Gunung Merapi keluarkan awan panas letusan 1.500 meter dari puncak
Elshinta
Sabtu, 09 November 2019 - 09:26 WIB |
Gunung Merapi keluarkan awan panas letusan 1.500 meter dari puncak
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/32v4eUD

Elshinta.com - Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, mengeluarkan awan panas letusan dengan kolom letusan terpantau 1.500 meter dari puncak, Sabtu (9/11) pukul 06:21 WIB.

"Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max 65 mm dan durasi kurang lebih 160 detik. Kolom letusan setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke Barat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan kepada Antara di Sleman, Sabtu (9/11).

Menurut dia, akibat awan panas letusan tersebut tidak menimbulkan hujan abu di wilayah Kabupaten Sleman. "Arah angin ke Barat, tidak ada hujan abu di wilayah Kabupaten Sleman," ujarnya.

Ia mengemukakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sleman langsung melakukan pantauan hujan abu di wilayah Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, dan Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan tidak terjadi hujan abu vulkanis.

"Begitu juga di kawasan Kaliurang dan Turgo di Kecamatan Pakem dan Desa Tunggularum di Kecamatan Turi semua masih aman terkendali," lanjut Makwan.

Makwan mengungkapkan Gunung Merapi hingga saat ini statusnya masih waspada, sejak 21 Mei 2018. "Rekomendasi jarak aman untuk aktivitas warga tetap tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi," tukasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PLN minta maaf pelanggan alami kendala bayar tagihan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:26 WIB
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Bob Saril membenarkan bahwa ada kendala teknis yang me...
Positif COVID-19 jadi 30.514, sembuh 9.907
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan terjadi penambahan jumlah positif t...
Satu WNA asal Italia positif COVID-19
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:38 WIB
Satu Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Italia yang bermukim di Kelurahan Mangunsari, Salat...
Ini loh penyebab tagihan rekening listrik Juni naik
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:07 WIB
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril menjelaskan bahwa kenaikan tagihan...
Ratusan warga jalani tes cepat COVID-19 massal di Ampel Surabaya
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:49 WIB
Ratusan warga menjalani rapid test atau tes cepat dan swab massal yang digelar Badan Intelijen Negar...
Kementan terus berupaya jaga pasokan pangan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:10 WIB
Kementerian Pertanian terus berupaya menjaga pasokan pangan dalam masa pandemi COVID-19 dan menganti...
KSP: Pemerintah berhati-hati dan tetap waspada memasuki `new normal`
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:20 WIB
Kantor Staf Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam memasuki `new normal` ...
Bamsoet: TNI penjaga kedaulatan ideologi Pancasila
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:05 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa dan negara, harus senant...
Pelanggan keluhkan pemblokiran ID PLN
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:20 WIB
Banyak pelanggan mengeluhkan adanya pemblokiran ID PLN dalam media sosial ketika akan melakukan pemb...
 ASDP Kupang perketat pengawasan masuk pelabuhan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:26 WIB
PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferriy (Persero) Cabang Kupang, Nusa Te...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV