirnya terlihat melintas di depan Matahari. 

Transit akan terjadi setidaknya selama 5,5 jam, berakhir pada saat planet tersebut meninggalkan piringan Matahari, berlanjut bergerak keluar melalui korona sekitar 30 menit.

Penduduk Bumi akan dapat melihat planet terdekat dengan Matahari tersebut saat transit terjadi, meski hanya tampak seperti noktah sangat kecil. Dan pada transit di bulan November ini Merkurius sedang berada di perihelion atau titik terdekat dengan Matahari dan menanjak dari selatan ke utara.

Walaupun Merkurius mampu mengorbit Matahari setiap 88 hari, tetapi peristiwa transit ini menjadi penting karena tidak setiap saat dapat dilihat, mengingat orbitnya tidak selalu sejajar dengan Bumi. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BATAN: Dukungan pemerintah dapat tingkatkan kontribusi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 19:29 WIB
Pakar Teknik Analisis Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Diah Dwiana mengungkapkan dukunga...
Bantu turunkan stunting, BATAN akan manfaatkan teknologi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:22 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ikut berkontribusi dalam usaha pemerintah mengurangi angka stun...
BATAN jadi pusat kolaborasi teknologi nuklir dunia satu-satunya
Selasa, 03 Desember 2019 - 08:06 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat ini menjadi satu-satunya institusi di dunia yang ditunjuk ...
ITN Malang miliki profesor di bidang Ilmu Arsitektur
Jumat, 22 November 2019 - 16:05 WIB
Institut Teknologi Negeri (ITN) Malang memiliki seorang profesor di bidang Ilmu Arsitektur, khususny...
LIPI nyatakan Indonesia berperan tentukan iklim dunia
Senin, 18 November 2019 - 14:57 WIB
Pejabat di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan keberadaan Indonesia di persimpangan...
Kajian BPPT: Kekuatan gempa Maluku setara 30-40 kali bom atom Hiroshima
Sabtu, 16 November 2019 - 06:30 WIB
Kajian awal yang dilakukan Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan...
Lapan bercita-cita jadikan Biak sebagai `space island`
Jumat, 15 November 2019 - 08:59 WIB
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berharap dengan adanya pembangunan bandar antarik...
Balitbang Kementan kembangkan inovasi bunga Krisan dataran rendah
Selasa, 12 November 2019 - 20:18 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian melalui Pusat Penelitian dan Penge...
Setelah tiga tahun, Transit Merkurius terjadi lagi malam ini
Senin, 11 November 2019 - 15:32 WIB
Setelah tiga tahun berselang, peristiwa Transit Merkurius melintasi piringan Matahari dan sejajar de...
Wajah sains Indonesia ada di Cibinong dan Serpong
Jumat, 08 November 2019 - 11:30 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)