Kiri Kanan
Kekhawatiran banjir kapal bekas gara-gara Permendag 76/2019 dinilai berlebihan
Elshinta
Minggu, 10 November 2019 - 21:43 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kekhawatiran banjir kapal bekas gara-gara Permendag 76/2019 dinilai berlebihan
Foto: Dokukentasi KKP/Elshinta.com.

Elshinta.com - Kekhawatiran pelaku usaha pelayaran nasional bahwa Peraturan Menteri Perdagangan No. 76 Tahun 2019 bakal menyebabkan perairan Indonesia dibanjiri kapal bekas impor dinilai berlebihan. 

Pasalnya, importasi dan operasionalisasi kapal di Indonesia tidak mudah dan diproteksi secara ketat oleh regulasi sesuai dengan standar dan aturan internasional dari klasifikasi Indonesia ataupun klasifikasi asing asal kapal. 
 
“Beli kapal bukan seperti produk lain yang regulasinya longgar. Impornya diawasi ketat oleh pemerintah, terutama Kementerian Perhubungan. Bahkan instansi lain ikut terlibat mengawasi, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), dan Bea Cukai,” kata Bambang Haryo Soekartono, Wakil Ketua Bidang Maritim DPP Gerindra, dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (9/11).
 
Jauh hari sebelum diimpor, tutur anggota Komisi V dan VI DPR periode 2014-2019 ini, kapal bekas tersebut akan diperiksa secara ketat oleh Kemenhub sebelum disetujui. 
 
“Butuh waktu cukup panjang karena perlu ada pengecekan langsung dari kementerian terkait ke tempat asal kapal. Semua kapal yang diimpor tidak boleh dalam keadaan lay-up atau nganggur,” ujarnya. 
 
Klasifikasi kapal bekas tersebut rata-rata diakui oleh International Association of Classification Societie’s (IACS) serta disesuaikan dengan standarisasi dan aturan Safety of Life at Sea (SOLAS) yang terdaftar di International Maritime Organization (IMO). 
 
Oleh sebab itu, menurut Bambang Haryo, kekhawatiran membanjirnya kapal bekas impor gara-gara penerbitan Permendag 76/2019 tidak beralasan.
 
Bambang Haryo menegaskan, kapal tidak mengenal istilah tua atau batasan umur teknis, melainkan umur ekonomis. Sebab kapal harus selalu diperbarui dan docking rutin agar sesuai dengan standar keselamatan SOLAS dan klas.
 
Bambang Haryo menilai, Indonesia masih membutuhkan kapal bekas usia maksimal 30 tahun mengingat daya beli masyarakat terhadap tarif angkutan laut saat ini sangat rendah dan ekonomi butuh layanan logistik murah. Daya beli rendah itu tercermin dari tarif pelayaran dan penyeberangan yang sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Fokus bangun kawasan industri, Pemerintah gencar tingkatkan investasi
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:49 WIB
Pemerintah sedang gencar meningkatkan investasi, khususnya dari sektor industri untuk semakin memacu...
IHSG terkoreksi 0,17% ke 6.183 pada akhir perdagangan hari ini
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:47 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 10,28 poin atau 0,17% ke 6.183,50 di akhir perdagangan Se...
Rupiah melemah jelang pertemuan The Fed 
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:06 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore melemah jelang p...
Ini strategi BTN dorong penyaluran KPR di tahun 2020
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:02 WIB
Ditengah kondisi ekonomi global yang menantang pada tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tb...
Taiwan-Indonesia tingkatkan kerja sama ekonomi
Selasa, 10 Desember 2019 - 13:27 WIB
Pemerintah Taiwan menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kerja sama investasi dan perdaga...
Pacu pertumbuhan ekonomi, Menperin dorong pengembangan kawasan industri
Selasa, 10 Desember 2019 - 12:20 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita gencar mendorong pengembangan kawasan industri guna...
Presiden dorong pemda percepat akses keuangan
Selasa, 10 Desember 2019 - 11:44 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong pemerintah daerah mempercepat akses keuangan masyarakat karena tingka...
Rupiah diprediksi bergerak menguat dekati Rp14.000
Selasa, 10 Desember 2019 - 11:11 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa (10/12), bergerak me...
Meski di tengah ketidakpastian eksternal, IHSG berpeluang menguat
Selasa, 10 Desember 2019 - 10:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (10/12) berpeluang menguat...
Rupiah menguat dekati level Rp14.000 per dolar AS 
Senin, 09 Desember 2019 - 19:36 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin (9/12) sore menguat m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)